Bisik-bisik Bantal David
Si kecil ini tak tahu, kalau ia jadi bagian penting dr sebuah peperangan. Mungkin dia akan tahu setelah nanti siuman.
Siapa sangka kasus penganiayaan terhadapnya tempo hari, berbuntut panjang ke urusan keuangan negara. Kepalanya yg terhempas ke aspal, ternyata tak hanya membuka luka di kening. Namun jg membuka byk kejahatan dr para begundal pengelola uang negara.
Aku jd ingat cerita Nabi Daud – atau peradaban barat mengenalnya dgn David & Goliath. Ya, persis seperti nama anak yg terbaring koma di atasku. David kecil, membuka perlawanan pd sesuatu yg besar.
Oya perkenalkan, aku adlh bantal yg jadi sandaran kepalanya hampir sebulan belakangan. Yg menemaninya selama koma & pemulihan. Yg menyaksikan tangis serta doa bolak-balik ayah & ibunya tiap pagi, siang, & malam.
Nenek moyangku dr kaum bantal pernah bercerita. Bahwa, Daud - atau David - dulu adlh seorang remaja yg diremehkan. Tak boleh ikut berperang. Kelak, malah ia & ketapelnya yg mampu mengalahkan seorang raja yg jahat. Entahlah, barangkali raungan sakit David hari ini, jg jd peluit utk mengalahkan sebuah sistem yg telah rusak di luar sana?
“Gunung, burung, angin, hutan, ikut berzikir jika Nabi Daud berzikir. Suaranya merdu. Mendengarnya, orang yg sakit bisa sembuh.” Kata nenek buyutku.
Skrg, David yg terbaring di atasku, bahkan tak bernyanyi apa2, tak berzikir apa2, namun rintihannya, memaksa gelombang perubahan besar di luar sana. Dimulai dgn rentetan harta kekayaan pejabat negara, ada saja yg terbongkar tiap hari. Entah apa lg sehabis ini. Mungkin perubahan besar2an, permulaan transparansi yg lebih jernih?
Kata moyangku, selain raja yg cerdas & gagah perkasa, Nabi Daud jg piawai membuat peralatan perang. Besi lunak saja di tangannya.
Nak, David, cepatlah bangun. Entah kekuatan besar apa yg akan kau runtuhkan nanti. Entah “besi” apa yg akan kau lunakkan.
Ah ya, jika kalian malam ini hendak tidur, begitu kepala kalian mencecah ke bantal, maka kirimkan seutas doa utk David.
Salam, J.S. Khairen. Penulis 16 novel yg jg seorang ayah. Cerita super pendek (cersupen) “Bisik-bisik Bantal David” ini, didedikasikan utk David Ozora.
Foto dr medsos ayah David @seeksixsuck
*Daud (David) yg perkasa itu, skrg sdg butuh tempaan doa banyak orang. Agar zirah besinya kembali kokoh. Bantu doakan ya, meski kita tak kenal dgn dia. Tapi di genggaman tangannya, sdg ada yg sama2 kita perjuangkan.
Kabar luar biasa dtg dari perusahaan negara tetangga. Petronas sukses mencatat laba EAT tertinggi sepanjang sejarah mrk, mencapai RM 101 miliar atau skitar Rp.340 T! Ini dua kali lipat laba mrk di tahun sebelumnya.
Tahniah!
Kabar luar biasa dtg dari perusahaan negara tetangga. Petronas sukses mencatat laba EAT tertinggi sepanjang sejarah mrk, mencapai RM 101 miliar atau skitar Rp.340 T! Ini dua kali lipat laba mrk di tahun sebelumnya.
Tahniah!
Lagi di Han Gook Gading Serpong. Tempatnya kecil, tapi semua meja lagi penuh. Waiternya cuma 1 orang, dia yang serving, beresin meja, taking order.
Ada mas-mas ngomong ke waiternya:
"Sendirian aja mbak?"
"Iya Mas"
"Udah kayak Diner Dash"
..............
Setelah dipelajari ternyata tas yg dipakai isterinya Sudarman Harja Saputra, Kepala Kantor Pertanahan Jaktim ini bukan sembarang Hermès tapi model Hermès Birkin Sellier yg harga barunya bisa mencapai setengah milyar! Coba bandingkan dgn harga rumah KPR-mu.
Makin banyak lembaga yang buat surat edaran menghimbau untuk anggotanya tidak pamer hidup mewah.
Kan bukan itu yaa poin utama dari semua keramaian iniii 🙃
Kenapa ya isu ini selalu kegeser ke soal pamer harta dan hidup mewah.
Semua orang berhak pamer dan hidup mewah. Sama sekali gak ada masalah dengan itu.
Isunya adalah pertanggungjawaban sumber kekayaan dan kepastian tidak adanya penyelewengan duit pajak gua.