Hari ini diberitakan bahwa Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur mengabulkan eksepsi terdakwa kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa.
Dengan diterimanya eksepsi terdakwa tersebut maka Sidang terkait ijazah tidak akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi, ahli dan terdakwa. Tidak ada pula pemanggilan atau kehadiran pak Jokowi. Berkas perkara dan kelengkapannya oleh Hakim dikembalikan kepada kejaksaan.
Dengan putusan sela tersebut, maka pengadilan terkait ijazah Jokowi harus dihentikan demi hukum. Pengadilan tidak lagi dilanjutkan dengan memanggil saksi saksi.
Case Closed, ijazah Jokowi tetap jadi misteri, berdasar persepsi masing-masing rakyat dan warga negara Indonesia. Walau keingintahuan rakyat belum terjawab secara legal lewat proses pengadilan, kasus Tifa berhenti. Persoalan palsu tidaknya ijazah Jokowi tetap jadi misteri.
Ini memang skenario politik hukum yg sudah saya perkirakan jauh jauh hari, sebagaimana sudah saya sampaikan di podcast Rudi Kamri, dua minggu lalu, yang hanya buang waktu, yang berakhir dengan bebasnya Jokowi dari pengadilan ijazah yang selama ini selalu dihindari.
Detik-Detik Fathimah Lempar Kotoran Ke Muka Qodari Yang Langsung Kena Ulti Dan Marah-Marah..
Ini kalau di perusahaan modelan pegawai kayak Qodari ini dah dipecat.. Bukannya ngasih data dan angka terus sajikan solusinya malah nyuruh-nyuruh orang yang bayar gaji dan fasilitas yang dinikmatinya..
Pejabat 💩
“PINTU MASUK PENGADILAN SUDAH RUSAK”
Kalau Polisi dan Jaksa itu penegakan hukumnya banyak yang diwarnai oleh oknum oknum yang rusak, maka rusak pula kualitas peradilan kita. Karena pintu masuk orang orang yang diadili itu lewatnya kepolisian dan kejaksaan.
Kalau banyak koruptor kakap tidak ditersangkakan oleh polisi dan tidak didakwa dan dituntut Jaksa ke pengadilan, maka Hakim tidak bisa mengadili para koruptor itu. Hakim hanya mengadili orang yang bahan bakunya berasal dari proses di Kepolisian dan Kejaksaan.
Makanya saat polisi dan Jaksa tumpul, maka dibentuklah KPK. Sayangnya KPK sekarang ikut tumpul juga. Yang ditangkap dan dituntut hanya kelas koruptor kecil. Kelas bupati yang banyak terbelit hutang karena biaya Pilkada.
GANTI JAKSA AGUNG DENGAN MAHFUD MD!!
Prabowo harus angkat Jampidsus dan juga Jaksa Agung baru yg lebih berani untuk perang melawan korupsi, terutama untuk membersihkan kalangan penegak hukum sendiri termasuk polisi.
Negeri ini sudah terlalu banyak maling yang sering mempermainkan hukum untuk memperkaya diri dengan menerapkan hukum seenak keinginan sendiri, hanya demi ambisi.
Koruptor besar tak tersentuh bahkan saling melindungi dan dilindungi, sebaliknya orang tak bersalah banyak yang ditarget dengan penerapan hukum secara serampangan. Hasilnya publik melihat ketidakadilan dan ketiadaan pemberantasan korupsi yang efektif.
Saya mengusulkan pada pak Prabowo agar segera angkat Jaksa Agung baru yang berani dan bersih. Kalau perlu pilih orang yang memiliki kualitas seperti Prof Mahfud MD.
Pilih tokoh hukum yang telah terbukti berani, dan punya reputasi, berkredibilitas sebagai sosok bersih, tegas, jujur, dan berani.
Kalau pak Prabowo dalam kondisi seperti kali ini salah lagi pilih orang sebagai Jaksa Agung, maka bisa hancur negeri ini. Bahkan bisa juga habis karir politik pak Prabowo. https://t.co/8AaAQ3taed
Selamat kpd POLRI yg tlh menjebol tembok penyembunyian harta2 yang diduga hasil korupsi di sebuah kafe dan beberapa titik lainnya. Selamat kpd KEJAGUNG yang terus memburu koruptor di BGN dan MBG. Silahkan berlomba utk saling bongkar korupsi. Itu bagus utk pemberantasan korupsi.
Gosah kasih tau pemerintah..
Nanti mereka datang cari panggung..
Lalu blablabla.. janji ini itu 🥱
Udh baik rakyat nolong rakyat aja
Anggap ga punya pemerintah..
Oh ya, nota pembangunan jan dibuang.
Kalo nanti ditagih pajak, kasih aja notanya - minta dioffset 😎
Masyarakat Kab Bener Meriah, Aceh
Kamis 2 Juli 2026
Meresmikan Jembatan Enang-enang
Yang dibangun secara swadaya.
Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat
Pemerintah @prabowo ke laut aje....
Leo Tolstoy budayawan dan pemikir Rusia abad 19 dalam A Confession (1882), Buku non-fiksi yg mendokumentasi krisis spiritualnya, ia mengatakan, “Setiap kebohongan adalah racun. Tidak ada kebohongan yang tidak berbahaya. Hanya kebenaranlah yang aman. Kebenaran itu memberi penghiburan.” (Every lie is a poison, there are no harmless lies. Only the truth is safe…) Pemikiran Tolstoy ini mempengaruhi Mahatma Gandhi, hingga Martin Luther King Jujior.
Sekarang negara ini sedang terjadi persoalan yg rumit terkait persoalan kejujuran dan kebenaran, hingga kampus tempat saya kuliah S1 dulu, yaitu UGM pun dipertanyakan kejujurannya.
Padahal kebenaran itu sebenarnya sederhana. Kebenaran itu tidak rumit. Kebohonganlah yg sering harus berliku liku, rumit dan melelahkan. Pengadilanpun kadang tidak mampu membongkar kebohongan. Pengadilan lebih mudah menghukum atau menjatuhkan pidana pada mereka yang ingin meminta kebenaran. Itu yang sering saya saksikan belakangan ini.
Sekarang kita saksikan, siapa yg ingin mengungkap kebenaran secara sederhana, kita tunggu lewat pengadilan yang rumit dan dramatis.
Begitu parahnya Indonesia, aparat bertengkar dgn seorg sipil yg menegur dia berkendara di atas trotoar. Ia lalu turun dari motornya mau menghajar penegur wanita tsb. Apa bisa dicek wajah aparat ini?
Lokasi: dari Stasiun Depok ke arah Jl. Pemuda. Saat di dekat Steak Moen-Moen
Veronika lake, anggota DPRD TTU dari fraksi PDIP yang melakukan intimidasi ke dokter Icha memberikan klarifikasi bahwa dia tidak pernah berniat mengintimidasi dokter Icha.
Dih pura² sedih padahal yg dia lakuin udah jahat banget😡
Layak dipecat dari pdip dan lanjut diproses hukum si ini🔥
Kalau mau nyaman jadilah Raffi Ahmad. Ndak perlu pinter2 amat. Cukup ngesot sana-sini, hidupnya aman. Di negara ini ndak perlu sekolah tinggi-tinggi. Harvard, Princeton atau Oxford. Terus mimpi ngebangun bisnis, nyetak jutaan lapangan kerja. Halah, ngapain?
Mau lu jadi Nadiem?
🚨 UPDATE: VALID Mahasiswa yg bertemu Wapres Gibran di Istana kemarin DISOGOK kepolisian:
1. Ketua BEM FH : 6 jt
2. Wakil Ketua BEM : 2.5jt
3. Ketua BEM FEB : 2jt
4. Wakil Ketua BEM FEB : 2jt
5. M T : 2.5jt
6. Senior HMI : 2.5jt
7. Senior HMI : 2.5jt
#IndonesiaGelap
There is a War Within. Ada adu kekuatan pengaruh yang terjadi di sekitar para penegak hukum. Polisi sudah “nampak mengikuti” kekuatan yg ingin menahan Roy dan Tifa dengan berbagai rasionalisasi dan normalisasi sebagaimana tampak mereka tunjukkan di hari Jumat kemarin. Itulah cara polisi memhami dan menerapkan hukum dalam kasus ini.
Sementara Kejaksaan agak berbeda. Kejaksaan hingga hari ini nampak masih bersikap lebih hati hati, walau tekanan dari pihak yang ingin RJ (Restorative Justice) agar tidak sampai ada sidang pencemaran nama baik masih diupayakan.
Kasihan sebenarnya para penyidik dan penegak hukum di tingkat operasional ini. Mereka para pelaksana penegakkan hukum, menjadi ajang pengaruh kekuasaan dan tekanan dua kekuatan dengan kepentingan yang berbeda.
Pilihan mereka adalah mengikuti lobi dan tekanan yg mana, dan dengan pertimbangan hukum yang mana yg paling rasional dan mendekati kebenaran secara hukum formal dan material.
Kita sebagai orang yg ada diluar kepentingan politik, akan terus speak up sesuai kompetensi kita. Bagi saya sekali lagi tidak untuk membela atau membantu personal orang per orang. Tapi lebih berdasar motivasi untuk mendudukkan norma dan regulasi sebagaimana harusnya. Saya ikut punya tanggung jawab moral untuk ini.
Bagi publik yang cerdas dan peduli kebaikan negeri ini, jangan biarkan penegakkan hukum di tingkat manapun ditekan oleh kekuatan politik ataupun kekuatan mobilisasi buzzer yg bisa merusak tatanan hukum sekarang dan masa depan.
Kenapa mahasiswa dan kelompok kritis demo dan menentang kebijakan Prabowo? Itu adalah wujud kekecewaan sebagian rakyat terhadap kondisi ekonomi, dan penggunaan anggaran yang dianggap boros oleh Pemerintah demi proyek proyek bakar uang.
Rakyat kritis sekarang juga khawatir atas kondisi demokrasi, serta menguatnya militerisme di era Prabowo. Ditambah berbagai akumulasi masalah yg muncul sejak awal pemerintahannya.
Isu Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat, seperti Pelemahan rupiah, kenaikan harga bahan pokok (termasuk beras), dan kenaikan harga BBM (hingga naik 32% baru-baru ini). Banyak yang dirasakan dan membuat resah. Karena dilihat sebagai bukti memburuknya ekonomi, dengan lapangan kerja yang makin sulit.
Program Nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP/Kopdes) dikritik keras sebagai wujud pemborosan APBN yang sangat membebani fiskal, dan berpotensi merusak dan merugikan ekonomi kerakyatan. Itulah yang menyebabkan crowding out investasi swasta, dan memicu pemotongan anggaran di sektor lain yg sebenarnya lebih produktif tinimbang MBG dan Koperasi DMP.
Rakyat melihat banyaknya kasus keracunan makanan dalam program MBG. Membuat para Demonstran menuntut evaluasi atau penghentian program itu, agar diganti alokasi yg lebih produktif.
PHK massal, lapangan kerja sempit, dan kenaikan pajak dan properti di tengah kesulitan hidup ditambah kenaikan pajak dan Pemotongan Anggaran besar-besaran untuk mendanai program populis, sungguh sangat mengecewakan banyak pihak.
Dengarkanlah ini salah satu suara dari rakyat kecil di Jawa tentang MBG dan Koperasi Desa Merah Putih. Monggo disimak, terus bagaimana menurut Anda?
Setuju masnya nih..
Klo nunggu ahli br kritik ya bakal gada kritik 😓
Justru kritik itu dr user bukan provider
Kritik presiden suruh jd presiden
Kritik menteri suruh jd menteri
Kirain klo udah tokoh tuh mikirnya udh lbh cerdas, ternyata jg bisa asal njeplak ya.
Ato cari muka jg dia 🤔
Rombongan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko dievakuasi polisi setelah dikepung mahasiswa di UGM, Senin (15/6/2026) malam.