Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala Ali sayyidina Muhammad.. Laa haula wa laa quwwata illa billahil 'aliyil 'adzim.. Hasbunallahu wa ni'mal wakil..
"Tinta yang kutorehkan, menjadi bait kisah dari kasih, unik sekali rasanya menemukan tinta dengan warna yang sama sekali tidak pernah ku bayangkan, semoga aku tak kehabisan tinta ini. Abadilah pada bait-bait diksi yang ku perangi setiap hari untukmu."
Dan pd akhirnya, aku mengerti,
dlm kehidupan yg hanya satu kali ini,
seseorang yg plig ak inginkan
bknlah seseorang yg bisa aku miliki,
melainkan seseorang yg harus ak
relakan pergi
Barangkali, mencintai memng
tidak prnh salah
Hanya sj, memilikinya bukan bagian
dari takdirku
Kalau memang bukan dia orangnya,
mampukan aku untuk melupakan dia ya Allah,
hanya engkau yang bisa memampukan aku untuk menghapus rasa ini,
kun fayakunmu,
jadilah kehendakmu ya Allah,
jadilah sesuai rencanamu,
aku berserah..
Untuk terakhir kalinya Tuhan,
Semoga engkau tidak lagi mengujiku dengan cinta yang tidak menjadikanku tujuannya.
Setelah ini, jangan jatuhkan hatiku lagi pada ciptaan mu yang bukan takdirku. Karna patah lalu,
Sembuh sendiri bukan episode yang baik untuk diulang.
Mungkin aku memang tercipta menjadi perempuan yang gak beruntung soal cinta,
apa aku ini?
perempuan yang gak berhak untuk diperlakukan dengan hormat dan jujur?
Ya rab.. sudah sejauh ini hamba melangkh. Sudah 1 tahun lbh hamba menjalani semuany, mengapa engkau hanya diam sj? bukan kh engkau Maha melihat makhlukmu? mengapa engkau tega melakukan ini semua kpd hamba? sungguh ya rab, engkau memilih ciptaanmu yang salah, aku benar" tidak kuat
"Ya Rabb..
Sembuhkan aku,
dari bagian jiwaku yg sakit.
Yg mana tk seorang pun tahu selain Engkau.
Apbila rasa sembh itu ada di bumiMu yang luas ini maka,
sampaikanlah aku dalam perjalanan itu.
Namun, jika rasa sembuh itu ada pada sseorang,
Maka pertemukanlah aku dgn orang itu."
Ya rab, mengapa engkau memberikan hamba takdir seperti ini?
Mengapa engkau memilih hamba?
Mengapa orangnya harus hamba? Sungguh Ya Allah, demi namamu hamba benar benar tidak kuat
Dalam kehidupan lain, mungkin itu kamu dan aku.
Mungkin disana kita saling mencintai, kan?
Mungkin aku dapat menggenggam tangan mungil dari indahnya karya semesta dalam gambaran dirimu kecil,
Mungkin aku dapat dipanggil kata impian seluruh wanita,
Dan kita bahagia bersama.
Ya Allah hamba memohon buat ia menjadi takdir hamba, jika dia tidak baik untuk saya, tolong ubahlah dia menjadi baik. dan jika hamba tidak baik untuknya, maka tolonglah ubah hamba menjadi baik juga untuk ia.
Dari lubuk hatiku yang paling dalam, aku benci diriku sendiri. Meskipun sambil bercucuran air mata, aku senang menjadi wanita tangguh yang sanggup bertarung dengan takdir, dan mampu mengusahakan semuanya sendirian