ใ ค
๐๐ข๐ฌ๐๐๐๐ซ๐'๐ฌ dipenuhi rak-rak kuali, berdampingan dengan etalase kartu identitas dan alat tulis sihir yang tersusun rapi. Bau logam dan tinta segar bercampur di udara.mAku memperhatikan sebentar sebelum menghampiri penjaga toko, โSelamat siang, @AH_Wiseacres.โ
ใ ค
โ โ
๐๐ฉ๐จ๐ญ๐ก๐๐๐๐ซ๐ฒ dipenuhi rak-rak botol kaca berisi cairan warna-warni dan toples berisi bahan-bahan kering yang tidak semuanya bisa kukenali. Aku memperhatikan label-label kecil di setiap botol sebelum menghampiri penjaga toko, โSelamat malam, @AH_Apothe.โ
โ โ
โ โ
๐๐ฉ๐จ๐ญ๐ก๐๐๐๐ซ๐ฒ dipenuhi rak-rak botol kaca berisi cairan warna-warni dan toples berisi bahan-bahan kering yang tidak semuanya bisa kukenali. Aku memperhatikan label-label kecil di setiap botol sebelum menghampiri penjaga toko, โSelamat malam, @AH_Apothe.โ
โ โ
ใ ค
Kuselesaikan gerakan terakhir asal-asalan, sudah tidak peduli benar atau tidak bentuknya. Yang penting selesai. Kulipat kertas dare, dan kumasukkan ke saku. Itu jadi bukti kecil bahwa semua ini nyata. Kutatap Black Lake sekali lagi, tenang seolah tak terjadi apa-apa.
ใ ค
ใ ค
๐๐๐๐ซ๐ di tepi Black Lake lebih dingin dari dugaanku. Air nyaris diam, memantulkan bulan jadi kepingan kecil, dan rumput terasa lembap di bawah sepatuku. Kubaca kertas dare sekali lagi, berharap tulisannya berubah. Tapiโtidak berubah.
ใ ค
ใ ค
Angin malam berhembus lebih kencang, ujung jubahku ikut bergerak tanpa kuminta. Satu kakiku tergelincir di rumput lembap, nyaris membuatku jatuh. Aku berhenti sejenak, menunggu jantungku kembali tenang. "...hampir saja," gumamku. Setidaknya tidak ada yang akan melihatnya.
ใ ค