Eks Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal, lewat akun IG pribadinya, menyampaikan kritik kepada pemerintah RI yang terkesan menyepelekan udangan Iran ke pemakaman Ayatollah Ali Khameini yang tewas dibunuh Israel pada 28 Februari 2026 lalu.
Pemerintah nggak memenuhi undangan dari Iran dengan mengutus delegasi resmi, dan yang hadir hanya Dubes RI di Teheran. Hal ini, oleh Teheran, dianggap sebagai sikap menyepelekan undangan.
Another day another "Kopdes with a view".
Setelah kemarin sempat viral di media sosial sejumlah bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dibangun di hutan dan gunung, kali ini bangunan Kopdes yang berlokasi di Desa Langgenharjo, Kecamatan Margoyoso, Pati, Jawa Tengah dibangun di tengah tambak ikan dan berdampingan dengan embung (penampungan air) desa.
Warga pun bertanya-tanya soal lokasi pembangunan kopdes ini karena dinilai nggak efektif dan terlalu jauh dari aktifitas masyarakat, karena berjarak 150-300 meter dari permukiman warga. Bangunan Kopdes pun udah selesai, dan tinggal menunggu peresmian.
Sejumlah warga sebenarnya udah mengusulkan buat mencari tempat strategis yang mudah dijangkau agar Kopdes ini bisa dimanfaatin masyarakat. Tapi usulan tersebut ditolak. "Lokasinya terlalu jauh dari rumah warga. Di sekelilingnya juga tambak semua. Saya khawatir nanti masyarakat justru malas datang sehingga koperasi kurang dimanfaatkan," ujar warga desa Didik Mulyono.
Sebelum didirikan di tengah tambak, bangunan Kopdes ini sebenarnya akan dibangun di lapangan bola voli. Namun masyarakat menolak karena lapangan itu jadi satu-satunya fasilitas olahraga masyarakat.
Terkait ini, Kepala Desa Langgenharjo Rustamhaji jelasin bahwa nantinya desa akan membangun akses jalan ke lokasi Kopdes. Ia juga mengatakan bahwa kedepannya lokasi ini akan dikembangkan jadi kawasan wisata.
"Pendirian Koperasi Desa Merah Putih sudah melalui musyawarah desa dan disetujui masyarakat. Lokasinya memang bersebelahan dengan embung yang nantinya akan dikembangkan menjadi kawasan wisata," kata Rustamaji.
This was an Argentine mother recording her son calling a monkey “Vinicius Jr”
This is how they raised their kids to treat Black people all over the world. It doesn’t matter whether you’re African or American, your only “crime” is the color of your skin.
❌Tanpa fisioterapis
❌Tanpa masseur
❌Tanpa latihan dan aklimatisasi krn kedatangan mepet
❌Hanya didampingi satu pelatih
❌Keberangkatan sampai akhir Juni tdk jelas.
❌TIDAK DISUPPORT PEMERINTAH
Lalu dgn banyak keterbatasan bisa mendapatkan emas di World Climbing Series itu menunjukkan kualitas seorang Desak Made Rita.
Seorang yg terkenal di lingkungan Pelatnas sangat berkomitmen, fokus, pekerja keras, punya mental tahan banting.
Rita adl pahlawan bangsa.
Tp ironisnya ia bertarung dgn birokrasi yang ruwet, bertarung dgn ketidakjelasan prioritas anggaran, bertarung dgn politikus2 yg memanfaatkan namanya hanya ketika dia menang.
Sampe mumet googling “Prof” Gama ini siapa dan dia Guru Besar dari universitas apa. Ternyata influencer trading dan ASSISTEN PROFESSOR alias BUKAN PROFESSOR beneran.
Yailah kurang-kurangin lah yang begini. Ngabisin waktu hamba buat googling aja 😮💨
I stood my ground
Dibu is a mediocre goalkeeper
Aston Villa juara
Argentin juara
Itu cerita lain, tetap tidak mengubah fakta dia bukan kiper elit seperti Buffon, Casillas, Cech, Courtois, Oblak, Neuer
🚨 Wawancara pascalaga Kylian Mbappé vs. #Paraguay (#FIFAWorldCup 2026 RO16):
“Mereka [Paraguay] mengira kami akan datang memakai tuksedo dan memainkan sepak bola yang indah. Tapi tidak, kami juga bisa bermain keras. Kalau memang harus bermain kotor, kami akan melakukannya. Bahkan dalam permainan seperti itu pun, kami lebih baik.”
“Mereka mencoba mengintimidasi kami, tetapi justru kami yang berhasil mengintimidasi mereka.”
“Kalau mereka menyuruh kami ‘enyahlah’, kami juga akan membalas dengan hal yang sama. Mereka tidak ingin bermain sepak bola, dan kami menunjukkan bahwa kami juga tahu bagaimana menghadapi permainan seperti itu. Dan kami lebih baik.”
“Itulah gaya bermain Paraguay, dan tidak ada cara yang benar atau salah dalam bermain sepak bola. Mereka mencoba mengalahkan kami dengan cara itu, tetapi kamilah yang keluar sebagai pemenang.”
“Kalau kami harus memasukkan tangan ke dalam lumpur, kami akan melakukannya. Paraguay mengira kami akan datang memakai tuksedo, tapi kami juga tahu cara bermain keras.” 🎙️🇫🇷
Ousmane Dembélé mengamankan titik putih dan membuat Kylian Mbappé terhindar dari distraksi sebelum mengeksekusi penalti dalam laga Prancis menghadapi Paraguay.
Para pemain Paraguay coba mancing emosi Mbappé, tapi responsnya cuma senyum. 😄🇫🇷
Suka lihat pemain yang nggak gampang kepancing dan biarin permainannya yang bicara. Kelas. 👏
#FIFAWorldCup
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Ahmad Qodari buka suara soal yang lagi rame belakangan: Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Qodari bilang bahwa pemilihan BUMN dari latar belakang yang berbeda ini bertujuan buat memberikan perspektif baru dalam upaya ngawal agenda pemerintah. Doi juga memberikan contoh berdasarkan pengalamannya yang pernah menjabat sebagai komisaris di Pertamina Hulu Energi.
"Dan kalau bicara pengalaman saya di Pertamina Hulu Energi, kita bisa membantu juga untuk melihat alternatif-alternatif solusi. Karena kita datang dari latar belakang yang berbeda, kita datang dari luar, sebetulnya ada perspektif yang baru yang bisa dibawa ke dalam perusahaan di mana kita menjadi komisaris," kata Qodari pada Sabtu (4/7) di pembukaan Media Fest 2026 di Jakarta.
Doi juga nambahin kalau sebetulnya, modal dasar buat jadi komisaris itu ada dua, yaitu punya akal sehat dan niat baik. "Kalau hemat saya, kalau namanya komisaris itu sebetulnya modal dasarnya dua. Pertama, akal sehat, yang kedua, niat baik," ujarnya.
Belakangan, masyarakat lagi ramai menyoroti sejumlah komisaris BUMN yang dinilai nggak punya kompentensi dan latar belakang relevan di bidang yang mereka jabat. Beberapa komisari yang jadi sorotan yaitu asisten pribadi Raffi Ahmad, Mufi Budi Ananda, sebagai komisaris PT Krakatau Posco serta Gina Febriyanti Ginting, relawan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden 2024, sebagai komisaris PT Pertamina Retail.
mas2 ini kesel jalurnya diserobot..
pelajarannya: “gak semua orang takut motornya lecet”
apalagi vespa motor boros/mahal.. tapi masih banyak yg pake itu
Pajak Buku ternyata sudah 0%!
Kabar baik. Saya baru cek ke Ditjen Pajak & Ditjen Bea Cukai. Ternyata PPN & Bea Masuk atas impor & penyerahan buku sdh mendapat fasilitas PPN dan Bea Masuk 0% alias bebas.
Semoga dukungan untuk literasi semakin kuat. Pajak sungguh untuk rakyat!
https://t.co/IFQoL7fdoC