@MaydiLomboan@susipudjiastuti @rahmad_anw @tempodotco Klo benar cuma 2%, kenapa malah dijual dalam bentuk bibit? Kenapa bukan dipelihara sendiri? Malah suruh orang vietnam pelihara. Mereka beli bibit 6000. Jual ke kita 3.5 juta per ekor?
Jika negara kalah oleh kebodohan & seluruh bangsa surut di hadapan kebencian mereka, hilangkan saja lambang keberanian pd warna merah bendera kita https://t.co/oMFmW6j17e
Sy sarankan Bu Risma jgn sujud2 lagi pd manusia, cukup pd Tuhan. Soal sulit menghubungi Dirut RSUD serahkan sj ajudan, pasti nyambung. Betul kata Dirut, klu yg dicari dr Soetomo, itu sdh Pahlawan Nasional. π
Republika Online Mobile https://t.co/UllEWGJawl
Manusia tempatnya khilaf & salah. Tp jgn krn itu bayi manusia yg baru lahir langsung dicurigai, apalagi kelahirannya jg tak dimaui o/ Si Durjana. Bayi itu adalah Sains. Biarkan Filsafat mengasuhnya. Apalagi dilihat dr sifatnya, Sains cepat menyadari kelirunya
Pemerintah mengalokasikan dana Rp677,2 triliun untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Ini angka yang sangat besar.
Tata kelolanya harus baik, sasarannya harus tepat, prosedurnya sederhana, output dan outcome-nya harus maksimal bagi seluruh rakyat.
Sbg orang yg lama tinggal di Yogya, saya pun tak bisa menebak mana jalan yg nantinya akan disebut Jl AM Sangaji & Jl Diponegoro. Juga mana yg akan ke arah Malioboro
betul om @Dennysiregar7 gak ada hubungannya emang.. jd tolong yg di pampang jgn foro pelaku aja.. foto hakim nya jg dong.. mau ucapin trimakasih atas apa yg terjadiππ
heheh bisa aja nih dik @TsamaraDKI cm jgn dibawa ke arah yg berbau gender dan feminisme lah..
kita smua udah tau kok tentang yg di bilang Mvak reisa.. kecantikan itu anugerah... yg bs di lihat sbgai keagungan ciptaanNYA.. π
dr Reisa bicara tentang pakai masker, cuci tangan, & berbagai hal yg perlu dilakukan untuk cegah Covid-19. Sebagian netizen lebih memilih fokus dengan wajah & penampilannya. Nasib perempuan di ranah publik. Substansi selalu dinomorduakan.
hal yang masuk akal ketika semua stagnan, vaksin adalah pembuka pintu kebebasan.. dam semua menanti dg berbagai sistem kecerdasan pembelah area penularan
hal terbaik yg bs dilakukan saat ini adlh waspada dan menguatkan immun tubuh dg kekayaan hasil bumi lokal...
Dunia menunggu saintis2 bekerja..Cara, kebutuhan & kelestarian hidup SPESIES manusia tergantung mereka. Setelah ini hargailah mereka & didik anak2 kita jd saintis atau menghargai sains...
"Dunia akan terkunci sampai vaksin ditemukan" https://t.co/cZ3ajQDyKZ