@G_minton Hahah agree dikit2 bongkar kek pemain yurop tuh bertahun2 bisa sampe jadi juara kek boje sama christiansen tuh nunggu berapa lama sampe kaya sekarang
@ppaujiyaa Sama partnernya anak ini pun pernah berantem juga kan krn cuma disuru latihan sama tembok lalu kmrn di ina master jg maki anak didiknya dengan kata2 yg ga pantas untuk bocah
@subtnpl@PeopleofSedati Jd seolah2 kaya koornya yg show, pdhal seharusnya koor adalah bagian dr umat yg memimpin umat lain bernyanyi. Additional info pembahasan ini tidak tendensius ke keuskupan mana ya. Setau saya di KAJ ada kok yg suka pake ordinarium latin 😇🙏
@subtnpl@PeopleofSedati Betul pointnya dilakukan dengan baik dan membantu umat untuk sampai pada Yang Ilahi ada baiknya lagu2 baru tuh dilatih bersama umat. Pengalaman pribadi pernah di satu gereja pake ordinarium latin yg gada proyektor umatnya mingkem semua 🙂
@PeopleofSedati@subtnpl Couldn't agree more tp perlu diingat juga hendaknya lagu dibawakan supaya membantu umat "sampai pada ke Yang Ilahi" Koor adalah bagian dari umat, yg memimpin umat lain utk bernyanyi
@subtnpl@PeopleofSedati Klo aku malah seneng ordinariumnya yang indonesia aja, ga semua fasih pake bahasa latin dan ga semua umat bisa nyanyinya juga hehe
At the beginning of Holy Week, our prayers are more than ever with the Christians of the #MiddleEast, who are suffering the consequences of a brutal conflict and, in many cases, are unable to observe fully the liturgies of these holy days. Just as the Church contemplates the mystery of the Lord’s Passion, we cannot forget those who today are truly sharing in his suffering. Their ordeal challenges all our consciences. Let us raise our prayer to the Prince of Peace that he may sustain the peoples wounded by war and open concrete paths to reconciliation and #peace. #PrayTogether