@gabsedih Ga enak k begitu iigghh apa lagi cemburuaannn amit2 takut banget juga klo lg cemburuan gitu nekad emang sih ga pernah mukul tapi dia mau nabrakin diri ke truck,ga kebayang klo nikah sama dia😭gue udah bisa lepas dari orang begitu bersukur banget walaupun gue harus pindah kota..
Orang datang, orang pergi. Bahagia yang singgah, luka yang mampir. Semuanya seperti isyarat halus bahwa dunia, seindah apa pun, tetap menyimpan kehampaan dalam relungnya.
Sebenarnya siapa, sih, yang bilang kalau mengaku bermadzhab Syafi’i maka tidak boleh beramal madzhab lain?
Sehari-hari bermadzhab Syafi’i, lalu di banyak momen beramal madzhab Hanafi, Hanbali, atau Maliki itu tak masalah. Silahkan. Bahkan pengamalan Anda terhadap madzhab berbeda tidak pula merusak label ke-Syafi’iiyan Anda.
Dengan satu catatan, kuasai masalahnya. Kuasai aturannya. Kuasai hukumnya. Baru beramal.
Jangan sampai pakai narasi, “denger-denger di madzhab anu, boleh kok makan anjing…”
Denger-denger itu ga berlaku dalam agama. Kamu harus yakin, untuk boleh beramal.
@AghaarXx Rasanya udah habis energy buat marah2 Setiap buka sosmed berita hutan papua,Kurs Rupiah meroket,UMKM bersaing dg MBG ,Korupsi Triliunan,Pejabat yg menjabat ga pada kapasitasnya blablablabla,Pengin banget ngomong kasar tapi kaya ga ada gunanya juga.
RP17.500
Pesan untuk diri sendiri : Alhamdulillah, ya Rabb… hamba masih diberi pekerjaan yang layak. Masih diberi rasa aman, setidaknya untuk sekarang. Kurs masih segini. Di luar sana, banyak yang harus menghadapi krisis yang lebih besar.
Pesan untuk pemegang kekuasaan : WOY! KERJA YANG BENER! GIMANA, SIH! YA ALLAH! YA ALLAH!!! DUH, JANGAN KEBANYAKN BECANDA, PLISSS! JANGAN BANYAKIN PENGALIHAN ISU INI ITU! JANGAN PAKE SOROS SOROS APA ITU GA NYAMBUNG!