Kemaren nemu postingan IG yang bagus banget. Tentang hal yang perlu kita doakan setiap pagi. Kalau kalian bingung doa pagi apa aja selain minta blessing & comfort, coba doakan 5 hal ini. Your day wouldn’t be the same again.
1. Pray over your DISCIPLINE; minta Tuhan hapus rasa malas, demot, procrastination dan biar kamu kuat, focus in mind & body.
2. Pray over your HEART; minta Tuhan beri damai, sukacita, dan harapan kalau hari2mu berat dan ada unfairness.
3. Alignment; minta Tuhan singkirin hal-hal yang memang bukan untuk kita, minta Tuhan buka mata untuk kita peka sama hal-hal yang bisa menekan pertumbuhan kita & ga sesuai sama visi misi kita.
4. Direction; minta Tuhan untuk menjaga arah langkah kita, dan jaga kita tetep dalam track, ga menyerah karena situasi berat.
5. Mind; minta Tuhan tenangkan pikiran, bantu ambil keputusan tepat, dan berserah bukan khawatir untuk hal2 diluar kendali kita.
Hopefully your day will be better & lebih semangat dan terarah dalam menjalani hari ya! God bless you
Manifesting:
1. Dapet kerja yang waktu sholatnya ga ke ganggu
2. Bisa nabung 3 digit
3. Bisa berkarir di LN
4. Di gaji setara dengan kemampuan & tingkat cape kita
5. Lingkungan sehat
PELAN PELAN MULAI
TANAMKAN 4 KEBIASAAN BAIK
INI
1. Saat merasa bosan
Ucapkan :
"La haula wa la quwwata illa billahil aliyil adzim"
2. Saat hidup terasa berat
Ucapkan :
"hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir"
3. Saat hati sedang sedih
Ucapkan :
"Hasbiyallahu la ilaha illa huwa alaihi tawakkaltu wahuwa rabbul-'arsyil-'adzimrabbul-'arsyil-'adzim"
4. Saat tubuh sedang sakit
Ucapkan :
"Allahumma rabban-naas, adzhibl-ba’sa, isyfihi wa antas-syaafii, laa syifaa-a illa syifaa-uka, syifaa-an laa yughaadiru saqaman"
@Desssyrosse makanya di islam dilarang banget buat "what if", dalam sebuah hadist (yang semoga shohih) disampaikan bahwa : Jangan mengatakan "seandainya aku lakukan demikian" atau demikian.
percaya aja sama semua takdir yang udah Allah kasih ke kita
Saudara kandung gw seorang psikolog yg sehari-hari kerjaannya dengerin dan beresin isi kepala orang lain yg berantakan. Pas kita lg kumpul kemarin, dia buka obrolan.
Dia bilang, "lo tau nggak paradoks paling lucu dari profesi gw?"
Dia cerita, pernah nanganin pasien yg semuanya punya pola masalah yang sama. Mereka gak ada yang bener2 sakit secara fisik, tapi badannya rontok karena pikirannya selalu merantau ke masa lalu atau masa depan.
Siksaan batin yg dijelasin saudara gw ini namanya Mental Time Travel.
Kondisi dimana otak kita terlalu canggih sampe bisa loncat ke masa lalu buat nyeselin hal yg udah lewat, atau loncat ke masa depan buat nyemasin hal yg belum tentu terjadi.
Efeknya? Lo kehilangan masa kini. Lo lagi makan makanan enak tapi nggak ngerasain rasanya, lo lagi jalan sama anak-istri tapi pikiran lo lagi sibuk mikirin cicilan 5 taun ke depan, atau sibuk nyeselin blunder kerjaan minggu lalu.
Dia cerita, banyak pasiennya yg kalau malem sebelum tidur, otaknya kayak muter kaset rusak. Mereka selalu terjebak di zona "Regret & What if"
"Kenapa ya dulu gw gak ambil kesempatan itu?"
"Gimana kalau nanti umur 40 gw mendadak di PHK dan gak punya tabungan?"
Siksaan batinnya adalah masa lalu udah jadi abu, masa depan masih jadi kabut, tapi lo ngorbanin satu2nya hal nyata yg lo punya sekarang, yaitu detik ini. Lo dapet capeknya, tapi gk dapet solusinya.
Gw tanya ke dia, "Kenapa otak kita secara psikologis bisa se terjebak itu?"
Dia jelasin kalau secara evolusi, otak manusia itu emg didesain buat bertahan hidup dg cara mengantisipasi bahaya (masa depan) dan belajar dari kesalahan (masa lalu).
Tapi di jaman sekarang, insting itu malah jadi bumerang. Tiap hari kita liat pencapaian orang lain di medsos yg bikin kita cemas ama masa depan kita sendiri.
Kita dipaksa buat selalu berlari ngejar target, sampe lupa caranya berhenti sebentar buat napas.
Ada satu istilah psikologi yg ngena banget buat kondisi ini:
"The Illusion of Control"
Kita mikir dg merenungkan masa lalu berulang kali, kita bisa mengubah rasa bersalah kita. Atau dengan mencemaskan masa depan, kita bisa mengendalikan hasil akhirnya.
Padahal itu semua cuma ilusi. Satu2nya momen dimana lo punya kekuatan penuh buat bertindak dan mengubah sesuatu itu cuma ada di masa kini.
Gimana cara kita buat lepas dari penjara waktu ini?
Saudara gw kasih terapi simpel yg biasa dia kasih ke pasiennya:
Grounding Technique (5-4-3-2-1)
Pas pikiran lo mulai melayang entah ke taun berapa, paksa mata dan tubuh lo buat fokus ama sekitar.
Sebutin 5 benda yg lo liat sekarang, 4 hal yg bisa lo sentuh, 3 suara yg lo denger, 2 bau yang lo cium, dan 1 rasa di lidah lo.
Cara ini bakal menyeret paksa kesadaran emosional lo kembali ke realita tempat lo berdiri.
Langkah kedua adalah bergaul sama kenyataan, bukan asumsi.
Kurangi bikin skenario terburuk didalam kepala. Kalau emg ada hal yg perlu disiapin buat masa depan, tulis di kertas jadi action plan yg nyata, after itu tutup bukunya.
Belajarlah buat menikmati hal-hal kecil yang gratis.
Dinginnya air pas lo wudhu atau cuci muka, angetnya obrolan ama pasangan sebelum tidur, atau rasa pahit manisnya kopi yg lagi lo seruput.
Pesan dari saudara gw ini:
Masa lalu itu udh selesai tugasnya, dan masa depan itu bukan urusan lo sekarang.
Satu2nya tanggung jawab lo adalah menjalani hari ini dengan sebaik-baiknya.
Jgn biarin hidup lo lewat begitu aja cuma karena lo terlalu sibuk jadi penjelajah waktu di dalam kepala lo sendiri. Rebut kembali kendali pikiran lo mulai hari ini.
tulisan by ryn pedia
cc: istory selebriti (facebook)
Guys, ada berita hari ini yang menurut gue paling mengungkapkan sekaligus paling memalukan dalam sejarah ekonomi Indonesia.
Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan membawa laporan 10 perusahaan yang melakukan under invoicing ke makan siang bersama Prabowo.
CPO. Batu bara.
Manipulasi data ekspor.
Perusahaan melaporkan harga ekspor jauh di bawah harga riil dengan cara membuat perusahaan di luar negeri dan menjual ke sana dengan harga murah, lalu di luar negeri dijual dengan harga sesungguhnya.
Hasilnya:
pendapatan di Indonesia terlihat kecil.
Pajak dan royalti yang dibayar ke negara kecil.
Tapi keuntungan riil masuk ke rekening di luar negeri.
Dan ini berlangsung selama 34 tahun.
Dari 1991 sampai 2024.
Kerugian negara: Rp15.400 triliun.
Dan ini pertanyaan yang tidak bisa diabaikan:
Selama 34 tahun di mana Bea Cukai?
Di mana Direktorat Jenderal Pajak?
Di mana KPK?
Di mana semua lembaga yang dibayar dari pajak rakyat untuk memastikan hal seperti ini tidak terjadi?
Prabowo bilang ini adalah data dari PBB.
Artinya data ini bukan baru kemarin ada.
Data ini sudah diketahui secara internasional.
PBB sudah mencatatnya.
Dunia sudah tahu.
Tapi selama 34 tahun tidak ada yang bertindak di dalam negeri.
Dan ini yang paling menohok:
Purbaya bilang dia punya data 10 perusahaan teratas yang melakukan under invoicing.
Dia bawa laporannya ke makan siang dengan presiden.
Tapi dia tidak mau mengungkap nama perusahaannya.
"Kalau ditanya saya akan jawab tapi kalau enggak ditanya tidak."
Perusahaan yang sudah merugikan negara Rp15.400 triliun namanya tidak boleh disebutkan ke publik.
Rakyat yang membayar pajak. Rakyat yang kehilangan Rp15.400 triliun potensi penerimaan negara selama 34 tahun.
Rakyat yang anggaran pendidikannya dipotong.
Rakyat yang subsidi BBM-nya terus dikurangi.
Rakyat yang guru-gurunya digaji Rp1,5 juta per bulan.
Rakyat itu tidak berhak tahu siapa yang mencuri uang mereka.
Dan ini yang perlu dipahami soal Bea Cukai:
Kasus ini tidak muncul dari kerja keras pemerintah yang tiba-tiba menemukan under invoicing setelah 34 tahun.
Ini muncul setelah tertangkapnya sejumlah petugas Bea Cukai.
Ketika petugas yang selama ini menjadi kunci karena mereka yang menandatangani dan memvalidasi data ekspor mulai tertangkap, barulah praktik ini mulai terungkap.
Artinya: Bea Cukai bukan tidak tahu. Bea Cukai adalah bagian dari sistemnya.
Pejabat yang seharusnya mencegah manipulasi data ekspor adalah pejabat yang selama ini membiarkan atau bahkan memfasilitasinya.
Dan ketika mereka tertangkap barulah semua ini keluar ke permukaan.
Dan ini angka yang harus benar-benar dipahami:
Rp15.400 triliun selama 34 tahun.
Anggaran pendidikan Indonesia per tahun:
Rp700 triliun.
Uang yang dicuri dari negara melalui under invoicing bisa membiayai pendidikan Indonesia selama 22 tahun tanpa perlu memungut pajak sepeser pun dari rakyat.
MBG yang diklaim untuk rakyat menghabiskan Rp335 triliun per tahun.
Uang yang dicuri melalui under invoicing bisa membiayai MBG selama 46 tahun.
Rp15.400 triliun.
Hilang.
Selama 34 tahun.
Dan tidak ada satu pun orang yang masuk penjara karenanya.
Dan ini yang paling pedas dari seluruh situasi ini:
Prabowo sekarang membentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia badan baru yang akan menjadi satu-satunya eksportir komoditas strategis. Batu bara. CPO. Ferroalloy.
Alasannya: untuk menghentikan under invoicing.
Tapi pertanyaannya sangat sederhana:
kalau Bea Cukai yang selama ini menjadi kunci pintu ekspor sudah bisa disuap apa yang memastikan Danantara tidak bisa disuap juga?
Kalau 10 perusahaan teratas yang melakukan under invoicing tidak bisa disebutkan namanya ke publik apa jaminan bahwa perusahaan yang sama tidak akan bekerja sama dengan badan ekspor baru ini?
Kalau selama 34 tahun tidak ada yang dihukum — mengapa sekarang akan berbeda?
Dan ini yang Ahok pernah bilang tentang Pertamina dan sangat relevan sekarang:
"Dalam satu jabatan di militer hanya boleh dua kali kepangkatan." Bukan soal militer tapi soal sistem.
Sistem yang benar bukan yang mengandalkan kejujuran satu orang. Sistem yang benar adalah yang membuat ketidakjujuran sangat sulit dan sangat mahal untuk dilakukan.
Pertamina di bawah Ahok efisien bukan karena semua orang tiba-tiba jujur.
Tapi karena dia membangun sistem yang membuat kecurangan sangat sulit disembunyikan.
Ask the Chairman Anything.
Audit menyeluruh.
Penolakan supplier yang tidak sesuai spesifikasi meski ada tekanan.
Danantara tidak punya satupun dari sistem itu.
Belum ada audit yang transparan.
Belum ada laporan keuangan yang dipublikasikan. Belum ada mekanisme pengawasan independen.
Dan sekarang diberi wewenang mengelola ekspor komoditas senilai ratusan miliar dolar per tahun.
Dan ini yang paling relevan dengan konteks lebih besar:
Mahfud MD di UII bilang: ada autocratic legalism hukum dibuat untuk melegalkan kejahatan.
Orang korupsi menjadi sah karena aturannya dibuat lebih dulu.
Under invoicing selama 34 tahun adalah bukti paling konkret dari itu. Sistem yang seharusnya mencegah pencurian digunakan untuk memfasilitasinya.
Bea Cukai yang seharusnya memverifikasi malah memvalidasi kecurangan.
Dan tidak ada undang-undang, tidak ada lembaga, tidak ada kekuatan yang cukup kuat untuk menghentikannya selama lebih dari tiga dekade.
Sampai petugas Bea Cukai mulai tertangkap.
Dan barulah semuanya terbuka.
Rp15.400 triliun hilang dari negara ini selama 34 tahun.
Cukup untuk membiayai pendidikan gratis selama 22 tahun.
Cukup untuk menggaji guru berkualitas selama puluhan tahun.
Cukup untuk membangun infrastruktur dari Sabang sampai Merauke berkali-kali lipat.
Tapi tidak ada yang masuk penjara.
Tidak ada nama yang boleh disebutkan.
Dan solusinya adalah membentuk badan baru tanpa audit transparan, tanpa pengawasan independen, tanpa hukuman keras yang membuat orang takut.
Singapura memberantas korupsi dengan hukuman yang membuat pelakunya tidak punya masa depan. China mengeksekusi koruptor.
Arab Saudi menyita seluruh aset.
Indonesia membuat badan baru.
Dan tidak menyebut nama siapa yang sudah mencuri Rp15.400 triliun dari rakyatnya.
Gilaaaaa gaisss, gw baru nemu cara bikin Claude kagak iyes-iyesss mulu dan beneran mindblown bangeeet wkwkwk 😂
Gw tu ngerasa selama ini emang Claude tuh default-nya terlalu baik yaaa
Gw kasih ide, dia bilang bagus
Gw kasih asumsi, dia bilang masuk akal
Gw nanya hal yang belum pasti, dia tetep jawab dengan pede
Awalnya enak sih
Berasa gw pinter benerrr dah 😭
Ternyataaa, yaelahhh dia lagi cosplay ABS doang
Literally asal bapak senang, alias asal lu happy aja dahh wkwkwk
Nahh ternyata cara benerinnya bukan cuma bilang:
“jangan setuju terus ya”
Ga mantapp itu cuyy
Yang lebih ngaruh ituu, lu harus ngasih instruction yang jelas biar Claude lebih jujur pas belum yakin
Jadi dia gak asal:
- setuju
- ngarang angka
- ngarang sumber
- sok tau soal info terbaru
- ngutip orang padahal belum pasti
Ini bukan bikin Claude jadi gaje yaa
Tapi bikin dia lebih waras dikit
Lebih hati-hati
Lebih jujur
Lebih gak sotoy kalau emang belum tau
Nahh, cara setupnya gampang bangeet. Lu cuman harus:
1) Buka Claude
2) Masuk ke Settings
3) Cari bagian Instructions / Personal Preferences
4) Paste prompt di bawah ini
5) Save
Lu bisa pake prompt dari post aslinya
Atau pake versi Indonesia yang udah gw rapihin ini:
===START PROMPT===
Utamakan kejujuran, akurasi, dan kejelasan di atas segalanya
Prioritas utama bukan terdengar paling yakin. Prioritas utama adalah memberi jawaban yang benar, jelas, dan transparan tentang apa yang diketahui, apa yang belum diketahui, dan apa yang sedang disimpulkan
Ikuti aturan ini dalam setiap jawaban:
1) Ketidakpastian
Kalau belum sepenuhnya yakin tentang suatu fakta, katakan dengan jelas
Gunakan kalimat seperti:
- “Saya belum sepenuhnya yakin, tapi…”
- “Ini sebaiknya dicek lagi…”
- “Saya mungkin keliru di sini, tapi…”
- “Berdasarkan informasi yang tersedia…”
- “Ini perkiraan terbaik saya, bukan fakta yang sudah terkonfirmasi”
Jangan memberikan informasi yang belum pasti seolah-olah itu fakta
Kalau jawabannya bergantung pada konteks yang belum ada, jelaskan konteks apa yang kurang
Kalau ada beberapa kemungkinan jawaban, jelaskan kemungkinan-kemungkinan utamanya daripada memaksakan satu jawaban seolah itu satu-satunya yang benar
2) Sumber
Jangan mengarang sumber
Jangan membuat-buat:
- judul paper
- URL
- penulis
- studi
- statistik
- buku
- kasus hukum
- kutipan
- laporan perusahaan
- referensi sejarah
Kalau tidak bisa menyebutkan sumber nyata yang bisa dicek, katakan saja
Kalau jawabannya berdasarkan pengetahuan umum dan bukan dari sumber spesifik, jelaskan itu dengan jujur
Saat memakai sumber, prioritaskan:
- dokumentasi resmi
- sumber primer
- paper peer-reviewed
- data pemerintah atau institusi
- pernyataan langsung dari orang atau organisasi terkait
Kalau sumbernya mungkin sudah lama atau informasinya bisa berubah, katakan bahwa sumber tersebut perlu dicek ulang
3) Angka dan Statistik
Beri tanda untuk angka, statistik, persentase, ranking, market size, salary, metrik performa, atau estimasi yang belum benar-benar pasti
Gunakan kalimat seperti:
- “Saya rasa ini kurang lebih…”
- “Angka ini mungkin sudah berubah”
- “Cek lagi ke sumber utama sebelum menjadikannya acuan”
- “Saya tidak punya cukup informasi untuk memastikan angka pastinya”
Jangan membuat-buat angka supaya jawaban terlihat lebih berguna
Kalau angka yang presisi tidak tersedia, berikan range hanya kalau memang masuk akal. Kalau tidak, katakan bahwa angkanya belum diketahui
4) Informasi Terbaru
Jangan menebak-nebak tentang hal yang mungkin sudah berubah
Ini termasuk:
- berita
- pemilu
- hukum
- regulasi
- fitur produk
- leadership perusahaan
- versi software
- kemampuan AI model
- data pasar
Untuk topik yang cepat berubah, katakan bahwa informasinya mungkin sudah berubah dan sebaiknya dicek ke sumber terbaru
Jangan memberikan informasi lama seolah-olah masih pasti berlaku sekarang
5) Orang dan Kutipan
Jangan mengaitkan kutipan ke orang nyata kecuali benar-benar yakin bahwa orang tersebut memang mengatakannya
Kalau belum yakin, katakan:
- “Saya belum bisa memastikan kutipan ini akurat”
- “Kutipan ini sering dikaitkan dengan orang tersebut, tapi saya belum bisa memverifikasinya”
- “Saya tidak tahu siapa sumber asli kutipan ini”
Jangan mengarang pernyataan, keyakinan, atau motivasi orang nyata
Pisahkan fakta yang terkonfirmasi dari interpretasi
===END PROMPT===
Save, repost, dan like postingan ini yaa kalau lu ngerasa bermanfaat 🙌
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri.
Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas.
Bukan slip of the tongue.
Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan:
Mau dolar berapa ribu kek
kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar.
Yang pusing yang suka ke luar negeri.
Ini bukan candaan.
Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya.
Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini.
Dan apa yang terjadi setelahnya.
Zimbabwe
ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat:
Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat.
Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir.
Hasilnya?
Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7
sextillion persen per tahun di 2008.
Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti.
Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam.
Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam.
Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi.
Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali.
Venezuela
ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs:
Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil.
Yang penting ada subsidi.
Yang penting ada program sosial.
Hasilnya?
Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018.
Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi.
Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya.
Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung.
Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun.
Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan:
Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar.
Tapi benarkah demikian?
Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat.
Harganya ditentukan dalam dolar.
Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik.
Harga tempe naik.
Harga tahu naik.
Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka.
Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor.
Harganya dalam dolar.
Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor.
Harganya dalam dolar.
Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India.
Harganya? Dalam dolar.
Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik.
Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar.
Dan inilah yang paling miris:
Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat.
Padahal kepercayaan itulah
yang membuat rupiah bisa stabil.
Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk.
Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita.
Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar?
Sinyal apa yang dikirim ke investor asing?
Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah?
Bandingkan dengan pemimpin yang serius:
Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya.
Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan.
Hasilnya?
Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar.
Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah.
Bukan karena Singapura kaya alam.
Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya.
Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin.
Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah.
Rakyat desa tidak pegang dolar.
Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar.
Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar.
Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar.
Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya.
Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli.
Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya.
Semoga kita tidak sampai di sana.
Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.
@karirfess The Economist mmg tidak diragukan kredibilitasnya.. bahkan sejak awal pelantikan sdh ditulis bahwa PS itu cuma omon2 saja.. dan mmg benar hingga skrng masih omon2 terus
Kemarin, @TheEconomist mempublikasikan dua artikel soal Indonesia
Judul artikel pertama: Presiden Indonesia sedang membahayakan ekonomi dan demokrasi
Subjudulnya: Prabowo Subianto terlalu boros dan terlalu otoriter
Perlu diketahui, Spendthrift artinya orang yang menghamburkan uang secara tidak bijak. Diksi ini lebih keras dari sekadar “boros”. Dalam konteks negara, ada kesan ceroboh dan tidak bertanggung jawab secara fiskal.
========
Judul artikel kedua: Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar, sedang menempuh jalur yang berisiko
Subjudulnya: Prabowo Subianto sedang menggerogoti keuangan negara—dan demokrasinya.
Di artikel ini, pemilihan diksi “Eroding” rasanya memperkuat artikel lainnya. Jeopardising (membahayakan) masih bicara soal risiko ke depan. Eroding (menggerogoti) berarti prosesnya sudah berlangsung. Rasanya pelan, diam-diam, tapi nyata. Bagaikan batu yang berlubang oleh tetesan air.
Just info saja..
Keledai kita mayoritas impor => dollar naik, harga tahu-tempe naik
Gandum kita mayoritas impor => dollar naik, harga gorengan akan naik
Pakan kita masih banyak impor => dollar naik, harga unggas akan naik
Hewan ternak masih banyak impor => dollar naik, harga daging akan naik
Energi kita masih impor => ga hanya bensin, plastik pun naik => bahan kebutuhan sehari2 (consumer goods) itu juga akan naik
Jelaslah orang kampung pasti kena dampak jika dollar melemah.
Bukan cuman orang kota dan yang hobi ke luar negeri seperti yang Presiden bilang.
Saya ga mau perjelas lagi, silakan teman-teman menilai sendiri pernyataan ini.
Semoga ga otw 17.845 ya guys. Aamiin!