Tentang bapak di Bali yg dihakimi masyarakat, ternyata sudah beberapa hari gak pulang mencari uang bayar spp untuk 2 anaknya 2,7 juta rupiah.
Tidak membenarkan perbuatan mencurinya, tapi bisa jadi ada andil dosa kita di sana karena membiarkan saudara kita lapar dan kesusahan
BAPAK... BAPAK... BAPAK... Teriakan tangisannya bikin pilu banget.
Barusan gw liat berita, ada seorang bapak di Bali yang diduga nyuri 1 ekor ayam. Dia dihajar massa sampai meninggal. Yang paling nyakitin bukan cuma kabarnya... tapi pas ngeliat anak perempuan satu-satunya, masih kecil, nangis sambil teriak "Bapak... bapak..." waktu jenazah ayahnya diangkat buat dimakamkan. Cuma karena 1 ayam... 1 nyawa melayang.
Meanwhile, yang korupsi ratusan miliar bahkan triliunan, ngerampok hak hidup jutaan orang, malah masih bisa senyum, hidup nyaman, bahkan ada yang dapet perlakuan istimewa. Kadang rasanya hukum paling kejam justru jatuh ke orang yang paling lemah. Entah apa pun dugaan perbuatannya, ga ada yang berhak main hakim sendiri sampai ngilangin nyawa orang.
Bener-bener sakit banget liatnya...
๐๐๐
ini ibaratnya punya ART yang punya jobdesc beresin rumah biar bersih, pas nggak bersih ditegur ini rumahnya kok nggak bersih, direspon kalau bapak/ibu gak suka saya kerjanya kurang ok silahkan pindah rumah.
Prabowo: "Silakan kalau mau cari negara lain."
Gue:
Lah, emang nih negara punya elu doang?
Ini negara gue juga. Gue lahir di sini, kerja di sini, bayar pajak di sini. Hidup gue kagak dibiayain sama elu.
Gaji pejabat negara juga dibayar dari APBN yang berasal dari pajak rakyat. Jadi jangan mentang-mentang lagi pegang jabatan, terus nyuruh rakyat cabut.
Ngkritik pemerintah bukan berarti kagak cinta Indonesia. Justru karena ini negara gue, gue punya hak buat ngomong kalau ada yang gue anggap salah.
Yang mesti dibenerin itu kebijakannya, bukan mulut rakyatnya.
Melihat Fadli Zon yg menjelaskan sambil jalan sementara lawan bicaranya naik mobil buggy, dia terlihat seperti tidak ada harga dirinya. Padahal, latar belakang keilmuan Fadli Zon cemerlang.
Fadli lulus S1 di Fakultas Sastra UI dan S2 di London School of Economics. Dia juga mahasiswa berprestasi. Fadli adalah Mawapres UI dan mewakili kampusnya tampil di ASEAN Varsities Debate IV (1994) di Malaysia.
Belum lagi ngomongin keterlibatan Fadli di organisasi kebudayaan. Fadli ini punya perpustakaan di Cimanggis, Depok, di Sumatera dan jd dewan pembina rumah puisi Taufiq Ismail.
Pak Fadli, anda tidak seharusnya bertindak seperti itu. Anda memang pembantu Prabowo di kabinet, membantu menjaga dan mengembangkan kebudayaan. Bukan seperti "jongos" yg melayani majikan.
RIP dr. Icha ๐ญ๐
Gantung diri karena depresi berat, diduga akibat intimidasi 2 anggota DPRD ๐คฌ
dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha), lahir 27 Juli 1998, berusia 27 tahun.
Beliau adalah dokter jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT.
Meninggal pada Jumat, 26 Juni 2026 petang, ditemukan gantung diri di lantai 2 rumah orang tuanya di Kabupaten Kupang, NTT.
Kejadian:
- Pada 13 Juni 2026, dr. Icha menangani pasien anak korban gigitan ular di IGD. Keluarga pasien tidak puas dengan penjelasan medis mengenai ketersediaan serum anti bisa ular.
- Diduga terjadi intimidasi berupa bentakan keras, tunjuk2 wajah, & tekanan psikologis dari oknum anggota DPRD TTU. Saksi menyebut pelaku dalam kondisi mabuk (bau alkohol).
- Terduga pelaku intimidasi: Therensius Lazakar (Golkar) & Norbertus Tubani/Robertus Tubani (PKB).
(1)
Begitu Tuan Presiden dikasih mic
IHSG auto longsor 3%
Rupiah nilainya anjlok jadi otw 18.000
Hati-hati loh bapak presiden
Omongan kek gini mempengaruhi sentimen pasar..
Apalagi ada kata nd"smu
Itu akan membuat orang2 ga percaya sama negara kita
Kita bisa dianggap tidak serius mengatasi permasalahan ekonomi yang kita hadapi.
Btw saya heran..
Kenapa ya di forum kenegaraan ada kata-kata kasar seperti ini? Keceplosan lagiโฆ
Bagaimanapun juga
Forum kenegaraan ya forum kenegaraaan
Harusnya dijalankan dengan penuh kewibawaan.
JAWA-BALI TERANCAM REAL KEGELAPAN !!!
BUKAN KARENA BATUBARA INDONESIA SUDAH HABIS,
BUKAN KARENA SEMUA BATUBARA DI EKSPOR
TAPI KARNA TIDAK LAIN DAN TIDAK BUKAN,
KEBIJAKAN PEMERINTAH YANG AMBURADUL
- RKAB DIPOTONG 60% (VOLUME BATUBARA TURUN JAUH)
- HARGA DMO YANG HAMPIR 50% DIBAWAH HARGA PASAR
- KEBIJAKAN YANG BERUBAH-UBAH
LALU, DARI CERITA INI ADA PERTANYAAN JUGA
APAKAH INI SERANGAN PARA KONGLO BATUBARA?
PLTU Pacitan, salah satu tulang punggung kelistrikan Jawa-Bali, dilaporkan hanya memiliki stok batubara untuk dua hari operasi. Bukan cuma Pacitan.
Sejumlah PLTU besar di sistem Jamali (Jawa-Madura-Bali) sudah masuk lampu merah, termasuk Paiton, Rembang, Indramayu, Tanjung Awar-Awar, Cilacap, hingga Celukan Bawang.
Standar aman PLN itu 26 hari operasi (HOP). Kenyataannya, banyak PLTU hanya punya stok 11-12 hari,
bahkan ada yang tinggal 2 hari.
Pertanyaannya: Kenapa bisa sampai separah ini?
Pertama, DMO harga murah diabaikan produsen.
Batubara untuk PLTU dijual dengan harga DMO hanya USD 70 per ton. Sementara untuk pabrik semen, harganya USD 90 per ton. Untuk smelter dan ekspor, harga pasar jauh lebih tinggi.
Jelas, produsen lebih pilih jual ke luar negeri atau ke industri lain ketimbang pasok PLTU.
Akibatnya, pembangkit listrik jadi "pelanggan prioritas terakhir" para produsen.
Kedua, RKAB batubara dipangkas drastis. Di awal 2026, pemerintah memotong kuota produksi batubara nasional dari 790 juta ton (realisasi 2025) menjadi hanya 600 juta ton, alias dipangkas hampir 24%. Beberapa perusahaan tambang bahkan kena potong 40% hingga 70% dari kuota yang mereka ajukan. Alasannya stabilisasi harga global dan efisiensi SDA.
Volume batubara yang tersedia untuk pasokan dalam negeri ikut menyusut.
Ketiga, persetujuan RKAB lambat dan berlarut-larut. Di awal tahun 2026, banyak perusahaan tambang belum mengantongi persetujuan RKAB dari Kementerian ESDM. Artinya mereka tidak bisa produksi penuh.
Pasokan batubara ke PLTU pun ikut tersendat.
Keempat, royalti batubara dinaikkan progresif. Sejak April 2025, berlaku PP No. 18/2025 yang menaikkan royalti batubara secara progresif berdasarkan harga acuan (HBA). Jika HBA di bawah USD 70 per ton, royalti 15%. Jika HBA mencapai USD 180 per ton ke atas, royalti bisa sampai 28%. Bagi produsen kecil dan menengah, beban ini sangat berat, sehingga banyak yang memilih kurangi produksi atau alihkan pasokan ke sektor yang lebih menguntungkan.
Kelima, ekspor batubara kini wajib lewat Danantara.
Pemerintah menetapkan bahwa mulai Juni 2026, semua ekspor batubara harus disalurkan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Sistem satu pintu ini masih dalam transisi dan memunculkan ketidakpastian bagi eksportir. Di tengah masa peralihan ini, rantai distribusi batubara domestik ikut terganggu.
Ada narasi yang beredar, krisis stok batubara ini sengaja diciptakan untuk menekan pemerintah agar mencabut atau melunak soal kebijakan DMO, RKAB, royalti, dan DSI.
Logikanya, jika listrik padam, pemerintah panik, dan akhirnya produsen batubara bisa "negosiasi ulang" syarat yang lebih menguntungkan mereka.
Kalau dilihat, nama-nama besar di balik tambang batubara Indonesia memang bukan orang sembarangan. Grup Bakrie (BUMI), Grup Indika (INDY), Grup Barito (PTRO), hingga pemain PKP2B lama lainnya punya pengaruh politik dan ekonomi yang sangat besar.
Ketika RKAB dipangkas hingga 70%, wajar jika ada tekanan balik.
Tapi apakah ini benar-benar "serangan terkoordinasi"?
Belum ada bukti eksplisit.
Yang jelas, kombinasi kebijakan yang menghantam semua sisi produksi dibatasi, royalti dinaikkan, ekspor diatur ulang membuat produsen enggan prioritaskan pasokan dalam negeri yang harganya paling murah.
Lampu listrik yang redup di Jawa-Bali bukan sekadar soal stok batubara. Ini cerminan dari tarik-menarik kepentingan antara negara, konglomerat tambang, dan kebutuhan rakyat akan energi yang murah dan andal.
Kebijakan dengan implementasinya kacau dan rantai pasok tidak dijaga, rakyatlah yang paling merasakan
@bakuldimsum_ Nih banyak yg rugi nih min @pln_123 ada kompensasi gak? gak kan, mentok jg minta maaf. Giliran kita yg bayar telat dikit aja langsung mutus aliran.
Dirut PLN : kami minta maaf atas pemadaman listrik bergilir jawa bali karena ketersediaan batu bara menipis
RAKYAT TELAT BAYAR SEJUTA ALASAN LISTRIK DI PUTUS
PERUSAHAAN LISTRIK MONOPOLI MALAH KAGAK ADA DUIT BELI BATU BARA ?
DUIT PEMBAYARAN KWH RAKYAT DI KEMANAKAN ? yap!