mu qing’s haterism is different than hua cheng and mei nianqing bc mu qing isnt a real hater he hates because he doesnt have the emotional capability to admit he likes something while hua cheng is actually a true hater and idk what the fuck is going on inside mei nianqing’s mind
@aktUWUaria memang impressed kalau ada angka, gasalah…tp kan pasti dibaca juga angkanya dari mana dan ini tuh ngasalnya bener bener asbun keliatan kayak gangerti sama hal yang ditulis banget 😭😭😭😭😭
@cerafimz ???? ya iya makanya gw drtd yapping ab how contract works, bullying cuma satu contohnya tp bisa diterapin ke banyak context gw basically ngomongin just bc the court said so, just because the contract said so, doesnt automatically make it morally correct
@cerafimz ini makanya tricky, how far bullying bisa dilakukan sampe bisa jadi alasan cut contract? biasanya memang gaada spesifikasi tentang hal ini di kontrak maupun undang undang, makanya celah kekosongan ini gampang digunain sama korporasi
@cerafimz ya iya, kontraknya dari awal emang 2029 dan nj mau cut contract karena mistreatment, biasanya contract memang boleh diajukan ke pengadilan berdasarkan hal tertentu (eg. bullying), cuma bullying ini biasanya ga dijelaskan di kontrak, apa yang termasuk ke dalam ‘bullying’
tp apakah mrk morally correct??? definitely no this also applies to plagiarism cases sih tp gw males yapping lg tp basically its all ab contracts and administrations kl case perdata mah yang hal2 itu jg bs dicurangin 🤓 when ppl said menang di pengadilan blm tentu bener, ya emang
krn just because they win the case = they are morally correct. kalau hukum perdata itu ya contract-based not undang2/moral-based…kalau di contractnya tertulis boleh dilakuin walau aslinya ga lazim sesuai HAM (biasanya ngambil celah hukum) ya corpo nya menang
ngomongin plagiarism, any kind of plagiarism emg susah bgt di buktiin di pengadilan makanya lawyer yang bisa nanganin kasus hak kekayaan intelektual bayarannya mahal
gw literally corporate lawyer jujur aja susah bgt menang against big corporations walaupun bener, bahkan kalau masalahnya employment (corpo vs pegawainya) aja susah, apalagi idols lebih susah lg krn statusnya bukan sbg pegawai tapi “produk” dr hybe lol gadiliat sbg manusia