RESMI✅
bukan twitter, untuk saat ini aplikasi dengan jokes receh paling lucu dipegang oleh tiktok
gara2 tadi w liat video gundik rk trus ada yg komen “wajar ketahuan, simpenannnya aja kegedean”
☠️☠️☠️☠️
"Kenapa musti demo?"
Oi, icha. Nih gue bantu jabarin:
1. Akses politik ga setara. Warga ssuah ketemu pejabat, u pada buka gerbangnya buat lobbyist & elit. Ketimbang dengerin buruh, u pada lebih dengerin pemodal. Plus, diskusi formal biasanya cuma simbolis ^_^ emang kalo kita ngobrol lu beneran gerak?
2. Sejarah membuktikan perubahan atau NIAT pejabat buat gerak tuh pas udah dapet tekanan. Banyak hal yg kita dapat bukan dr diskusi tatap muka rakyat-pejabat tp dr mobilisasi massa & tekanan politik.
Protes tuh strategi menciptakan ketidaknyamanan bagi penguasa supaya mereka mau bertindak. Protes bukan nolak dialog, tp memaksa supaya dialog terjadi.
3. "Kenapa musti demo?" dan banyaknya penggambaran demo sbg aksi ga masuk akal ini taktik pelemahan gerakan sosial, demo adalah aksi politik, bukan cuma tantrum gaje.
Pemrenta suka nuntut orang untuk 'sopan' padahal kebijakan yang u bikin gada sopan sopannya di idup kita.
Kalo mau disopanin, ya lu sopan juga kocak.
4. Orang ga ujug-ujug bangun tidur ngumpulin massa buat demo, ada sebabnya. Lu pikir aja sendiri sebabnya apa.
Pada aksi demonstrasi #IndonesiaGelap di jakarta yang lalu , ada seorang yang usaha nya membuat dan menjual roti , yang menunjukkan dukungan dengan membagikan ribuan roti secara gratis kepada para peserta aksi , beliau adalah Abang Muhammad Ma’aruf.
Banyak netizen yang berkontribusi lewat sosial media X, ini menunjukkan banyak dukungan warga terhadap aksi #IndonesiaGelap tidak hanya dengan turun ke jalan , tapi juga dengan cara menunjukkan keperdulian .
Mantab nih Bang @bread_selling
#IndonesiaGelap
Jadi ingat. Anies did the same thing back in 2020, masa Covid. Gaji seluruh pegawai Pemprov dipotong demi bs kasih Bansos utk warga Jakarta. Hebatnya, para pimpinan ASN lho yg pilih gaji mrk dipotong ketika pilihan kebijakan tsb ditawarkan ol Anies.
Nasionalisme yg bukan sekedar jargon.
Per malam ini Jawafess dapat brief untuk memecah suara dukungan terhadap aksi besok.
Nilainya bombastis dan masih dapat voucher gratis ini itu.
Kami tolak.
Tapi ada ratusan KOL di luar sana. Kawal terus lur. Akan ada banyak impostor. Hati hati 🙏🏻🙏🏻