Adik-adik yang baru menikah… ini namanya mengecilkan masalah besar dan meniadakan masalah kecil yaaa 🫶🏼
Anakku bangun jam 12 malem, mau pip tapi ga kuat terus ngompol banyak banget di ruang tengah, terus pipnya nyebar sepanjang ruang tengah - kamar mandi.
Aku bangun denger anak nangis, terus setengah sadar mencoba mencerna apa yang terjadi.
Aku ambil drying towel, bersihin semua airnya yang super banyak dari ruang tengah ke kamar mandi, terus pel 2 ruangan full. Dilanjut cuci handuknya+baju anak.
TANPA MARAH, TANPA BICARA APA-APA, DIEM AJA 🥹🙏🏻
Besoknya seisi rumah bangun, tanpa pernah tau apa yang tejadi malam harinya.
Ketenangan ini cuma bisa Allah yang kasih.. YaAllah makasih aku tidak ngamuk 🤎
“Yang, Hanna ngompol? Ada cucian baju sama handuk di ruang cuci. Maaf yaa aku gak bangun dan bantu” -suami
“Gapapaaa, ga tega banguninnya juga. Bikin aku masuk surga jalur ridho suami aja yaaaa” kataku.
“Ridhooo InsyaAllahh” jawab suamiku.
Dah, kelar, tanpa drama. Tidak menguras emosi, tidak ada sakit hati, semuanya win-win.
Aku dapat pahala dan diridhoi masuk surga (AMIN YAALLAAAH) suamiku tidur nyenyak sampai pagi, anakku tidak dapat bentakan atau marah-marahku sedikitpun 🫶🏼
cc : fantiagustin
Suka dengan analogi ini:
"Apa yang kita lakukan saat tidak ada orang yang melihat, pada akhirnya akan terlihat saat kita berada di hadapan orang lain."
Ada beberapa contohnya:
1. Orang yang gemar membaca akan memancarkan wawasan dan ilmunya ketika berbicara dengan orang lain.
2. Orang yang menjaga salat dan ibadahnya secara diam-diam akan terlihat ketenangan dan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
3. Orang yang rajin berlatih dan belajar di balik layar akan terlihat kemampuannya ketika diberi kesempatan.
4. Orang yang terbiasa bersikap baik, meski tanpa pujian, akan memancarkan kebaikannya secara alami di hadapan banyak orang.
Karena apa yang kita bangun dalam kesendirian, akan terpancar dalam kehidupan di hadapan manusia.
Alhamdulillah, ada “good news” untuk kita semua. Dua hari ini, 9-10 Juni 2026, Rupiah dan IHSG menguat secara signifikan. Selamat dan terima kasih untuk negara dan pemerintah. Semoga ini merupakan awal dan pertanda baik ~ “a good beginning”.
Kabar baik ini membuktikan apa yang saya sampaikan bulan Mei 2026 yang lalu tidak keliru. Pemerintah, tentunya pemimpin kita Presiden Prabowo Subianto, masih memiliki sumber daya politik dan ekonomi untuk mengatasi tekanan ekonomi yang kita rasakan saat ini. Masih tersedia opsi dan solusi dari otoritas moneter dan fiskal kita.
Pemerintah berhasil menghentikan proses pelemahan Rupiah dan IHSG yang terjadi secara sistematis (berturut-turut) dalam jumlah yang besar. Itulah sebabnya kebijakan yang dijalankan oleh Bank Indonesia, tentunya bersinergi dengan pemerintah, menjadi salah satu faktor positif dalam menghentikan rontoknya Rupiah dan IHSG. Kalau tidak, pelemahan saham dan mata uang kita bisa “unstoppable”. Pasalnya, sudah menjadi satu antara faktor “real economy”, utamanya situasi fiskal dan APBN kita termasuk beban utang yang melilit, dengan faktor psikologis dan persepsi pasar yang tidak positif.
Ke depan, hari-hari mendatang, kita berharap Pemerintah terus melakukan langkah-langkah stabilisasi ekonomi. Menyehatkan APBN kita. Membatasi dan mengendalikan jumlah utang pemerintah. Mencegah terjadinya kenaikan harga barang dan jasa yang bisa memukul kehidupan rakyat. Memulihkan kembali kepercayaan investor. Meningkatkan komunikasi yang lebih efektif sehingga kebijakan dan langkah pemerintah dimengerti oleh rakyat dan “market”. Menghentikan berbagai spekulasi dan ketidakpastian. Yang tidak kalah pentingnya, melindungi rakyat kita yang sangat terdampak dengan situasi ekonomi, termasuk dampak dari kenaikan harga BBM.
Saya tahu, karena kenyang dalam menangani tekanan ekonomi seperti ini ketika memimpin Indonesia dulu, semua ikhtiar pemerintah ini tentu memerlukan waktu. Perlu dukungan publik yang lebih kuat. Ingat, “in crucial thing, unity”. “In important thing, dialogue” dan diwadahinya keragaman pandangan yang konstruktif. Pikiran yang rasional, kebijakan yang tepat dan aksi-aksi nyata yang serius menjadi sangat penting. *SBY*
pls normalisasi gapapa kalo:
- umur 17 blm kuliah
- umur 22 blm lulus
- umur 23 blm kerja
- umur 25 blm mapan finansial
- umur 26 blm nikah
- umur 29 masih ngerasa belum sukses
20s is still young. it’s okay to explore, to get lost, to not have everything figured out yet.
@yappingfess Dom mana nder? Kalo di semarang ada obgyn langgananku yang dia udah sering nanganin pasien vaginismus bahkan sampe berhasil hamil. IG nya dr.oliviafranc
Pesawat Jeju Air 7C2216 dengan 175 penumpang dan 6 awak pesawat terjatuh di Muan International Airport.
Menurut pemadam kebakaran Jeonnam Landing gear dari pesawat tersebut diakbarkan tidak terbuka dan pesawat lepas kendali menabrak pagar bandara.
Hingga saat ini, dilaporkan 28 orang meninggal dunia.
https://t.co/ZdbhCjaPz3
Bahaya Meninggalkan Makanan Dalam Mobil, Ini Alasannya: Jangan pernah menyimpan makanan di mobil karena berbahaya untuk kesehatan, ini alasannya https://t.co/GvQvOiX6o6