Pada dasarnya yang akan bertanggung jawab atas rasa bahagia dan rasa sedihmu adalah dirimu sendiri, jadi berhentilah berekspetasi terlalu tinggi pada manusia.
Jangan mau terjebak bujukan "jalanin aja dulu" dan "kita liat gimana nanti" yang menyesatkan. Yang udah jelas mau ke mana aja banyak yang pisah di tengah jalan, apalagi yang ngga ada kejelasan.
Dia bukan yang terbaik. Kau hanya sudah terbiasa hidup dengannya. Ketika kau mau kembali membuka hati, semua orang mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi yang terbaik.
Percayalah, yang buruk sengaja Tuhan lepaskan agar yang baik mempunyai kesempatan untuk datang.
Kau hanya belum terbiasa tanpa kehadirannya. Kau hanya rindu ditemani. Setiap kau ingin sekali kembali menengok ke belakang, ingatlah bagaimana cara ia meninggalkanmu dulu.
Jika kamu runtuh dalam satu kesedihan, ingatlah seberapa hebatnya kamu bertahan hingga saat ini?
Yakinlah dengan dirimu, kamu layak untuk bahagia meskipun dengan cara yang sederhana.
Bangkitlah, tunjukan sebuah senyuman yang menandakan bahwa kamu akan tetap baik-baik saja.