Bukan berarti Islam mau "menghukum perempuan", tapi karena laki-laki tidak diakui atas hak asuh anak yang lahir dari luar nikah. Balasan untuk laki-laki pemerkosa bukan hak asuh, melainkan: dicambuk+diasingkan atau dibunuh.
Justru aneh kalau rapist malah berhak atas nasab ke anaknya, itu malah jadi kehormatan buat si rapist. Orang yang harusnya deserve diusir atau mati kok malah diberikan kehormatan "ngurus anak" dari wanita yang diperkosanya. No.
Oleh karenanya, otomatis hak asuh anak paling pertama jatuh ke ibunya. jika ibunya tidak mampu berarti si anak diasuh oleh keluarga ibunya. Jika tidak mampu, oleh negara (Baitulmal).
Islam memastikan pelaku pemerkosaan berakhir di dua hal: either kena hukuman fisik + diusir atau dibunuh.
"Ga dapet hak waris bapak biologis juga."
Iya, dan ini berlaku sebaliknya: bapaknya gak punya hak apa-apa atas harta si anak (jika si bapak emang masih bisa balik lagi atau masih hidup). Dalam Islam, warisan itu bukan satu arah, tapi ada kecenderungan resiprokal (jika tidak ada hijab hirman/nuqshan atau kondisi penghalang waris lainnya).
Dan akhirnya konsekuensinya pun konsisten: Buat apa si anak mewarisi harta ke rapist yang udah memperkosa ibunya?
Nasab itu ditentukan dari ikatan pernikahan, bukan sekadar hubungan biologis semata.
- Anak perempuan dikubur hidup hidup, islam kecam.
- Seorang ayah dipuja-puja, disuruh Islam utamain ibumu dulu 3 kali.
- "Anak laki-laki paling baik", Allah ambil semua anak laki-laki Muhammad (SAW) dan membiarkan keturunannya datang dari anak perempuannya.