Bismillah… Mendarat di Banda Aceh pagi tadi. Akan keliling ke Pidie Jaya, Takengon, Bireuen, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, bersama teman-teman Aksi Bersama, @humaniesproject, dan TurunTangan. Akan menunaikan beberapa amanah dari donatur dan masyarakat, termasuk Titian Persatuan di Aceh Tengah. Mohon doanya ya….
Hobinya seremonial dan kasi sambutan.
Kalo dikritik, tersinggungan lalu gas ke wa pribadi menuju doxxing.
Kerja nomer dua, nama baik adalah utama
Kalo melaju pake kendaraan, harus dikasi jalan
Kalo berobat harus dikasi spot terdepan.
👍
Top KOE
SING LIYANE BENG2
Dulu kami kirim putra2 terbaik melalui Indonesia Mengajar dan Guru Garis Depan utk mengabdi ke pelosok sbg pengormatan thdp setiap jengkal wilayah NKRI.
Memberi stigma buruk pada Papua, Malut, dan daerah terluar NKRI sbg tujuan mutasi hukuman sama dgn menghukum daerahnya juga.
Saya lebih resah lihat pertunjukan skandal korupsi makin gila-gilaan melibatkan termasuk pejabat2 yang Bapak Percayai dan Sayangi. Ini baru dikiiiiiit yang ketahuan. Meminjam ucapan alm Pak Rosihan Anwar jurnalis senior, situasinya sudah Beyond Help. Kagak ketulungan. Paradoks!
Mesir mengklaim terdapat DUA pelanggaran di KOTAK PENALTI yang dilakukan Argentina sebelum Enzo Fernández mencetak gol kemenangan:
1. Alexis Mac Allister menarik jersey
2. Julián Álvarez melanggar kaki Mohamed Salah
Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah 🇮🇩 tidak memenuhi undangan Iran utk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yg terbunuh dlm serangan militer ilegal.
Yg saya dengar, berbagai upaya gigih Iran utk mengundang Pemerintah 🇮🇩 tidak mendapat tanggapan. (Mereka kan juga punya harga diri - tidak mungkin mengemis-emis kehadiran kita.) Akhirnya, yg hadir hanya Dubes RI di Teheran - yg dianggap oleh Teheran sbg sikap menyepelekan undangan ini, bahkan dianggap sbg tamparan. Sementara Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Kazakhtan, Mesir, Pakistan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, Bangladesh dll (lihat daftar dibawah) sama sekali tidak ragu mengirim delegasi resmi pada tingkat Menteri, bahkan Pakistan pada tingkat Presiden. 🇮🇩 sbg negara berpenduduk muslim terbesar di dunia satu-satunya yg ABSEN mengirim delegasi. Bahkan Malaysia nampak lebih bebas aktif dari Indonesia.
Apakah ini berarti polugri "bebas aktif" kita mulai LUNTUR krn 🇮🇩 takut/sungkan thdp Amerika ? Has “FEAR” become a factor in Indonesian foreign policy ? Ataukah kekhilafan ini lebih mencerminkan MANAJEMEN sistem politik luar negeri yang penuh masalah - sebagaimana biasanya, surat undangan macet di berbagai meja dan tidak ada yg berani mengambil keputusan. Paling tidak 🇮🇩 bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta - tapi beliau justru keliling Asia Tengah utk kunjungan yg sifatnya rutin.
Kita seakan melupakan bhw Iran adalah sahabat lama Indonesia, hubungan selalu terjaga dgn hangat dan saling menghormati, dan tidak pernah ada konflik antara kedua negara. Kehadiran delegasi resmi 🇮🇩 dlm acara penghormatan terakhir Ayatollah Khamenei (yg sayangnya tidak terjadi) seharusnya menjadi momen pembuktian diplomasi bebas aktif Indonesia, momen persahabatan RI-Iran sekaligus sinyal tegas dari Jakarta bhw adalah aksi pembunuhan Ayatollah Khamenei adalah aksi ilegal yg melanggar hukum dan norma internasional.
Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dlm situasi yg sensitif, kita bersembunyi.
Please remember : bebas aktif adalah #diplomasiberprinsip, bukan #diplomasisungkan
Boleh dikutip.
anies lagi asyik bangun jembatan di desa2 dan sibuk diundang sana sini ngasi seminar tetap aja diomongin yg jelek2.
sementara yg sibuk bikin masalah itu prabowo dan gurunya jokowi.
KOMDIGI adalah Departemen Penerangan gaya baru.
Sebuah akun yang nge-spill gaya hidup mewah pejabat negara justru dibanned oleh Instagram atas permintaan KOMDIGI. Para pejabat bukannya bermuhasabah, malah memilih cara untuk membungkam kritik.
Sebuah kemunduran.
SYUKUR MANDAR: KITA GAK BUTUH BGN!
Kalau presiden mau kasih makan orang gak mampu.
Kenapa ada yayasan, kenapa ada SPPG, kenapa ada partainya sendiri, kenapa sekian partai banyak punya dapur segala macem, kenapa ada polisi, ada tentara, kenapa gitu loh, Bang???
Kan kasih aja orang miskin, simple, kenapa ada BGN?
Kita gak butuh BGN yang habisin operasional sampai triliunan rupiah, NGAPAIN?
Dengan dia distribusi langsung pendiri manfaat atau sekolah atau kerja sama dengan wali murid segala macem, beres kok, kita gak perlu instrumen baru.
REKTOR ITB KE KOMISI X DPR:
KAMI CUMA DIBIAYAI APBN 18%, UKT 26%, SISANYA CARI SENDIRI!
INI KAMI SANGAT BERAT!
DI MALAYSIA, KAMPUS DIBIAYAI APBN 45%.
DI CHINA, 70-80%.
DI SINGAPURA, ANGGARANNYA 10x ITB, 50% DARI APBN.
KITA KAYA KAMPUS DI AMERIKA YANG CUMA 10% APBN.
Bagaimanapun kita sampai sekarang belum pernah punya Presiden yang sungguh-sungguh mau memberantas korupsi.
Tak ada presiden yang (misalnya) mengancam Menteri dan orang dekatnya untuk tidak korupsi.
Seakan-akan Presiden bilang: "Kalau korupsi silakan asal jangan ketahuan."
Bayangan saya dulu kalau Prabowo jadi Presiden, berani ngancam ke Menteri-nya:
"KALIAN SAYA TUNJUK JADI MENTERI JANGAN PERNAH SEKALIPUN PUNYA PIKIRAN UNTUK KORUPSI!"
KALAU KALIAN BERANI KORUPSI, AKU SENDIRI YANG AKAN MEMISKINKAN KALIAN DAN ANAK-ANAK KALIAN! AKU PASTIKAN HIDUP KALIAN DAN KELUARGA KALIAN AKAN MENDERITA.
JANGAN BIKIN MALU SAYA! KALIAN DIGAJI RAKYAT UNTUK BEKERJA DENGAN BAIK. INGAT ITU!
KITA HARUS PUTUS BUDAYA KORUPSI MULAI SAAT INI. KITA PERBAIKI NASIB SELURUH RAKYAT INDONESIA MENJADI LEBIH MAKMUR DAN SEJAHTERA. ITU SUMPAH YANG HARUS KITA JALANKAN."
Pikiran saya bakal ngomong begitu ke para menterinya.
Presiden Prabowo mulai bicara dengan nada tinggi di depan rapat kabinet, "KALIAN SAYA TUNJUK JADI MENTERI JANGAN PERNAH SEKALIPUN PUNYA PIKIRAN UNTUK KORUPSI!"
Semua Menteri tampak terdiam. Beberapa di antaranya yang awalnya memegang HP, langsung ditaruh karena mendengar nada suara Presiden yang tinggi.
"KALAU KALIAN SAMPAI BERANI KORUPSI, SAYA SENDIRI YANG AKAN MEMISKINKAN KALIAN DAN ANAK-ANAK KALIAN! SAYA PASTIKAN HIDUP KALIAN DAN KELUARGA KALIAN AKAN MENDERITA," sambung Prabowo.
Raut muka Prabowo tampak serius. Terlihat sekali dia marah. Tak ada sedikit pun ada suara dari meja para menteri.
Tampaknya pidatonya belum selesai. Dia masih melanjutkan ucapannya dengan sedikit berteriak, "SAYA NGGAK MAU LAGI ADA MENTERI ATAU PEJABAT DI SEKITAR SAYA YANG KORUPSI. JANGAN BIKIN MALU SAYA! KALIAN DIGAJI RAKYAT UNTUK BEKERJA DENGAN BAIK. INGAT ITU!"
Para Menteri makin menunduk. Prabowo menggebrak-gebrak meja dan melanjutkan marahnya, "KITA HARUS PUTUS BUDAYA KORUPSI MULAI SAAT INI. KITA PERBAIKI NASIB SELURUH RAKYAT INDONESIA MENJADI LEBIH MAKMUR DAN SEJAHTERA. ITU SUMPAH YANG HARUS KITA JALANKAN."
Teriakan Prabowo makin keras. Saking kerasnya sampai membangunkan saya dari tidur saya yang sedang bermimpi indah.
Selamat pagi!
Pernahkah Anda mikir kalau adanya beasiswa semacam KIPK itu berarti pemerintah tau ada masalah?
Pemerintah tau pendidikan tinggi mahal, makanya bikin KIPK.
Tapi siapa yang bikin pendidikan tinggi mahal? Pemerintah. Lewat PTN-BH-nya.
Dulu namanya BHMN, dianulir MK, terus bikin lagi namanya PTN-BH. Ujungnya sama aja.
Apakah karena tidak punya uang? Ya nggak. Liat aja MBG, Kopdes, sama Presiden keliling dunia.
Apakah itu gak cukup buat pendidikan murah? Cukup. Masih banyak kembaliannya.
Gus Dur adalah presiden yang berani tegas mewujudkan supremasi sipil:
Tugas militer di barak. Bukan di jabatan sipil.
Tentara itu dilatih untuk berperang, bukan mengurus urusan sipil.
Titik.
Akhirnya terjadi yang saya khawatirkan. Ini bukan semata karena UKT naik, tapi karena pemerintahan Presiden @prabowo menganggap calon mahasiswa dari keluarga yang penghasilannya 2,5juta dari Provinsi dgn UMP Rp2,4juta, dianggap anak orang kaya yang mampu membiayai UKT nya secara mandiri, Sehingga tidak berhak mengakses KIPK.
Kebijakan edan !!!
Dikasih kuasa menjadi seenaknya, malah membuat kebijakan yang sudah baik, jadi buruk.
Whoa. Kalau latsarmil Kopdes ini dilihat dalam konteks “pelatihan sebelum kerja”, pemberi kerja sudah salah double-double.
Nggak mengikuti ketentuan K3. Melanggar hak istirahat melahirkan pula.
Pertanyaannya: siapa pemberi kerjanya?
Ibu-ibu hamil yang mau ngurusin toko disuruh latihan militer. Kapan udahannya sih kengawuran ini? Ampunnn. Bikin program kok pilihannya kalo ga rawan korupsi, rawan kematian. 🤦♂️