#Karya#Fiksi#IstrikuBulan
Part 42
Ga rela gue dengernya. "Yakin? Sekarang aja kalo disuruh milih, kamu pasti bakal milih hidup sama aku daripada sama dia." It's a very long shot. Semoga aja kata-kata gue... https://t.co/lxcbbVxdCe
#Karya#Fiksi#IstrikuBulan
Part 41:
Mama narik napas, menghela ingus. "Perempuan baik harusnya dapat laki-laki baik. Tapi kamu malah dapet laki-laki pezina." Sekarang nangis beneran.
===
Saat merasa memiliki... https://t.co/3xhntQg8lD
#Karya#Fiksi#IstrikuBulan
Part 40:
"Sialan emang! Berhadapan sama Bulan, ngga boleh panjang angan-angan. Adepin aja apa yang ada di depan mata. Ngga usah memberi penafsiran ini dan itu. Cukup nikmatin aja dan... https://t.co/vWG3uWgJBO
#Karya#Fiksi#IstrikuBulan
Part 39:
"Padahal dulu ngajakin kamu sepedahan biar bisa kurus. Tapi sampe masuk pesantren ternyata ngga kurus-kurus," Papa tergelak nyeritain ini.
Ya iyalah. Gimana mau kurus. Dari... https://t.co/nk1qBSqvom
#Karya#Fiksi#IsrikuBulan
Part 38:
"Duduk depan laptop dan mulai ngerjain permintaan logo dari perusahaan start up fashion dari Jepang yang khusus menjual lingerie. Mereka minta sesuatu yang romantic yet naughty.... https://t.co/dG1D7nJuPz
#ReviuKarakter
Ini adalah kutukan jadi antagonis. Apa pun yang terjadi protagonis pasti menang.
Jadi inget Kamal. Biar gimana pun bejatnya, dia tetap didoain ibu-ibu...
"Semoga Kamal cepet tobat, gemes akutu,"... https://t.co/t9VSJJaid4
#Karya#Fiksi#IstrikuBulan
Part 37
"Perempuan yang paling gue jaga perasaannya, sekarang terlihat terluka meski tak berdarah."
===
Ini adalah rahasia besar yang disembunyikan Kamal dari orang-orang... https://t.co/KDfnqrmPGA
#Karya#Fiksi#IstrikuBulan
Part: 36
Otak gue kosong. Semua pikiran kaya luber ngga tau ngilang ke mana.
"Gimana kalo kita mulai dari awal lagi?"
===
Akhirnya publish juga. Teruntuk pada tim Kamal yang... https://t.co/hoWjqHBBHH
#LiterasiMedia
Bosen di klinik, mau update status. Tunjukin ke anak lanang, "Gimana kalo ibu posting ini?"
"Jangan!"
Berusaha nego, "Tapi kan lucu, Mas..."
"Jangan! Ga ada gunanya!"
Manut, ganti status. "Kalo... https://t.co/6iDkDM336h
#Karya#Fiksi#IstrikuBulan
Part 35:
"Sialan! Dua ayat itu lagi. Dan U-Bay ngucapinnya berkali-kali jadi kaya semacam mantra.
Gue tahu dia berusaha menenangkan istrinya. Ngingetin kalo setelah... https://t.co/4qDA4pZv92
#Karya#Fiksi#IstrikuBulan
Part 34:
"Sekarang, setelah tahu semua, lalu mau apa? Bikin perhitungan sama Om Hendro?"
===
Kalau rahasia sudah terbuka, kita bergerak menuju akhir. Terimakasih pada Tim... https://t.co/M1mIXvIuYE
#Syukur
"Kenapa orang-orang ini ngga bersyukur, ya?" pertanyaan Bulan tak butuh jawaban. "Aku kalo diginiin sekali aja sama Ayah, bakal bilang, telepon aku lagi, Ayah," lanjutnya lagi.
Kamal menghela napas. "Ukuran sepatu kalian beda." https://t.co/vODpkibWK2
Part 33
"Gue ngga bantah, ngga juga mengiyakan. Entahlah, di antara semua urusan ini, ga yakin bisa melakukan misi penyelamatan. Jangan-jangan, sebenernya gue sendiri yang butuh diselamatkan."
===
Semua... https://t.co/voMOgvyKM5
#Karya#Fiksi#IstrikuBulan
Part 32:
"Matanya mengerjap. Dia noleh dikit ngeliat si bapak yang sekarang udah dalam posisi telentang di balikin sama ibunya. Kemudian balik ngeliat gue sambil lempar satu seringai.... https://t.co/1xx0EebM0D
#Karya#Fiksi#IstrikuBulan
Part 31:
"Jiah! Galak bener! Gue cuma baru nyadar kalo ternyata lo cantik!"
====
Dasar Kamal! Jauh-jauhan sama Bulan kayanya bikin dia jadi lebih sensitif sama cewek cakep. Masa si... https://t.co/VjQ2q9773E
#RefleksiKarya
Selama setahun ini ternyata udah berhasil nulis 5 novel dan satu novelet serta beberapa cerpen yang tersebar di antologi cerpen di wattpad.
Tahun ini dimulai dengan "Kau Pergi". Cerita tentang... https://t.co/EhRSwt73i6