I did something extremely risky tonight. To be honest, I’m still shaking.
A homeless woman wandered up to me on my porch today. I was having hookah and she asked “Are you a boy or a girl?” And then she asked “is that hookah?” I said yes and invited her onto my porch for some—
💚 Guys sorry kmrn sempet bikin gaduh. Gw mau klarifikasi kalo chat kemaren udh atas izin ybs untuk di post & niat gw pure sbg reminder aja untuk temen2 yg terlilit pinj0L. Smg chat ini bisa jd solusi buat kalian ❤️
Teman-teman UMKM yang mau make desain logo judul/poster film SIKSA KUBUR untuk jualan kaos, sendal, mug dan sebagainya, silakan yah. Nggak perlu bayar lisensi. Ini desain hires-nya siapa tau butuh.
https://t.co/PvW7oCDgMT
Dan ini udah ada link yang jual sendal Siksa Kubur. Silakan kalau ada yang tertarik, ya.
https://t.co/cxxRRv3rMs
Gw dan istri kenal seseorang yg punya track record suka pinjem ke temen2 atau saudara2nya. Salah satunya ke istri gw
Dibalikin? Ya kadang balik kadang kagak.
Nah kmaren istri dimintain tolong laporin pajak.
Kita minta lah bukti potongnya dan kebuka gaji mereka, total 27juta.
PENJELASAN SAINS SERIUS ‼️
"Ini GAS isinya AIR, bukan GAS."
Tabung hijau Elpiji 3 kg yang dipegang mereka itu isinya LPG (Liquefied Petroleum Gas), terjemahan bebasnya adalah GAS YANG DICAIRKAN.
Jadi wujud produknya adalah memang CAIRAN.
Fase zat Gas bisa diubah ke Cair, dan sebaliknya fase zat Cair bisa juga diubah ke Gas.
Makanya ada kontainer khusus yang berfungsi untuk merekayasa kondisi sekitar, yaitu adanya pengendalian TEKANAN dan TEMPERATUR ruang.
Dengan pengondisian tabung, 86% fase zat LPG berupa Cairan dan sisanya Gas. Tapi proporsi ini bisa berubah-ubah tergantung dengan interaksi dengan Tekanan dan Temperatur luar.
Saat isi LPG dibuang-buang terlihat ia masih dalam wujud Cair, tapi ketika "mengalir" di permukaan lantai sudah perlahan berubah menjadi Gas.
Kenapa begitu? karena:
- Tekanan Turun ⬇️: Tekanan tabung lebih tinggi daripada tekanan lingkungan.
- Temperatur Naik ⬆️: Temperatur tabung lebih rendang daripada temperatur lingkungan.
Hal dasar begini harusnya sudah dikuasai sejak SMP atau SMA/SMK/MA/Mondok. Karena itulah kita butuh pemerataan kualitas pendidikan dasar dan menengah, bukan makan siang gratis.
Kalau mau praktikum atau eksperimen aman, sebaiknya di sekolah. Jangan di rumah. Rasa penasaran itu bagus, tapi kalau nggak diwadahi bisa membahayakan banyak orang.