Tak Terima Anaknya Dihina Gendut, Seorang Ibu Ngamuk Usai Pelaku Ogah Minta Maaf dan Berdalih "Kan Fakta"
Seorang Ibu ngamuk karena anaknya yang masih SMP dihina gendut oleh Bapak-bapak, pelaku bukannya minta maaf malah menantang dan anak perempuan pelaku juga ikut marah.
Gwe kesian banget sama perempuan yang anggap ini lucu. Ini WEAPONIZED INCOMPETENCE. Para binatang bertitit sengaja tolol goblok idiot supaya nggak pernah lagi dimintain tolong. Dan lo malah normalisasi ini sebagai jokes. See how it turns into a joke when women are doing it
Pedagang mobil bekas itu punya insting.
Mereka bisa bedain mana pembeli yang polos, mana yang ngerti barang. Dalam 30 detik pertama.
Lo dateng, elus-elus bodi, duduk di jok, terus nanya "AC-nya dingin gak mas?"
Dalem hati mereka udah senyum. Mangsa empuk. Mark up Rp 15 juta.
Tapi coba lo dateng langsung jongkok di depan mobil, raba celah antar panel, buka kap mesin, cabut dipstick, senter kolong.
Pedagangnya langsung keringat dingin.
Netizen yang budiman, tolong dipahami dulu: sistem pendidikan dan hukum di Singapura itu beda.
Kalau ngerasa “kok gak adil, kok begini, kok begitu,” karena memang aturan dasarnya beda dan kita gak terbiasa dengan sistem negara lain.
Singapore menganut common law system (warisan Inggris), jadi banyak prinsip hukumnya mirip UK, Australia, dll. Salah satu prinsip utamanya: seseorang dianggap tidak bersalah sampai terbukti bersalah di PENGADILAN. Jadi nunggu pengadilan dulu, baru nanti ada putusan resmi soal penahanan.
Sementara Indonesia menganut civil law (warisan Belanda). Di Indonesia, kalau ancaman hukumannya di atas batas tertentu, penyidik bisa:
• langsung melakukan penahanan
• ditahan 20 hari dan bisa diperpanjang, dst.
Di Singapore, pendekatannya lebih ke:
liberty dulu, kecuali ada alasan kuat untuk menahan.
Makanya, penahanan sebelum sidang itu, tidak otomatis. Istilahnya remand (tahanan sementara). Kalau dinilai tidak berisiko kabur, tidak membahayakan, tidak mengganggu proses, orangnya bisa keluar dengan bail (jaminan) sambil nunggu tanggal pengadilan.
Tapi begitu sudah terbukti bersalah, Singapore justru terkenal tegas:
• hukuman berat
• penjara serius
• denda tinggi
• larangan mengemudi seterusnya
• bahkan hukum cambuk (untuk jenis kasus tertentu)
Jadi bukan berarti hukumnya “lembek”, tapi memang beda sistem. Kalau kita ngerasa “kok gak adil banget ya?” itu wajar banget, karena kita kebiasa sama sistem di negara kita sendiri, jadi pas lihat sistem negara lain yang beda, rasanya bisa kaget dan terasa gak fair.
Karena sistemnya berbeda, mari hargai perbedaannya, prosesnya, dan jalurnya. Proses hukum masih berjalan kok. 🙏🏻
@kandidatdewa pacaran sm suami saat aku udh kerja dia msih kuliah. waktu aku gajian jajan, belanja pake uangku
Awal menikah jg ekonomi belum stabil jd kita sama2 nglewatin step by step Alhamdulillahnya suamiku sadar diri dan tiap saat selalu say thankyou krn mau sabar tunggu dia berusaha 🥰