ada tulisan cantik bgt, kira-kira isinya begini:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yg dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu ga perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”
Gue pernah kerja di tambang.
Bangun jam 4 pagi.
Pulang jam 7 malam.
Makan di mess yang rasanya selalu sama.
Nggak ada sinyal, nggak ada mall, nggak ada pacar.
Tapi tiap bulan rekening naik nambah 2 digit.
Mau gue ceritain realita kerja tambang yang jarang orang bilang?
👨🏻🦱 : "Ngojek udah berapa lama mas?"
👳🏻♀️ : "udah 2 tahun mas saya lulus kuliah sampe sekarang ga dapet kerja"
👨🏻🦱 : Hah? kok bisa?
👳🏻♀️ : Ga ada relasi mas
👨🏻🦱 : Emang jurusan apa?
👳🏻♀️ : Teknik Perminyakan mas di ********* , angkatan saya total 65 orang yang sekarang kerja di bidang tersebut cuman 13 orang doang. Itupun karena ortunya punya relasi dan sisanya punya duit buat bayar biar keterima di Perusahaan.
👨🏻🦱 : Emang bayar berapa biar bisa kerja di PT tersebut?
👳🏻♀️ : 20 Juta mas
👨🏻🦱 : Bumi gonjang ganjing
👳🏻♀️ : Emang anjing!
Gw yang di bonceng sambil makan gorengan shock anjir denger crita masnya, dia curhat banyak soal kampusnya dan susahnya cari kerja di jurusan dia yang gabisa gw share disini.
Kurang lebih intinya seperti percakapan diatas ya guys.
Miris sih memang bahkan S1 pun sekarang kayak ga ada harga dirinya. 😑
karena menurut gue, jatuh cinta yang baik itu ketika lo bertemu dengan seseorang yang sama-sama mau tumbuh bareng. bukan cuma menerima segala kurang dan lebihnya, tapi juga saling mengingatkan, memperbaiki, dan jadi versi yang lebih baik bersama-sama.
Kepolisian Daerah Jawa Barat menangkap dua warga Cimahi karena mengkritik pernyataan Presiden Prabowo yang menuduh Iran punya nuklir. Apa dasarnya?
Baca selengkapnya: https://t.co/kaB4lCXgIP
Dulu standar kecerdasan adalah Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie yg lulus Doktor Summa Cumlaude di Jerman.
Skrg, standarnya adalah Bahlil Lahadalia (kata Pak Prabowo) yg kampusnya tdk jelas dan ketahuan ngejar Doktor lewat jiplakan Desertasi.