normalisasikan untuk berani ngomong, "kayaknya kamu gapunya kemampuan untuk mencintaiku dengan cara yang aku mau dan butuhin, better kita gausah lanjutin hubungan ini" dari pada sakit hati karena terus memaklumi.
"seporsi kemenangan"
ketemu pria dewasa yang ga perlu diajarin jadi pria. dia penuh inisiatif, act of service, gila komunikasi, ga pernah sepelein hal kecil, ternyata aku boleh ngambek dan di bujuk tanpa ditinggal. how lucky i am
7 hal yang perlu dibahas sebelum nikah:
1. Financial (HR. Muslim)
2. Tempat tinggal (At-Thalaq : 6)
3. Keluarga dan mertua (An-Nisa' : 31)
4. Pembagian peran (An-Nisa' : 34)
5. Komunikasi (An-Nisa' : 19)
6. Rencana & masa depan (Al-Furqon : 74)
7. Nilai & keyakinan (At-Tahrim : 6)
Me apaixonei por essa frase:
Se você ganha o seu próprio dinheiro e faz tudo por si mesma, um homem não tem muito a oferecer além do caráter, dos valores e da forma como te trata.
Beberapa kekuatan besar di Indonesia kalo bersatu demo semua,
- Mahasiswa
- Ojol
- Supporter Bola
- Kelompok Silat, Sound Horeg dan Komunitas motor CB
- Ibu-ibu Muslimat
Cici-cici sama Koko-koko Citraland, PIK, Pondok Indah dan daerah lainnya nggak usah ikut turun gpp
Kalian bagian logistik
Ada satu pesan indah dari Surah Maryam yang sering luput disadari:
"Ada tangis yang tidak difahami manusia. Namun sebelum air matamu jatuh, Allah sudah lebih dulu mendengarnya."
perwakilan mahasiswa UI:
"kami ini mahasiswa, tidak membawa senjata. jgn anggapi kami musuh, jgn hadapi kami dgn senjata"
"kami tidak ditunggangi, niat kami tulus untuk bangsa Indonesia"
terharu bgt. semoga dalam lindungan Tuhan buat teman-teman yg turun ke jalan 🥹
Dear X/Twitter.
Pertemukan aku dengan perempuan yang akhir-akhir ini sering merasa capek hidup tapi tidak bisa menjelaskan alasannya kepada siapa pun.
Aku punya tulisan untuk mereka. 🥺
pernah liat ibu anak 3, mukanya fresh banget.
aku kira 25 tahun.
eh taunya 38😭
pas ditanya rahasianya apa, dia jawab:
“cari suami waras dek”
Valid sih😭😭
dibikin nangis sama tulisan ini🥺
Tuhan akan menghadirkan seseorang yang mirip denganmu, yang setulus dan sebaik dirimu, yang benar-benar pantas untukmu.
Seseorang yang memahami jiwamu, sehingga kamu tidak perlu lagi menghabiskan hidup hanya untuk menjelaskan.
Teruslah menjadi baik, karena energi tidak pernah berbohong. Tetaplah tulus, tetaplah jadi dirimu sendiri. Biarkan waktu yg mengantarkan seseorang yg benar-benar ditakdirkan untukmu.
Kenapa banyak wanita yang akhirnya menyesal setelah menikah?
Dari podcast ini gue belajar
Jangan menikah dengan orang yang tidak bisa bertanggung jawab atas dirinya sendiri.
Apalagi kalau sampai menjadikan pasangan sebagai tempat pelampiasan emosi.
Jangan juga memaksa orang untuk selalu mengerti kamu.
Karena setiap orang punya latar belakang yang berbeda, dengan kapasitas penerimaan yang berbeda juga.
Lebih baik belajar untuk improve diri, memperbaiki ketidakcocokan yang ada.
Menikahlah ketika kamu sudah benar-benar “siap” dari sisi psikologis, spiritual, dan emosional.
kunci hubungan itu adalah saling pengertian, baru kemudian komunikasi.
Respect dan memahami sudut pandang satu sama lain itu penting.
Perempuan juga perlu punya kekuatan untuk berkata “TIDAK”
dan berdaulat atas dirinya sendiri.
Ternyata usia 30++ itu bukan tua.
Justru itu awal dari kehidupan yang sebenarnya dimulai.
Menikah atau tidak menikah bukan jaminan seseorang akan bahagia.
Karena menikah itu adalah pilihan hidup.
Dan pernikahan bukan sesuatu yang cocok untuk semua orang.
ternyata benar ya, hidup bakalan jauh lebih tenang ketika kita tau batasan. not everything deserves our energy. karna ada hal-hal yang lebih baik dibiarkan berlalu, tanpa perlu didengar, dilihat ataupun dibahas.
sering denger kata-kata ini
“memaafkan itu memang gratis, menyembuhkan rasa sakitnya itu perlu dicicil seumur hidup”.
aku setuju banget karena trusting someone again tuh ga semudah itu. banyak org mikir klo udh dimaafin berarti semuanya balik normal, padahal reality doesn’t always work that way.
maaf bisa dikasih cepet, tp rasa aman sama trust itu dibangun dari consistency, bukan cuma kata ‘maaf’.
dan menurut aku wajar klo ada org yg masih hati-hati setelah disakitin. bukan berarti dia dendaman atau ga tulus maafin, tp once trust is broken, pasti ada rasa takut buat ngerasain hal yg sama lagi.
Menikah itu lama dan seumur hidup, maka carilah yg suka ngobrol sama kamu, excited sama kamu, cintanya konsisten, bersyukur dan bangga punya kamu. Materi bisa dicari sama-sama, tapi kalau karakter taruhannya mentalmu sama nyawa.