Notion is giving away FREE access to Claude Opus 4.7 and GPT 5.5 for 30 days. It takes 5 minutes to activate.
Claude Opus 4.7 costs $100/month on Claude Code Max. GPT 5.5 isn't available on most paid tiers. Both are inside Notion's Business trial right now.
Here's the exact flow:
→ notion(.)com/explore → "Get Notion free"
→ Temp email / your email → verify the code
→ New Workspace → "For work" → continue
→ Notion offers Business → "Try free for 30 days"
→ Virtual card at chkr(.)cc → BIN: 623358637 / or you can use your card if it works
→ Business name: anything random
→ Country: United States
→ "Start Notion Business trial"
Done. 30 days of Opus 4.7 and GPT 5.5 inside Notion.
Cancel before day 30 if you don't want to pay. Settings → Plans → Cancel.
Window is open. Act before it closes.
@mlbbfess jago banget bang. semoga jadi pro player atau minimal ngejoki biar jadi uang ga nganggur. biar kebeli rumah atau apa tuh dari mobel lejen 😂😂😂😂😂
😔 dibawa lucu-lucu aja
Kecil dimarahi ibu.
Besar sikit, giliran ayah.
Udah nikah, istri ngomel tiap hari.
Udah meninggal, dimarahi malaikat.
Dalam perspektif Islam, memang gak ada enaknya jadi laki-laki.
Semua hal dalam hidupnya adalah tanggung jawab.
Dia dituntut mempertanggungjawabkan keluarganya — ibu, ayah, adik, istri, anak — semuanya berada di pundaknya.
Rezeki halalnya dihisab.
Rezeki haramnya diazab.
Bukan cuma soal nafkah lahir, tapi juga nafkah batin, pendidikan, perlindungan, dan kepemimpinan keluarga. Semuanya jadi beban yang harus dipertanggungjawabkan di akhirat.
Kadang kita lupa betapa beratnya posisi seorang laki-laki.
Bukan berarti perempuan lebih ringan, tapi tanggung jawab laki-laki memang luar biasa besar di mata agama.
Semoga Allah berikan kekuatan dan kesabaran buat semua laki-laki yang sedang menjalankan amanah ini.
Dan semoga kita semua bisa saling menghargai peran masing-masing. 🤲
🤣🤣
Habis ini jg Kita akan mendengar pidatonya bang @pandji
Mungkin besok ato lusa stlh "kunker" katanya di Prancis kmrn..
Nanti tinggal kita hitung brp Kali frasa ini muncul 🥱
Kita ingin
Kita harus
Kita ga boleh
Kita jangan sampai
indonesia butuh presiden cerdas cuy kalo cuma baik, bisa turun ke jalan lulusan sd pun bisa lulus kok etikabilitasnya. nah tapi secara intelektualitas gimana tuh 😂😭
Guys, ada pernyataan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yang menurut gue adalah salah satu yang paling mengungkap mentalitas dinasti politik di Indonesia dalam satu kalimat pendek.
dan betapa sakitnya negeri kita ini
Ketika dikritik karena menunjuk adik kandungnya Hijrah Mas'ud sebagai Wakil Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Kaltim Rudy merespons dengan argumen yang menurut gue tidak bisa lebih telanjang dari ini:
"Apa bedanya Pak Hashim dengan Bapak Presiden? Beliau memberikan kepercayaan.
Itu memang hak prerogatif."
Terjemahan bebasnya:
"Presiden juga pakai adiknya.
Kenapa gue enggak boleh?"
Dan ini yang perlu dipahami kenapa argumen itu sangat bermasalah:
Hashim Djojohadikusumo adalah saudara kandung Presiden Prabowo.
Posisi Hashim di ekosistem pemerintahan apapun penilaian publik terhadapnya adalah dalam kapasitas yang berbeda dari jabatan struktural pemerintah daerah yang diisi Hijrah.
Tapi yang lebih penting dari debat teknis itu adalah:
Rudy secara eksplisit menggunakan perilaku presiden sebagai pembenaran untuk perilakunya sendiri.
Ini adalah logika yang sangat berbahaya.
Karena kalau presiden dianggap boleh melibatkan keluarga dan itu kemudian dijadikan template yang bisa diikuti oleh 500+ kepala daerah di seluruh Indonesia
Maka setiap gubernur, bupati, dan walikota punya justifikasi yang sama untuk melakukan hal yang sama.
Dan itulah yang sudah terjadi dan sudah kita bahas panjang soal Dinasti Mas'ud di Kaltim.
Bayangkan skala masalahnya kalau logika ini menyebar:
Di Kaltim — satu keluarga sudah memegang gubernur, ketua DPRD provinsi, walikota kota terbesar, dan anggota DPR RI sekaligus.
Adik bungsu sudah masuk penjara karena korupsi.
Sekarang adik lainnya masuk sebagai tim ahli gubernur dengan pembelaan: "Presiden juga begitu."
Kalau 500+ kepala daerah lain menggunakan logika yang sama berapa banyak jabatan publik di seluruh Indonesia yang akan diisi oleh lingkaran keluarga dengan pembenaran serupa?
Soal argumen "loyalitas dan kepercayaan" yang Rudy pakai:
Rudy bilang Hijrah selalu mendampinginya dari masa kampanye DPR sampai terpilih jadi gubernur.
Karena itu dia layak dipercaya.
Ini adalah pengakuan yang justru mempermasalahkan diri sendiri.
Loyalitas dalam kampanye adalah loyalitas politik personal.
Bukan kualifikasi profesional untuk jabatan pemerintahan.
Tim ahli gubernur seharusnya diisi oleh orang yang paling kompeten di bidangnya bukan orang yang paling loyal kepada gubernurnya secara personal.
Kalau standarnya adalah loyalitas dalam kampanye maka jabatan publik sudah berubah menjadi hadiah untuk pendukung setia.
Bukan amanah untuk melayani rakyat.
Dan ini yang paling menggelitik:
Bahkan kader Gerindra sendiri partai Rudy tidak bisa membenarkan argumen ini.
Bendahara DPD Gerindra Kaltim Sabaruddin Panracalle secara eksplisit bilang:
"Membawa nama Presiden untuk membenarkan praktik di daerah adalah langkah yang tidak etis dan berisiko menurunkan standar kepemimpinan publik."
Artinya: orang dari partai Rudy sendiri menyatakan bahwa argumen Rudy tidak tepat.
Pernyataan Rudy Mas'ud bukan hanya masalah satu gubernur yang menunjuk adiknya.
Ini adalah sinyal tentang bagaimana para penguasa daerah melihat standar kepemimpinan nasional dan menggunakannya sebagai lisensi untuk melakukan hal yang sama di level mereka.
Ketika praktik di level tertinggi tidak cukup transparan dan tidak cukup bisa dipertanggungjawabkan sinyal itu mengalir ke bawah. Dan setiap kepala daerah yang ingin melibatkan keluarganya dalam lingkaran kekuasaan akan punya satu alibi yang sama:
"Di atas juga begitu."
Dan selama standar itu yang berlaku demokrasi lokal kita tidak akan pernah benar-benar bebas dari dinasti.
@ketumbarbubuck gamasalah nemenin cowo berkembang, dari awal manusia udah di rancang buat bertahan hidup, berkembang, berevolusi. walaupun cewe, tetep gabisa cuma supportive aja, tapi juga harus offensive berkembang ilmu wawasannya🤔
ini cuma paradox yang di generalisir banyak orang men, mending fokus naikin value terus lu cari deh dengan orang yang menurut lu valuenya bisa lu terima, simple kan? jadi stop hanyalahin dunia ataupun gender.
dunia sebenernya netral. dalam sudut pandang gue ini hanya bentuk penolakan karena realita yang dialami aturan dan cara mainnya bersebrangan, kayanya paling bener stop nuntut dunia adil cari pasangan yang aturannya sesuai kategori dan cara main lo.
rill dunia jahat banget sama cowo miskin dan cowo perintis,
ngebayangin jdi cowonya padahal disisi lain lagi ngerintis kerja, lagi bangun relasi, lagi usaha buat diri sendiri dan keluarga dikatain gini gue pastiin lu bakal nyesel seumur hidup.