Baru Cincha Laura Kiehl artis yg brani nyenggol kebijakan pemerintah yg morat-marit ky ranjang Teddy.
Dia tegas menyuarakan kesejahteraan & keadilan rakyat yg TIDAK merata sejak kepemimpinan badut gemoy
Artis lainnya masih aman dan tenang berlindung dibalik lagu ok gas.. ok gas...
Mungkin di depan semua keliatan baik-baik aja,
sampai kita tahu cerita aslinya.
Sampai kita tahu, ternyata banyak yang lagi berjuang diam-diam.
Sampai kita benar-benar tahu, teman kita sehat dan bahagia.
“Umur ga ada yang tau.”
Baru aja dapet pasien DOA (Death On Arrival)
Sebelumnya masih sempet ketawa, makan di mall bareng sahabatnya. Tiba-tiba ngeluh sakit kepala hebat + mual.
Dianter pulang. Sempat mampir ke WC SPBU karena gak kuat mau muntah… tapi gak balik-balik.
Pas dicek… sudah gak sadar.
Sampai rumah sakit, semuanya sudah terlambat.
Kadang hidup berubah bukan dalam hitungan hari… tapi menit.. bahkan detik ..
Jadi kalau hari ini masih dikasih waktu jangan pelit bilang sayang,
jangan nunda minta maaf,
dan jangan anggap sehat itu pasti.
Karena yang kita kira “nanti”…
belum tentu datang.
Guys, ini salah satu plot twist paling mengejutkan dari seluruh situasi geopolitik yang sedang kita ikuti hari ini.
Zelensky presiden negara yang masih dalam perang aktif melawan Rusia tiba-tiba muncul sebagai arms dealer dan konsultan pertahanan untuk negara-negara Teluk yang sedang diserang Iran. Ini bukan fiksi, ini benar-benar terjadi hari ini.
Mari kita pahami apa yang sebenernya sedang terjadi di sini. Ukraina selama tiga tahun terakhir adalah laboratorium perang drone paling intensif di dunia. Mereka menghadapi gelombang drone Shahed buatan Iran ironisnya drone yang sama yang sekarang juga digunakan Iran untuk menyerang negara-negara Teluk. Ukraina bukan cuma tahu cara menembak jatuh drone Iran mereka adalah yang paling berpengalaman di dunia dalam melakukannya. Dan sekarang Arab Saudi, Qatar, UAE, Bahrain, Yordania, dan Kuwait semua antre minta bantuan Ukraina untuk pertahanan udara mereka.
Yang paling cerdik dari langkah Zelensky ini adalah dia tidak minta uang tunai begitu saja. Dia menawarkan expertise dan sistem drone Ukraina dengan syarat negara-negara Teluk memberikan rudal pertahanan udara yang Ukraina butuhkan untuk perangnya sendiri melawan Rusia. Ini barter geopolitik yang sangat brilian. Ukraina dapat amunisi yang mereka desperately butuhkan, negara-negara Teluk dapat sistem pertahanan terbaik yang tersedia untuk menghadapi ancaman drone Iran.
Dan ironi terbesarnya adalah ini. Iran yang selama ini menjual drone ke Rusia untuk membunuh orang Ukraina sekarang secara tidak langsung membantu Ukraina mendapatkan sumber daya baru untuk bertahan. Karma geopolitik yang sangat brutal dan sangat nyata.
Yang perlu dikritisi adalah kondisi Ukraina sendiri yang Zelensky akui secara terbuka dan jujur. Industri pertahanan Ukraina sekarang hanya berjalan di setengah kapasitas karena kekurangan pendanaan. Ini bukan pernyataan lemah ini adalah Zelensky yang pragmatis menggunakan satu-satunya aset yang dia punya yaitu pengalaman perang drone yang tak tertandingi untuk mendapatkan sumber daya yang dia butuhkan dari sumber yang sama sekali tidak terduga sebelumnya.
Intinya guys dunia 2026 ini sudah jauh melampaui peta aliansi yang kita kenal sebelumnya. Ukraina yang perang melawan proxy Iran kini jadi mitra pertahanan negara-negara Arab yang diserang Iran. Amerika yang harusnya jadi pelindung utama Teluk kini carriernya rusak dan mundur. Qatar bayar Iran untuk berhenti diserang. Dan Zelensky terbang keliling dunia jual drone sambil minta rudal sebagai kembalian. Tidak ada yang bisa nulis skrip seaneh realita yang sedang kita saksikan hari ini.
Temen gue namanya Raka. Kerja di Jakarta Pusat, kos di Tangerang.
Senin sampai Jumat hidupnya di jalan dan di kantor. Tapi begitu Jumat sore dateng dia berubah jadi orang yang beda.
Ritual dia dimulai sebelum pulang kerja.
Sebelum cabut dari kantor, dia mampir dulu ke tempat langganannya snack kiloan. Beli banyak. Stok buat dua hari. Camilan asin, manis, apapun yang bikin betah. Katanya itu bagian dari "persiapan."
Persiapan buat apa?
Buat nggak kemana-mana sama sekali.
Jumat malem sampai kos, dia langsung beberes. Bukan karena disuruh tapi karena dia mau pulang ke tempat yang enak diliat. Kasur dirapiin, lantai disapu, semuanya ditata biar pas dia rebahan, rasanya beda.
Sabtu. Minggu. Dua hari itu kasur sama kamar mandi doang destinasinya.
Drakor yang udah ditabung dari minggu lalu? Dihabisin. Makanan yang udah distok? Diicip pelan-pelan. HP? Ada tapi nggak ngerasa dikejar notifikasi.
Gue pernah sekali main ke kosnya pas weekend.
Dan ini yang bikin gue aneh dia keliatan beda. Lebih santai. Lebih gampang ketawa. Lebih... jadi dirinya sendiri.
Padahal dia nggak ngapa-ngapain. Literally cuma rebahan.
Dan gue rasa banyak orang Indonesia yang relate sama ini tapi nggak pernah ngomong.
Kita hidup di kultur yang nganggep diem di rumah itu mager, itu males, itu nggak produktif. Padahal buat sebagian orang terutama yang kerja di kota besar, commute jauh, ketemu orang seharian — kesendirian itu bukan pelarian.
Itu pengisian ulang.
Raka bukan antisosial. Dia bukan introvert yang takut dunia.
Dia cuma udah tau apa yang bikin dia pulih dan dia nggak minta izin siapapun buat ngelakuinnya.
I saw a woman on Instagram who divorced her husband immediately after giving birth—because he demanded she pay the entire hospital bill herself. Seven years married. First child. They split finances 50-50 and kept money separate, and everything was “fine” until the hospital bill arrived. She labored for 24 hours, planned a natural birth, then got an epidural. The bill was $8,000. His response? “You’re the one who couldn’t hold out. You’re the one who ran up the bill. I shouldn’t have to pay for your extra requests (epidural)”. Imagine watching your wife bring your child into the world and treating her pain like a personal expense…… I’m speechless some men don’t deserve the privilege of being husbands—let alone fathers.
Jangan lupa yapping jg sama Allah
Malam ini tepat malam Nisfu Sya'ban
"Sesungguhnya Allah melihat pada malam Nisfu Sya'ban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan." (HR. Ibnu Majah)"
1. Minta ampunan
2. Minta rezeki yg halal n berkah
3. Memohon mati dalam keadaan husnul khotimah