cukup didoakan, jangan terlalu diharapkan. jika memang dia baik untukmu, pasti akan Allah dekatkan. karena ketika Allah sudah ikut andil, maka tidak ada yang namanya mustahil.
Pertemuan & perpisahan itu satu keutuhan.
Tanpa yang satu, maka satunya enggak ada.
Seringkali bertemu, kita gembira tertawa… Berpisah, kita sedih menangis.
Padahal akar tiap perpisahan itu pertemuan.
Kalo mau sedih menangis, tangisi akarnya, menangis justru di saat bertemu.
Jangan pernah lelah untuk mengingatkan diri sendiri
Bahwa kadang hadiah dari Allah bukan berupa hasil yang kamu perjuangkan
Tapi proses yang kamu rasakan
Bagaimana kamu belajar sabar saat terjatuh, bangkit, bertahan dan tiba di penghujung jalan
Semangat ya, Allah selalu bersamamu
Saya berdiri di sini, hari ini, mewakili: Diri Saya Sendiri… Sama hal-nya seperti almarhum ayah, paman/tante dan pendahulu kita 79 tahun yang lalu dan pada saat² kritis di mana nasib Republik kita sedang dipertaruhkan… Karena kita semua, sadar tidak sadar, dgn cara masing², sedang ikut menentukan dunia yg ingin kita wariskan pada anak, cucu dan generasi berikut… 🙇🏻♂️🙏🏼
I’m standing here today, representing: Just Myself… Like my late father, my late uncles/aunts, and our forefathers who stood in the same place at the same time 79 years ago and at other critical moments when our Republic was hanging in the balance… Because all of us right now, aware or unawares, each in our own way, are shaping the world we want to leave behind for our children, our grandchildren and future generations… 🙏🏼🇮🇩
#kawalputusanmk
@adearmando61 Bung Ade, sebaiknya fokus aja dengan kampanyekan program agar bisa menaikkan elektoral #PSI spy bisa lolos parliamentary threshold di DPR-RI #Pemilu2024
Yang paling menyedihkan adalah bila anak-anak muda Indonesia memilih pemimpin Indonesia masa depan hanya berdasarkan gaya & gimmick, bukan berdasarkan kualitas kepemimpinan bangsa.
Jadi kontes popularitas atau reality show saja. Padahal menentukan nasib 280 jutaan orang.