Omaku baru meninggal , punya puluhan anabul.
- Kucing 15 dirumah
- Anjing 1 dirumah
- Kucing jalanan 40-50 ekor yang setiap sore rutin dikasih makan mau hujan badai gas ngeng nyetir (sekitar Depo Bangunan Alsut).
Yang mau ambil untuk dirawat dengan cinta, boleh banget ya, agak berat hati kalau taro shelter karena yang dirumah kesayangan oma semua gak dibeda-bedain🥲 Lokasi ada di Cluster Sutera Olivia, Alam Sutera.
cc:threadfikanatasya
Bonnie desgraçada fez o Andy dar o Woody pra ela no terceiro filme pra no final do quarto o Woody ir embora e ela nem ligar que ele sumiu essa ridícula
e agora essa pirralha demoníaca vai largar os brinquedos pelo tablet ela é a verdadeira vilã desse filme monstra
Ya allah percepatlah azabmu untuk menimpa semua pemburu liar & orang-orang kaya serta berkuasa yang boleh jadi menjadikan mereka sebagai bahan buruan. Amin.
Temen2, boleh bantu repost dan like ya.
Anak2 ini lagi butuh forever home. Mereka di rescue dari got hujan2an. Sudah bisa pup dan pip di litter box dan bisa dry food ya.
100% FREEE. Lokasi di Bandung ya🫶🏻
Halo semua
Ku mau minta tolong 😭
Kucing kesayangan ku hilang (kemungkinan besar dicuri oleh OTK) karena sekandang kandangnya hilang
jika teman teman melihat atau ada yg tau informasi keberadaannya boleh chat nomor yg ada di bawah yah 🫠😭
terimakasih
@txtdaritng@abouttng
Pak Jonan dulu waktu Dirut KAI selalu bilang: ‘Jangan bikin regulasi dari atas meja AC doang. Turun ke lapangan, rasakan sendiri bagaimana kondisi sebenarnya.’
Sekarang lihat statement ini: ‘Laki-laki taruh di depan & belakang, perempuan di tengah’ pasca tabrakan KA.
Solusi dadakan yg terdengar ‘peduli’, tapi justru absurd. Nyawa laki-laki & perempuan sama berharganya. Kalau gerbong perempuan memang biasanya lebih sepi, malah gerbong depan-belakang yg padat bakal jadi tumbal lebih besar.
Ini klasik contoh kebijakan tergopoh-gopoh tanpa riset mendalam & tanpa empati lapangan.
Kalau pejabat negara masih suka bikin statement seperti ini tanpa turun langsung ngerasain operasional harian, ya hasilnya akan terus begini: solusi yg malah bikin publik geleng-geleng kepala.
Leadership Jonan dulu sukses karena beda: merasakan dulu baru mengatur. Bukan sebaliknya.
kucing kamu pernah dicepuin sama warga setempat ga? Peipei nih klo pagi keluar rumah dicepuin mba sayur
klo siang/sore keluar dan ketemu tetangga juga bakal langsung dilaporin dan dibawa masuk rumah
kalau malam, ada tukang ketoprak yg laporan klo pei keluar rumah
Buat mahasiswa gak usah ngide buat pelihara hewan sekadar buat nemenin selama di kost/ kontrakan.
Ya kl lanjut dibawa balik k rumah buat dipelihara, bagus. Berarti bertanggung jawab.
Kl nggak?
Dibuang. Nambah2in populasi stray cat/dog. Warga & lingkungan sekitar jd terganggu.
Valid, sudah terbukti di dunia @PNS_Ababil . Makin rajin makin ditumpukin banyak kerjaan. Sementara para pemalas inkompeten dapat beban kerja sedikit. Dan konyolnya ujungnya nilai SKP pegawai rajin dan pemalas sama aja. 😑
Seven dogs stolen from their owners have gone viral after escaping from an illegal transport truck and making their way home.
They traveled around 17 km together, led by a corgi across highways and fields, now safely back with their respective owners..🐶🐾🥺❤️
orang yang menjadikan kepala hewan buat neror orang, semoga kepala lu dipancung berkali-kali di neraka. Ga bayangin mereka nangkep anjing trs dibunuh cuman buat diambil kepalanya trs dijadikan bahan nakut2in orang hanya karena org tsb ngomong fakta tentang kalian. Bangsat!
Guys gw mau cerita tentang sesuatu yang jarang dibahas secara serius.
BJ Habibie menjabat presiden cuma 17 bulan.
Dan banyak orang mengenang dia cuma sebagai ilmuwan pesawat terbang yang romantis sama Ainun.
Padahal dia melakukan sesuatu yang secara ekonomi hampir tidak masuk akal.
Waktu Habibie naik jadi presiden Mei 1998 kondisi Indonesia sudah dalam kondisi kritis total.
Rupiah di angka Rp16.800 per dolar.
Seperempat rakyat Indonesia di bawah garis kemiskinan.
Bank-bank kolaps.
Orang antri panjang untuk tarik uang karena takut banknya tutup besok.
Perusahaan-perusahaan bangkrut karena utang dolarnya tiba-tiba membengkak seiring rupiah jatuh.
Dan dunia internasional tidak percaya sama Indonesia sama sekali.
Dalam 17 bulan Habibie balik rupiah dari Rp16.800 ke Rp7.000-an.
Hampir setengahnya.
Dalam waktu kurang dari dua tahun.
Gimana caranya?
Pertama dia beresin perbankan duluan.
Karena dia paham tidak ada kepercayaan ekonomi yang bisa dibangun kalau sistemnya sakit.
Bank-bank yang masih bisa diselamatkan direstrukturisasi.
Yang sudah terlalu parah ditutup.
Dan dari proses ini lahir Bank Mandiri gabungan empat bank pemerintah bermasalah yang sekarang jadi salah satu bank terbesar Indonesia.
BCA juga diselamatkan di era ini sebelum akhirnya dibeli konsorsium yang di dalamnya ada Grup Djarum.
Kedua dia pisahkan Bank Indonesia dari pemerintah. Ini krusial.
Karena selama BI masih bisa disetir presiden investor asing tidak akan percaya bahwa kebijakan moneter Indonesia itu serius dan independen.
Habibie undangkan itu tahun 1999.
Untuk pertama kali dalam sejarah Indonesia bank sentral benar-benar independen secara hukum.
Ketiga dia negosiasi dengan IMF dan dapat pinjaman 43 miliar dolar.
Tapi yang menarik dia tidak sepenuhnya nurut sama IMF.
IMF minta subsidi BBM dan listrik dicabut. Habibie menolak tegas.
Alasannya sederhana di tengah krisis yang sudah sepedas ini, kalau subsidi dicabut sekarang yang hancur adalah daya beli rakyat paling bawah. Dan tanpa daya beli ekonomi tidak akan pulih dari akar rumput.
Itu keputusan yang butuh nyali. Karena menolak syarat IMF waktu itu bukan hal yang gampang secara politik.
Keempat dia stabilkan politik.
Karena investor asing tidak akan masuk ke negara yang kondisi politiknya kacau. Habibie bebasan pers. Izinkan pemilu 1999. Lahirkan undang-undang partai politik yang mengakhiri monopoli Golkar selama 32 tahun.
Dan kelima dia selamatkan sektor swasta strategis. Astra hampir kolaps waktu itu karena beban utang dolar yang membengkak. Sinar Mas juga sama. Habibie intervensi lewat BPPN dan program restrukturisasi utang. Perusahaan-perusahaan itu berhasil diselamatkan dan sekarang masih jadi pemain besar di ekonomi Indonesia.
Dan utang IMF yang dia ambil itu lunas lebih cepat dari jadwal. Dilunasi di era SBY tahun 2006.
Gw cerita ini bukan untuk nostalgia.
Tapi karena sekarang rupiah lagi di Rp17.000-an. Defisit APBN hampir jebol. Harga minyak naik karena perang Iran. Dan banyak orang bingung mau pegang apa.
Habibie membuktikan bahwa kondisi yang kelihatannya tidak mungkin diperbaiki bisa diperbaiki. Tapi dengan syarat keputusannya diambil berdasarkan data dan logika. Bukan gengsi. Bukan pencitraan. Bukan ketakutan dikritik.
Dan yang paling penting dia tahu mana yang harus diselesaikan duluan sebelum yang lain.
Guys Jusuf Kalla baru bicara dan ada beberapa angka yang gw rasa penting banget untuk lo dengar.
JK bilang defisit di atas 3% itu berbahaya.
Dan dia benar secara prinsip fiskal.
Semakin besar defisit semakin besar cicilan dan bunga utang yang harus dibayar.
Kalau porsi utang terhadap anggaran sudah 40 sampai 50 persen negara tidak punya ruang gerak. Semua uang habis bayar utang.
Tidak ada yang tersisa untuk bangun apapun.
Tapi ada satu angka lain yang JK sebut yang justru lebih mengkhawatirkan gw dari soal defisit itu sendiri.
Transfer ke daerah.
Dulu 30 persen dari total pengeluaran pemerintah mengalir ke daerah.
Sekarang tinggal 17 persen.
Dipotong hampir setengahnya.
Dan ini yang perlu lo pahami konsekuensinya secara nyata.
Pendidikan di daerah itu dibiayai sebagian besar dari transfer pusat ke daerah.
Kesehatan juga.
Infrastruktur jalan kabupaten juga.
Kalau transfernya turun dari 30 ke 17 persen itu bukan angka abstrak.
Itu guru yang tidak digaji tepat waktu di pelosok. Puskesmas yang kekurangan obat.
Jalan kabupaten yang rusak dan tidak diperbaiki.
Jakarta mungkin tidak terlalu merasakan.
Tapi 500 lebih kabupaten dan kota di luar Jawa mereka merasakan langsung.
Dan ini terjadi di saat yang sama dengan kondisi paling berat dalam beberapa tahun terakhir.
Harga bahan pokok naik perlahan mengiris penghasilan.
Rupiah di 17 ribu.
Subsidi energi membengkak.
Dan pemerintah pusat sendiri sedang kehabisan ruang fiskal.
Jadi situasinya begini.
Pemerintah pusat keuangannya tertekan jadi potong transfer ke daerah.
Daerah keuangannya tertekan jadi potong layanan publik.
Rakyat di daerah yang menanggung dalam bentuk sekolah yang kekurangan, jalan yang rusak, dan puskesmas yang minim.
JK bilang daerah adalah kumpulan dari negara.
Dan kalau kumpulan itu melemah negaranya yang melemah.
Defisit boleh dijaga di bawah 3% di atas kertas.
Tapi kalau caranya adalah memotong yang langsung menyentuh rakyat paling jauh dari Jakarta angka yang cantik di laporan keuangan itu dibayar dengan harga yang sangat mahal di lapangan.