Cobalah bekerja di posisi yang harus melayani banyak karakter manusia. Dari sana kamu akan memahami bahwa jabatan, uang, dan pendidikan tidak otomatis membuat seseorang memiliki sopan santun.
terus kalo gue ngadu, emang bakal dikasih solusi yang meringankan beban kerja gue gitu? anjinglah dzolim banget. apa gue injek aja yak? apa gue resign aja yah?
kenapa yah? capek tahu. ngga tau mau ngadu ke siapa. tapi ini bener bisa disebut masalah kan? karena gue keganggu atas hal ini, harusnya sah dong menjadi sebuah masalah. setidaknya bagi gue. tapi apa iya standar masalah di gue, juga dipake sebagai standar masalah secara umum?