Tiffany cerita kenapa akhirnya memutuskan menikah dengan Byun Yohan. Menurutnya, suaminya itu orang yang sangat tegas dan punya pendirian yang jelas.
Dia bilang kalo Byun Yohan selalu jelas dalam perkataan maupun tindakannya. Karena itu, Tiffany merasa secure gitu: nyaman, aman, dan bisa mengandalkan dirinya. Sosoknya yang bertanggung jawab membuat Tiffany yakin bahwa dialah orang yang ingin ia jadikan pasangan hidup.
Tiffany juga bercerita soal reaksi para member SNSD pas dia ngumumin pernikahannya. Seohyun bahkan sampe bilang: “Unnie, aku belum siap melepasmu,” sambil menangis. Sementara Hyoyeon mengaku tidak menyangka Tiffany akan menikah lebih dulu.
"GUYSSS kita tuh udah 37 tahun, kalian juga sudah dewasa" Reaksi para member pun beragam, ada yang terharu, terkejut, sampe mereka merasa jadi lebih berani memikirkan pernikahan mereka sendiri.
https://t.co/ckILpNPsx1
INGAT NAMA MEREKA:
Andi Angga Prasadewa (Angga)
Rumah Zakat @rumahzakat — Kapal Josef
Bambang Noroyono (Abenk)
Republika @republikaonline — Kapal Bora Alize
Thoudy Badai Rifan Billah (Thoudy)
Republika — Kapal Ozgurluk
Andre Prasetyo Nugroho (Andre)
Tempo @tempodotco — Kapal Ozgurluk
Rahendro Herubowo (Heru)
inews @officialinews_ — Kapal Ozgurluk
SOS!
Sumber: Instagram @globalpeaceconvoy
Salah satu aspek jadi dewasa adalah menyadari bahwa lo tetap harus show up dan function optimally.
Gak peduli seberat apa yang lagi lo alami dan rasain. Karena dunia emang gak peduli sama masalah pribadi lo.
Lo tetap harus hadir di meeting meskipun hati lo lagi hancur lebur. Lo tetap harus berangkat kerja meskipun seminggu lalu salah satu anggota keluarga lo baru aja meninggal. Lo tetap harus jawab email dan presentasi dengan suara tegas meskipun semalam lo nangis sampe pagi. Ya udah, mau gimana lagi.
Dunia nggak peduli soal itu semua. Dunia cuma peduli satu hal: apakah lo berhasil memenuhi tanggung jawab lo atau enggak.
Dunia gak akan berhenti berputar cuma karena lo lagi gak baik-baik aja. Bahkan pas lo lagi sakit, lagi patah hati, atau lagi kehilangan segalanya, roda kehidupan tetep jalan🥲
gue aja sampe sekarang gak ngerti sebenernya gue lagi kehilangan apa.
yang gue tau, ada sesuatu di dalam diri gue yang pernah retak… dan gak pernah bener-bener pulih lagi.
rasanya... gak maksa minta diperhatiin. cuma diem, numpuk di dada, dan ikut gue ke mana-mana...
gue suka banget kalimat ini:
“Orang yang gak terbiasa komunikasi sehat, tiap masukan kerasa kayak sindiran.
Orang yang kurang tanggung jawab, tiap kritik kerasa kayak disudutkan.”
Ego itu harus dikontrol, bukan diturutin.
Karena kalau ego yang selalu pegang kendali, semua hal bakal diputer jadi soal harga diri.
Dikit-dikit ngerasa diserang, dikit-dikit pengen ngebela diri, padahal belum tentu orang lain punya niat seburuk itu.
Ego bikin kita susah denger, susah nerima, dan akhirnya susah berkembang.
Padahal gak semua masukan itu jatuhin kadang itu cara orang lain biar kita bisa jadi versi yang lebih baik.
Kalau ego terus diturutin, yang ada kita bakal stuck di situ-situ aja.
Gak belajar, gak berubah, cuma makin pinter ngehindar dan nyalahin keadaan.
Definisi nyata kalimat, "marriage should be fun, love should be fun",
Nontonin podcast Raditya Dika yang ngundang istrinya sendiri, Anissa Aziza,
Ada satu momen saat mereka diminta nulis apa kegiatan yg paling bikin pasangan happy,
Radit dengan tepat jawab, "Diajak nge-date setelah capek kerja seharian berdua aja."
Annisa langsung kelihatan tersipu malu & ngasih gestur love ke Radit 😍