Tapi ya sebenernya, PD itu penting.
Ada lho influencer yang doktor dr kampus (maaf) "kureng"
Tp dia branding jadi orang yg pinter neliti buka kelas buat anak s1, s2 dan s3 untuk proposal tugas akhirnya. Tapi setelah dicek bibit bebet bobot penelitian dia π
Ada email nawarin review jurnal,
Ga ngecek bibit bebet bobot jurnalnya,
Tanpa mikir panjang, aku acept aja, setelah beres kepala panas (karena AI nya lebih ke informatika dibanding stat, jiwa idealis stat ku berontak),
Setelah tau bibit bebet bobot
Terbitlah penyakit lama : ovt !!!!
Kemudian ...
Cari tameng buat mengangkat kepedean.
Biasanya curhat sama prof (meski bukan dibidangnya, minimal tau posisi review) π
@BankMuamalat, saya mau transfer ke 2 va muamalat dari bank lain. Yang satu lancar namun Kenapa tidak bs menggunakan bi fast untuk yang satunya lagi ? Saya coba dr bank lain juga tidak bisa.
Perjalanaan #ibooksekolahlagi sudah ditahap penilaian. Menunggunya saja hampir 2 bulan yg ternyata beliau2 ini gatau ada nopi yg harus dinilai, duh sad banget huhuhu....
Ayo revisi perjalanan masih panjanggg
Bismillah
Kenapa dramatis, karena harus bermain puzle buat menyelesaikan adegannya π€ͺ
Yang biasanya semua tertata rapi, tinggal tunjuk sana sini. Sekarang harus muter otak mikirin bagaimana ini terjadi, apakah ini benar, atau salah ?
Ah kuliah doktor membuat aku berfikir berlebih
Adegan dewasa kali ini dramatis banget, bukan kenapa kenapa
#ibooksekolahlagi memang berimbas ke banyak hal, terutama financial.
Apapun keputusan buat finishing #ibooksekolahlagi, pasti ada aja alesan finansialnya.