@KeretaCepatID bapuk ya. Niat goshow jkt-bdg taunya udh ga bs beli di loket, disuruh via mesin mereka, mesin ngantri. Oklah beli via app. Ditungguin tiketnya ga masuk2, dana udah ketarik. Disuruh lagi ke loket, cm bs refund dan harus next train padahal salah sistemnya nyangkut???
Betapa mengerikannya seseorang yang menjadikan penderitaan orang lain sebagai panggung.
Ketika ribuan orang berjuang hidup, ada yang justru sibuk memilih angle terbaik.
Udah gila level performatifnya.
Apa coba maksudnya Menhut ikut evakuasi jenazah? Menko ikut angkat/angkat logistik di lokasi bencana?
Yang WAJIB ga dikerjakan, tapi yang SUNNAH rebutan. Itu pun cuma sebatas on camera. Memuakkan.
Ga sampe lima menit, kalian harus baca ini! Analisis objektif mengenai pinjaman utk Koperasi Merah Putih.
My words, semoga saya salah, program ini besar sekali kemungkinan gagalnya.
Mba Nada sebagai pegiat zero waste cerita soal edukasi pilah sampah ke daerah Gunung Sindur. Dengan semangat sharing soal treatment sampah plastik: dipisahkan, dicuci dulu, dst. Lalu kata penduduk setempat, "Yah mending airnya buat minum, Neng. Buat minum aja susah."
Jadi inget, kami di BBB juga ada program literasi iklim, ngomongin sampah. Pas pembekalan, teman komunitas dari sebuah pulau di timur Indonesia bilang, "Jangankan memilah, Kak. Di sini tempat sampah pun nggak ada. Jadi ya gimana lagi, dibuang ke laut." 😢
Memang gagasan-gagasan dan niat baik aja gak cukup. Harus dimulai, dijalani, dievaluasi, ulangi.
@jorgianaaa Soalnya mereka super privileged di keadaan Indonesia yang super chaos ini, mereka nyanyi di setting yang mewah dan seolah nunjukin simpati padahal kita gabutuh lagu, butuhnya aksi nyata turun lgsg… hampir sama kaya kumpulan aktor hollywood yang nyanyi “imagine” waktu covid