Mimin as a Queer tidak mendukung apa yang terjadi di Kampus PNJ kemaren, I don't think people should make out di kawasan Akademik (sekolah, kampus, dll).
(OPINI INI BERLAKU KE HETERO JUGA!)
Tapi yang mimin masalahin bukan itu, tapi apa yang dihadapi sama mereka itu ga adil. (1)
loh tapi katanya yang dikecam perilaku asusila di tempat umumnya? kok posternya isinya mempermasalahkan orientasi seksual?
jadi yang bener pelaku di-DO karena ciuman di perpus atau karena dia gay?
• Di UI, orang tua melindungi 16 pelaku kekerasan seksual (KS). Hukumannya gak di-DO.
• Di PNJ, orang tua sujud mohon maaf dan minta anaknya di-DO karena ciuman di perpustakaan kampus.
Sama-sama Kampus Perjuangan, beda sikap. FYI PNJ dulunya Poltek UI, baru berpisah pas 1998.
Yang gue nggak suka adalah bagaimana sekelompok mahasiswa merasa berhak menjadi hakim, penonton, sekaligus kameramen dalam waktu yang bersamaan. Direkam, diteriaki, dipertontonkan, lalu disebarkan. At that point, it stopped being a disciplinary matter and started becoming a public spectacle.
Kadang gue juga bertanya-tanya, apakah budaya seperti ini diwariskan dari generasi-generasi "sepuh" kampus sebelumnya, sampai akhirnya dianggap normal oleh angkatan berikutnya?
Karena kalau tujuan utamanya pendidikan, harusnya ada proses. Kalau tujuan utamanya mempermalukan orang di depan massa, itu sudah jadi hal yang berbeda.
Tau ngak kenapa DPR berbusa2 ngejual LGBT di RUU Penyiaran ini???
Supaya publik setuju & ngerestuin ini, padahal asal lu tau semua yang poin C itu lebih menyeramkan.
Jurnalistik Investigasi yang lakukan indepth stories kayak Tempo, Tirto, BBC, Kompas Narasi, dsb bisa di bredel.
@uranusretrogrd no but like your friend is definitely right sunda guys are like a spectrum. they're either look like a damn rat who swim in a pool of cigarettes or a pretty twink
cancel culture ga guna di indo karena kalian lebih pilih cancel org" karena masalah personal yg against ur moralistic value (selingkuh, closeted transpuan, narkoba) instead of someone thats actually harmful macam raffi ahmad, junior roberts, gofar