Fun fact soal Gramedia:
Pertama kali toko Gramedia dibuka tanggal 2 Februari 1970 di Jln. Gajah Mada, Jakarta oleh 2 org jurnalis, P.K Ojong dan Jakob Oetama.
Awalnya toko Gramedia ini cm berukuran 25 m².
Terus buku pertama yang diterbitkan oleh Gramedia adalah novel berjudul Karmila karangan Marga T. Aslinya Karmila ini cerita bersambung yg terbit di Harian Kompas.
P.K Ojong dan Jakob Oetama juga sempet bikin swalayan, namanya Grasera (Gramedia Serba Ada) dan rumah produksi film, PT Gramedia Film.
Tapi akhirnya ditutup krn mereka berdua fokus di media dan penerbitan.
Telihat taktikal? Tidak? Terlihat bodoh? Ya jelas terlihat bodoh dan konyol... Ini banyak yang mengabaikan sisi disiplin dan safety alias ngawur! Muzzle discipline tidak ada, kena sapu semua oleh laras senapan kawan di belakangnya, dan ada yang telunjuk masih menempel di pelatuk.
JENDERAL JUJUR YANG DIKUBUR
Lulusan Harvard. Pangkostrad. Ditawari jadi Panglima TNI.
Sebulan kemudian mati mendadak. Tanpa otopsi.
Tidak ada yang diadili. Tidak ada yang diselidiki.
Yang membongkar korupsi militer Rp 189 miliar itu dikubur di Kalibata. Kasusnya dikubur lebih dalam.
Bayangin lo baru aja berhasil nyatuin negara yang nyaris pecah jadi belasan negara kecil.
Gara-gara lo, negara itu utuh lagi.
Presiden percaya, lo diangkat jadi perdana menteri.
Eh, 6 bulan kemudian kabinet lo kalah voting di parlemen.
Apa yang lo lakuin?
Kalo politisi jaman sekarang: nyari celah hukum, reshuffle internal, lobi sana-sini, atau diem-diem dikasih kursi baru biar tetep di lingkaran kekuasaan.
Mohammad Natsir?
Dia langsung balikin mandat ke presiden.
Pulang. Ga ada drama, ga ada manuver.
Ini ceritanya.
Mengunjungi makam "orang kalah" paling kesohor dlm sejarah republik; "Bung" Amir Sjarifoeddin di Karanganyar, Jateng.
Pemikir jenius kiri ini nyaris jadi Proklamator kemerdekaan RI, perdana menteri yg getol memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Ia mati dibunuh bangsanya sendiri.
Gue mau nampol kalian pakai kenyataan.
Dan gue jamin, kalian belum siap dihantam realita ini.
Apa yang Fatimah Azzahra lakuin baru-baru ini di TV nasional, dan wakil BEM yg dulu.
Gue cap sebagai:
Entertainment Politik.
Kritik yang seharusnya tajam, malah berakhir cuma jadi HIBURAN.
Jadi bahan trending semalam, panen impression dan engagement di Twitter, lalu besoknya orang lupa dan lanjut hidup seperti nggak ada apa-apa.
Kenapa bisa gitu? Gue bahas di sini.
Dalam satu hari, ada dua AIB BESAR terbongkar.
Pertama pengakuan peserta demo dukungan MBG yg menerima uang Rp. 100.000 dan juga beberapa hadiah.
Kedua terbongkarnya para mahasiswa yang menerima sejumlah uang ketika bertemu wapres gibran.
Dan ga ada yang bisa kita lakukan..