aku alumni pesantren modern, cerita tentang pesantren yang seliweran di TikTok itu ngga relate sama pengalaman yang aku alami dulu... sedih sih, kadang ada komentar yang menurutku sudah sampai merendahkan pesantren secara keseluruhan..
tp ya aku gaa menutup mata kalau stigma itu muncul karna ulah pesantren-pesantren problematik yang akhirnya bikin citra pesantren jadi jelek 💔
Agak frustrated yahhh lihat perdebatan tentang LGBTQ yang lewat TL akuu. Yang bikin aku heran, ketika ada dokter menyampaikan kebenaran, punya pendapat berdasarkan prinsip dan keyakinannya, langsung dicap diskriminatif. Padahal selama dia tetap melayani pasien dengan profesional dan ga membeda-bedakan siapa pun, menurutku perbedaan pendapat ga otomatis sama dengan diskriminasi sih
Aku sendiri sebelumnya cukup netral soal LGBTQ. Bahkan aku pernah suka beberapa artis yang openly gay. Jadi ini bukan karena aku benci atau punya masalah dengan keberadaan mereka. Yang bikin aku kesel karna ga sdikit aku nemuin dari mereka yang anti kritik. Begitu ada pendapat yang beda, apalagi yang ga sejalan dengan pandangan mereka, langsung dianggap menyerang, homofobik, atau diskriminatif.
Agak frustrated yahhh lihat perdebatan tentang LGBTQ yang lewat TL akuu. Yang bikin aku heran, ketika ada dokter menyampaikan kebenaran, punya pendapat berdasarkan prinsip dan keyakinannya, langsung dicap diskriminatif. Padahal selama dia tetap melayani pasien dengan profesional dan ga membeda-bedakan siapa pun, menurutku perbedaan pendapat ga otomatis sama dengan diskriminasi sih
Aku sendiri sebelumnya cukup netral soal LGBTQ. Bahkan aku pernah suka beberapa artis yang openly gay. Jadi ini bukan karena aku benci atau punya masalah dengan keberadaan mereka. Yang bikin aku kesel karna ga sdikit aku nemuin dari mereka yang anti kritik. Begitu ada pendapat yang beda, apalagi yang ga sejalan dengan pandangan mereka, langsung dianggap menyerang, homofobik, atau diskriminatif.
Kok bisa ada rekan kerja yang dia ketua dia ga ngapa ngapain, padahal dapet fee dari kegiatan ituu.. Ogah banget bantuin lagi, soalnyaa yg bantuin justru ga dapet apa apa
Hari ini energikuuu terkuras bangettt… ngadepin 51 siswa dalam satu kelas 😭 level keributannya udh diatas rata-rata. Jujur aku gaa ngerti kenapa bisa digabung sebanyak ini dalam satu kelas, kayaknya next time aku harus pakai speaker deh biar kedengeran 😩
Akhir-akhir ini aku lagi sering banget nonton podcast yang narsumnya dr @GiaPratamaMD , he transfers positive energy to anyone who watches him jadi ngerasa betah banget nontoninnya walaupun ada beberapa yang mungkin aku udah dengar di podcast yang berbeda.
Aku terhipnotis sama cara penyampaian & tutur katanya, soft spoken, clear, dan indah banget kata-kata yang dia pilih, plus penjelasannya juga gampang dipahami..
Sekitar seminggu terakhir ini, I’ve been trying to be more consistent with "drinking water" . Sebelumnya aku sempat MCU, dan hasilnya ternyata aku dehidrasi. Kalau dipikir-pikir, aku memang jarang banget minum air putih huhuuu...
Terus di salah satu podcast yang aku tonton, dia kasih analogi yang menurutku sederhana, tapi dalem banget. Dia ngejelasin kalau ginjal itu bekerja untuk menyaring darah, dan dia mengibaratkan sel darah merah kita seperti piring kotor yang menumpuk. Kalau kita mau bersihin piring-piring itu, pasti pakainya air bersih kan?
Now imagine kalau kita “bersihin” pakai sesuatu yang manis, atau yang berwarna… bukannya bersih, malah jadi lengket, makin kotor, dan akhirnya bau. Bahkan kalau kita bersihin pakai air tapi cuma netes-netes, pasti bersihnya lama dan nggak maksimal kan?
And that’s exactly gimana ginjal bekerja. Kalau kita minum air putihnya cuma sedikit, tubuh juga nggak bisa “membersihkan” dengan optimal. Jadi air putih itu ibaratnya “clean water” lahh yang bisa bantu ginjal
Itu langsung ngena banget di aku. Aku pernah numpuk piring kotor karena terlalu sibuk, bahkan bisa sampai 1–2 hari baru sempat dicuci. Dan ya… tau sendiri hasilnya lengket, bau, dan jadi lebih susah dibersihin.. aku bencii dan gasuka banget nyuci piring kotor dalam keadaan seperti ituu...
Pas denger itu, rasanya kayak “oh… this is exactly what I’ve been doing to my body dongggg”
Sekarang, aku mulai lebih sadar sih dan sekarang lagi coba biasain minum air putih yang rajin dan konsisten ...
Menurutku itu simple reminder, tapi ngena banget di aku <3 Thanks dr. Gia..