Jangan salah paham ya. To be honest ya🙏🏻🇮🇩:
1. Kemarin itu bukan hanya sidang kabinet seperti biasa, kami pertama kali taklimat ( ingat frasa Taklimat) Kabinet pertengahan tahun (6 bulan) di gedung lain di belakang (sy lupa namanya). Ruangnya sempit dan kursinya dempet2. (Lihat gambar). Semua Menteri / kepala eksekutif dan Wamen hadir. ( ratusan pejabat hadir di ruangan sempat di tersebut.
2. Di depan cukup hanya 1 meja ditambah podium untuk Presiden karena sempit. Tidak cukup 2 meja makanya Bp Wapres duduk di samping.
3. Kalau kemarin itu Taklimat ( sy tdk tahu artinya). Pidato dan arahan presiden. Seperti biasanya Bp Wapres juga sejak 2024 kalau taklimat Presiden maka Bp Wapres duduk di bawah. Dan itu normal saja.
4. Tanya saja Bp Wapres pasti jawaban sama dengan Saya. Menurut Kami kebenaran itu satu frekuensi🇮🇩 jd beliau pasti jawab jujur.
5. Jangan polemik politik dan apa yang saya tulis ini benar dan sy tdk buat2. Merdeka 🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩
Wah, drama politik pekan ini gila banget 👀
Jadi ceritanya Sjafrie mengusulkan Komjen Karyoto jadi Kapolri baru saat rapat mendadak. "Kebetulan" dia sedang berada di sekitar lokasi. Lalu:
- Prabowo sempat setuju, eh dibisikin: "Pak, Karyoto itu besan Kang Dedi Mulyadi lho" 🙃
- Elektabilitas KDM sedang tinggi-tingginya, jadi pertimbangan "politik" langsung masuk hitungan. Benar-benar drama politis.
- Ujungnya? Tidak ada keputusan malam itu. Kapolri belum jadi diganti, kasusnya cuma dilimpahkan ke kejaksaan untuk "mitigasi". Artinya: biar kegaduhannya reda dulu
Sementara itu, profil Karyoto sendiri sudah seperti sinetron:
- eks pejabat KPK yang menyeret Edhy Prabowo & Juliari Batubara ke penjara
- tapi kasus Firli Bahuri yang dia tangani malah dua kali dikembalikan kejaksaan, sampai sekarang tidak jelas nasibnya 😅
- terus naik pangkat: Kapolda Metro Jaya → Kabaharkam → sekarang masuk bursa calon Kapolri
- harta Rp11,5 M, anaknya jadi Wabup Garut sekaligus mantu KDM
Jadi minggu ini, rebutan kursi Kapolri = drama besanan + kasus digantung demi "meredakan kegaduhan." Keren sekali cara kerja negara kita? 🤡
seskab teddy beri pembekalan ke 1.600 taruna AKMIL selama 3 jam :
- beri pembekalan ke 1.600+ taruna akmil tingkat i-iii di magelang
- ajari tentang kepemimpinan berintegritas & semangat kebersamaan
- ajak taruna kembangkan kapasitas diri & jaga disiplin
- tips bentuk pemimpin berkarakter, adaptif, & mampu kerja lintas bidang
DAFTAR PERUSAHAAN MILIK KANDA BAHLIL
1. PT RIFA CAPITAL
Lokasi di Fakfak dengan total lahan sekitar 39.000 hektar tambang batu bara. Dan 11.000 hektar tambang nikel di Halmahera.
2. PT dwijati sukses
3. PT bersama papau unggul
4. PT meta mineral pradana
5. PT Ganda Nusantara (shipping/logistik)
6. PT MAP Surveillance / PT Map Surveillances (pertambangan nikel)
7. PT Pandu Selaras (pertambangan emas)
8. PT Cendrawasih Hijau Lestari
9. PT Tribashra Sukses Abadi
10. PT Sowita Karya Utama
11. PT Tataran Media Sarana (tambang, WIUP aktif ~1.597 ha)
12. PT Karya Bersama Mineral
13. PT Wirani Sons
14. PT Garda Nusantara
15. PT Cendrawasih Artha Teknologi
15. PT Kacci Purnama Indah (tambang, ~419 ha)
17. PT Berkarya Bersama Halmahera (tambang nikel, WIUP dalam proses)
18. PT Anugerah Sakti Konstruksi
19. PT Duta Halmahera Lestari / SLestari (tambang nikel, WIUP 797 ha dalam proses)
20. PT Duta Halmahera Mining (tambang nikel, WIUP 133 ha dalam proses)
PT Procon Multi Media
21. PT Graha Mulya Wirastama (hotel)
Dan masih banyak lagi perusahan bahlil lainya
Source: berbagai sumber
Sepertinya kalo kita unik satu persatu perusahaan bahlil ini enak juga ya.
Mengenal Lebih Dekat Dian Putri: Eks-Kowad Cantik Jadi Pebisnis, Terseret Pencucian Uang.
Nama Dian Putri Permatasari menjadi sorotan publik setelah keterangannya muncul dalam persidangan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan kasus korupsi pengadaan lahan BUMD Cilacap di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang.
Kehadiran Dian di ruang sidang pada 22 Juni 2026 menarik perhatian. Mengenakan kemeja putih berlengan panjang dan celana jeans biru, mantan anggota Komando Wanita Angkatan Darat (Kowad) tersebut memberikan sejumlah keterangan mengenai latar belakang kehidupan, pekerjaan, hingga kepemilikan aset yang menjadi perhatian dalam perkara tersebut.
Dian Putri Permatasari merupakan perempuan kelahiran April 1993. Ia mengawali karier militernya sebagai anggota Kowad pada tahun 2012 dan pernah berdinas di lingkungan Kodam IV/Diponegoro. Setelah sekitar sebelas tahun mengabdi, ia memutuskan mengundurkan diri dari TNI AD pada 2023. Di hadapan majelis hakim, Dian menyatakan bahwa keputusan tersebut murni merupakan pilihan pribadinya.
Usai meninggalkan dunia militer, Dian menekuni dunia usaha sebagai seorang wiraswasta. Ia mengaku memiliki usaha di bidang kuliner dan menyampaikan bahwa dirinya telah mulai berbisnis sejak masih aktif berdinas sebagai anggota Kowad. Selain usaha kuliner, ia juga pernah menjalankan bisnis jual beli mobil.
Dalam persidangan, Dian juga menjelaskan latar belakang keluarganya. Meski lahir di Rembang, Jawa Tengah, ia menghabiskan sebagian besar masa kecil hingga menyelesaikan pendidikan dari tingkat SD sampai SMA di Bali. Menurut keterangannya, kedua orang tuanya merupakan pengusaha yang bergerak di bidang kuliner di Bali.
Nama Dian kemudian menjadi bagian dari persidangan karena sebuah mobil Toyota Alphard berwarna hitam yang tercatat atas namanya. Jaksa menduga sebagian dana pembelian kendaraan tersebut berkaitan dengan aliran dana yang sedang ditelusuri dalam perkara dugaan TPPU terkait kasus BUMD Cilacap.
Namun demikian, Dian membantah dugaan tersebut. Dalam keterangannya di persidangan, ia menyatakan bahwa sebagian pembayaran kendaraan itu bukan dilakukan oleh Arief Kusmawanto, melainkan oleh rekannya yang bernama Rindu.
Perlu ditegaskan bahwa hingga saat ini perkara tersebut masih berada dalam proses persidangan. Dugaan yang disampaikan jaksa merupakan bagian dari proses pembuktian di pengadilan, sementara keterangan Dian merupakan bagian dari pembelaan dan kesaksiannya. Penentuan ada atau tidaknya keterlibatan pihak-pihak terkait sepenuhnya menjadi kewenangan majelis hakim berdasarkan fakta-fakta hukum yang terungkap selama persidangan.
Sumber : https://t.co/SmV6Pyeu4s
#DianPutriPermatasari
Kayaknya nanti akan ada peraturan dari MK kalau sudah ada jeda 1 PERIODE orang yg pernah jadi presudan 2 PERIODE BOLEH MENCALONKAN diri sebagai PRESIDEN.
Sekaranh sudah START KAMPANYE lag
Baru tau kalo ternyata cita-cita Wika Salim sebelum jadi artis itu pengen kerja dan jadi karyawan PT. SANYO.
Singkat cerita jadi dia dulu liat tetangga2 nya yang bisa hidup enak karna kerja disana jadi dia dulu pengen banget kerja disana.
PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk. (RANS) milik Raffi Ahmad resmi memulai penawaran awal (book building) dalam rangka penawaran umum perdana saham (IPO) dengan rentang harga Rp135 hingga Rp170 per saham.
Pengurus Besar Ikatan Alumni (IKA) BEM Nusantara menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya, Solo, Jawa Tengah, Senin (15/6/2026).
Pengurus PB IKA BEM Nusantara Wahyu Irawan mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi untuk menyerap pandangan tentang kepemimpinan, kebangsaan, dan peran generasi muda dalam menentukan masa depan Indonesia.
"Pak Jokowi memberikan banyak pandangan tentang kepemimpinan dan tantangan kebangsaan ke depan. Beliau menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat soliditas, dan menyiapkan generasi muda yang mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat," kata Wahyu, Selasa (16/6/2026).
Menurut mantan Presiden Mahasiswa Universitas Islam Djakarta (UID) itu, IKA BEM Nusantara ingin mengambil peran sebagai wadah lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang memiliki kapasitas, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa.
"Kami percaya masa depan kepemimpinan Indonesia berada di tangan generasi muda. Karena itu, alumni BEM Nusantara harus menjadi motor gagasan, inovasi, dan kolaborasi untuk mendukung kemajuan bangsa," ujarnya.
Wahyu menjelaskan audiensi dengan Jokowi merupakan bagian dari konsolidasi organisasi menjelang pelantikan kepengurusan PB IKA BEM Nusantara yang akan digelar pada 18 Juni 2026 di Jakarta.
Selain itu, rangkaian komunikasi dengan para tokoh nasional akan berlanjut.
Sehari setelah pertemuan dengan Jokowi, jajaran PB IKA BEM Nusantara dijadwalkan diterima oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di kantornya hari ini, Rabu (17/6/2026).
SELENGKAPNYA: https://t.co/YaZgzi5ZVd
#Jokowi
#BEM
#GibranRakabumingRaka
jum'at berkah, insyaAllah waktu nya doa Allah ijabah.
semoga Allah memberikan kelancaran untuk seluruh mahasiswa/i serta kalangan masyarakat umum yang hari ini turun ke jalanan.
jangan mudah terprovokasi, suarakan dengan damai, perjuangan masih panjang! ingat, ada keluarga yang menunggu di rumah.
Tetap saling jaga satu sama lain 👍
Ini hal biasa, sebagai siklus kutukan kekuasaan. Dulu zaman Pak SBY dikritik keras PDIP, waktu Pak Jokowi ditentang Gerindra, dan sekarang Pak Prabowo.
Teknokrasi kerap lumpuh di hadapan tahta pengadilan politik. Namun akhirnya keputusan bisa diterima karena kondisi objektif dan rasionalitas mendukung. Tantangan saat ini barangkali ada pada rasionalitas alokasi belanja yg butuh prioritas. Harga BBM naik namun perlindungan sosial dan insentif bagi kelas menengah-bawah diperkuat.
Meminjam opsi Bang Dede Basri, mungkin saatnya realokasi belanja skala jumbo dilakukan demi kebaikan rakyat. Program MBG yang secara konsep dan esensi bagus, dapat targeted dan terus diperkuat dulu kelembagaan dan tata kelolanya. KDMP dapat dilakukan piloting agar matang dan workable. Semoga ada solusi menang-menang.
Guys, Mahfud MD dan Ahok baru ngobrol bareng di satu forum dan menurut gue ini adalah percakapan paling jujur dan paling berani tentang satu masalah yang selalu ada tapi tidak pernah benar-benar diselesaikan di Indonesia.
Korupsi.
Dan kenapa sampai hari ini masih amburadul.
Dan jawabannya menurut keduanya sangat sederhana tapi sangat menyakitkan untuk diakui.
Semuanya tergantung satu orang.
Presiden.
Mau atau tidak.
prabowo mau beresin ini atau tidak
Pertama — Mahfud bilang ini dengan sangat keras:
"Hanya orang bodoh yang mengatakan tidak ada dugaan korupsi di situ.
Kalau dikelola kayak gitu sudah pasti ada korupsinya."
Mahfud tidak bicara soal MBG saja.
Dia bicara soal pola yang sudah dia lihat selama puluhan tahun di dalam sistem di DPR, di eksekutif, di penegakan hukum.
Korupsi di Indonesia bukan anomali.
Bukan kecelakaan.
Ini sudah menjadi sistem yang berjalan dengan sangat teratur dan sangat terstruktur.
Dan ini yang paling mengerikan korupsi di DPR bahkan terjadi sebelum uangnya ada:
Mahfud menjelaskan pola yang sudah berlangsung bertahun-tahun dan hampir tidak pernah dibahas secara terbuka.
Ketika menyusun APBN anggota DPR bisa menerima pesanan mata anggaran dari bupati, gubernur, atau pihak manapun yang ingin proyeknya masuk ke RAPBN.
Caranya: seseorang minta tolong anggota DPR untuk memasukkan proyek tertentu senilai misalnya Rp100 miliar. Anggota DPR minta 7% di muka.
Uang belum ada.
Anggaran belum disahkan.
Tapi uang 7 miliar sudah berpindah tangan.
"Anggaran belum ada, korupsinya sudah ada.
Sudah muncul."
Dan begitu anggarannya jadi ada lagi permainan di penunjukan rekanan, di pengadaan barang, di pengawasan. Berlapis-lapis. Dari hulu ke hilir.
Dan ini tentang sistem ij jaringan mafia hukum yang Mahfud ungkap:
Di dunia penegakan hukum Indonesia ada yang disebut sistem ij.
Sebelum sebuah kasus masuk ke pengadilan sudah diatur dulu hasilnya.
Polisinya diatur.
Pasalnya ditentukan.
Naik ke jaksa diatur lagi.
Naik ke hakim diatur lagi.
Semua sudah dinegosiasikan sebelum sidang pertama bahkan dimulai.
"Oleh sebab itu kunci utama memang ada pada Presiden. Kalau presiden mau apapun bisa."
Mahfud bicara bukan sebagai pengamat dari luar.
Dia bicara sebagai orang yang pernah ada di dalam sistem itu. Yang tahu persis bagaimana jaringannya bekerja.
Dan ini tentang akar masalahnya yang Ahok dan Mahfud sama-sama sepakati:
Ahok menyebut satu kata yang menurut dia menjadi akar dari semua masalah republik ini.
Korupsi.
"Kalau kita mau beresin bangsa ini dasarnya itu enggak boleh ada korupsi. Cuma itu. Sebetulnya itu akarnya."
Dan Ahok membandingkan dengan Singapura dan New Zealand bukan karena mereka kaya sumber daya alam. Justru sebaliknya.
New Zealand lebih banyak dombanya daripada manusianya. Tapi investasi mengalir ke sana karena satu hal: pemerintahnya bersih dan hukumnya jalan.
"Uang itu enggak kenal primordialisme.
Kamu hukum jelas, kamu enggak malakin gua, kamu adil saya taruh duit sama kamu."
Dan Mahfud menambahkan dengan data yang sangat spesifik: kekayaan alam hanya menyumbang 23% dari kemajuan sebuah bangsa.
44% ditentukan oleh satu hal saja hukum.
Dan ini tentang kenapa korupsi tidak bisa diberantas — menurut Ahok:
Ahok tidak muter-muter. Dia langsung.
"Saya pikir yang berkuasa ini terlalu sombong dan angkuh.
Mereka berpikir: rakyat mau apa?
Semakin bodoh, semakin miskin semakin gua berkuasa."
Dan dia melihat kebijakan-kebijakan yang ada sebagai bukti dari logika itu.
Kenapa tidak kasih laptop dengan koneksi internet ke setiap anak sekolah?
Kenapa tidak kasih akses pendidikan setara dengan anak-anak di Kanada atau Amerika?
Karena rakyat yang cerdas adalah ancaman bagi mereka yang ingin tetap berkuasa.
Ahok bilang dia tidak bisa nuduh secara langsung.
Tapi keyakinannya sudah jelas.
Dan ini tentang solusi yang Ahok tawarkan yang paling konkret dan paling tidak pernah dilakukan:
Ahok punya dua usulan besar yang menurut dia bisa mengubah Indonesia secara fundamental.
Pertama royalti sumber daya alam yang adil.
Bukan bagi saham.
Bukan bagi untung yang bisa dimanipulasi. Tapi bagi hasil fisik.
Kalau pengusaha angkat 100 ton emas
dari desa saya 10 ton milik desa.
Rakyat desa tahu persis berapa yang diangkat karena mereka yang mengawasi.
Dan desa punya aset nyata yang bisa dikembangkan.
Kedua subsidi langsung berbasis NIK dengan voucher digital. Setiap keluarga yang penghasilannya di bawah UMP dapat voucher listrik, pangan, dan kebutuhan dasar.
Voucher tidak bisa dijual, tidak bisa dipindahtangankan, dan hangus kalau tidak dipakai dalam sebulan.
Tidak ada lagi subsidi yang bocor ke orang yang tidak berhak.
"Semua utang bisa lunas.
Semua rakyat miskin bisa dijamin. Asal mau."
Dan ini tentang mengapa ini tidak pernah dilakukan yang paling menyakitkan:
Mahfud menyebut satu istilah yang menurut gue paling tepat menggambarkan kondisi politik Indonesia:
saling sandera.
Perjalanan karir politik seseorang di Indonesia hampir selalu terhubung dengan jaringan kepentingan yang saling melindungi.
Ketika seseorang naik ke puncak kekuasaan dia sudah terlanjur punya utang politik ke banyak pihak. Dan utang itu dibayar dengan membiarkan korupsi berjalan.
Bukan karena presidennya tidak tahu.
Bukan karena tidak mampu.
Tapi karena tidak bisa.
Atau tidak mau.
"Semboyan-semboyan dan pidato-pidato yang keras itu kadangkala di bawahnya tidak jalan.
Tidak bisa ada penegakan hukum yang sungguh-sungguh karena jaringannya sudah gila."
Dua orang yang paling berani bicara tentang korupsi di Indonesia yang sama-sama pernah ada di dalam sistem, yang sama-sama pernah merasakannya dari dalam menyimpulkan hal yang sama.
Kuncinya ada di presiden.
Bukan di KPK.
Bukan di DPR.
Bukan di masyarakat sipil.
Karena presiden yang mengangkat Jaksa Agung. Presiden yang mengontrol KPK.
Presiden yang menentukan siapa yang naik ke eselon 1. Presiden yang bisa mengeluarkan Perpu.
Presiden yang bisa memutus jaringan korupsi dari atas.
Kalau presiden sungguh-sungguh mau apapun bisa.
Dan kalau tidak jalan itu bukan karena tidak bisa. Tapi karena tidak mau.
Rakyat yang membayar harganya setiap hari.
Guys, ada pernyataan dari pejabat senior pemerintah Indonesia yang menurut gue paling mengejutkan dan paling jarang dibahas secara jujur di media arus utama.
Menko Yusril Ihza Mahendra orang nomor satu di bidang hukum dan HAM kabinet Prabowo secara terbuka menyatakan Indonesia bisa menjadi target operasi militer seperti Venezuela.
Dan kalau itu terjadi
Indonesia hanya mampu bertahan 4 hari.
Empat hari. Lalu menyerah.
Pertama konteks Venezuela yang Yusril gunakan sebagai perbandingan:
Venezuela adalah negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia.
Amerika Serikat melakukan operasi militer dan tekanan geopolitik besar-besaran ke sana bukan karena ideologi, tapi karena sumber daya energinya.
Yusril menarik paralel langsung:
Indonesia punya kekayaan energi dan mineral yang sangat besar.
Nikel, bauksit, tembaga, emas, batu bara, gas bumi semua yang dibutuhkan dunia untuk transisi energi dan industri teknologi.
Dan Amerika punya pangkalan militer di Guam yang bisa menggerakkan kekuatan dalam hitungan 6 jam menuju wilayah Indonesia.
"Kita dalam kondisi terus terang tidak siap perang. Kalau kita perang, paling kita mampu bertahan 4 hari. Setelah itu kehabisan amunisi dan menyerah."
Dan ini tentang kenapa 4 hari itu bisa terjadi dari analisis para pakar:
Guru besar hubungan internasional Connie Rahakundini menyebut beberapa kelemahan yang sangat spesifik:
70% anggaran pertahanan Indonesia habis untuk gaji personil bukan untuk alutsista, amunisi, atau teknologi. Artinya uang sebesar apapun yang dialokasikan untuk pertahanan hanya 30% yang benar-benar meningkatkan kemampuan tempur.
Stok amunisi dan logistik masih sangat terbatas.
Banyak alutsista dalam kondisi heavy maintenance tidak siap operasi segera.
Sistem pertahanan udara masih lemah dan terfragmentasi.
Integrasi intelijen antar lembaga masih jauh dari optimal.
"Kita boleh bangga punya kapal induk mini atau apapun. Tapi kita harus lihat kelemahan Indonesia. Reing sistem itu lemah.
Domain awareness terfragmentasi.
Dan stok amunisi akan jadi isu besar kalau terjadi sesuatu."
Dan ini yang paling mengejutkan bukan soal invasi tapi soal perebutan pengaruh:
Pakar geopolitik Wibawanto Nugroho menawarkan perspektif yang lebih dingin dan lebih realistis.
Indonesia tidak akan diinvasi secara militer langsung. Itu bukan cara kerja geopolitik modern antara Amerika dan China.
Yang terjadi adalah perebutan pengaruh.
Indonesia adalah prize hadiah terbesar dalam pertarungan antara Amerika sebagai kekuatan yang ingin mempertahankan dominasinya dan China sebagai kekuatan yang terus menguat.
Kenapa Indonesia jadi prize?
Posisi geografis yang mengontrol Selat Malaka dan jalur pelayaran tersibuk di dunia.
Kekayaan sumber daya alam yang sangat dibutuhkan untuk teknologi masa depan.
Populasi muslim terbesar di dunia.
Dan status sebagai negara demokrasi yang masih bisa dipengaruhi ke berbagai arah.
"Siapa yang bisa memenangkan pengaruh di Indonesia menambah chance untuk memenangkan pertarungan di Indo-Pasifik.
Indonesia itu sentral untuk mengubah dunia secara sistemik."
Dan ini yang paling mengganggu dari seluruh diskusi ini:
Analis dari Lab 45 Kristian Guntur Lebang menyoroti sesuatu yang sangat penting tapi sering diabaikan: ketidaksinkronan komunikasi pemerintah.
Di satu sisi presiden aktif berdiplomasi ke mana-mana Paris, Moskow, Washington. Membangun citra Indonesia sebagai kekuatan yang seimbang dan independen.
Di sisi lain menterinya bicara di forum terbuka yang bisa diakses siapapun di YouTube bahwa Indonesia hanya bisa bertahan 4 hari dari serangan.
Bersamaan dengan itu ada isu bandara Kertajati akan dijadikan pusat perawatan pesawat militer Amerika untuk seluruh Asia.
Ada isu proposal akses terbang menyeluruh pesawat militer AS di ruang udara Indonesia. Ada keputusan Indonesia bergabung dengan Board of Peace bentukan Trump.
Semua sinyal ini dilihat dari kacamata China atau Rusia membaca Indonesia sedang bergerak mendekati Amerika.
Sementara pemerintah masih menyebut dirinya bebas aktif.
"Ketika presiden melakukan diplomasi aktif yang di bawahnya pun harus punya sensitivitas untuk tidak sembarangan mengeluarkan pernyataan di forum terbuka.
Ini bukan soal apakah ancamannya nyata atau tidak.
Ini soal keselarasan cara komunikasi pemerintah."
Dan ini tentang tiga syarat yang harus dipenuhi agar Indonesia benar-benar bisa berdiplomasi secara independen:
Bottom line:
Yusril bicara tentang ancaman dari luar.
Tapi ancaman terbesar Indonesia bukan dari Guam yang bisa mengirim kekuatan dalam 6 jam.
Ancaman terbesar Indonesia adalah ketidakstabilan dari dalam ketika rakyat tidak percaya pada pemerintahnya, ketika pejabat-pejabatnya tidak berbicara satu suara, dan ketika kekuatan pertahanan riil jauh di bawah anggaran yang sudah dialokasikan.
Negara yang rakyatnya kompak dan percaya pada pemerintahnya jauh lebih sulit diVenezuelakan daripada negara yang anggarannya besar tapi kepercayaan publiknya sedang runtuh.
Dan itu bukan soal berapa hari Indonesia bisa bertahan dari serangan militer.
Itu soal berapa lama Indonesia bisa bertahan dari perang pengaruh yang sudah berlangsung sekarang di media, di ekonomi, di politik, dan di kepercayaan rakyat terhadap negaranya sendiri.
Pigai: Warga Sipil Jadi Pejabat Polisi Lumrah di Luar Negeri
“Hampir semua pemimpin kepolisian di semua negara maju, seperti di Amerika Serikat, seperti di Inggris, seperti di Prancis, seperti di Belanda, pucuk pimpinannya adalah warga sipil."