@pieajpark@ohmybeautybank Di aku tahan dari pagi sampai sore.
Tapi wanginya bukan yg nyebar kemana-mana, tipe yg nempel di badan. Kecium kalau deket aja
Aturan yang saya tau tentang bertemu anjing:
1. Tanya yang punya, apakah aman dihampiri? Apakah aman dielus? INI YANG PERTAMA DAN PALING PENTING. Pemilik yg bertanggung-jawab akan tahu persis peringai anjingnya.
2. Jangan hampiri dia, biar dia yg hampiri kamu. Rendahkan diri dan rileks, kalau dia tertarik, dia akan datang perlahan ke kamu.
3. Kesalahan fatal ibu ini, mendekati dan ‘melingkupi’ dengan payung dan postur tubuhnya - sehingga anjing di video ini merasa terpojok. Kemungkinan besar dia sudah diam dan tegang di bawah payung itu - masih terus diunyel-unyel - sebelum akhirnya menyerang. Si anjing sebetulnya bukan agresif, tapi justru dia takut (insecure), makanya dia reflek membela diri.
4. Si Ibu juga ‘terkecoh’ karena bentukan lucu si anjing. Lucu tidaknya anjing tidak bisa jadi patokan. Lihat poin No 1.
5. Jika dia hampiri kamu, sodorkan tangan secukupnya dengan lembut, biar dia yg menciumi bau tanganmu (mengenali kamu).
6. Hanya elus jika sudah diijinkan pemiliknya, dengan gerakan percaya diri dan terus waspada. Kalau ragu, mending jangan 🙂
Banyak stigma anjing galak sebetulnya karena pendekatan yang salah. Semoga tips2 ini membantu 🙏🏼
setelah jadi bapak, baru paham.
finansial yg stabil itu jadi privileged buat anak.
konteksnya gini
anakku lagi fasenya sering bgt tantrum.
alhamdulilahnya setiap anak tantrum aku & istri bisa sabar, kami cenderung tunggu anak sampai tenang, trus tawarin untuk peluk dan cium.
Emang grup komplek tu isinya komplainan soal anjing mulu
Heran ih, anjing sama aku semua pada ramah
Ini mereka yg ngelemparin batu terus ke anjingnya sih makanya reaksi anjing kayak gitu 😤