Halooo @Telkomsel saya sangat kecewa dengan layanan @IndiHomeCare kalian. Kronologi:
Saya migrasi dari indihome 50mbps ke Telkomsel one dinamik ip 1 tapi tidak pernah dapat benefit 15gb quota family, lalu migrasi balik ke indihome 50mbps tagihan masih one benefit gk dapat.
Dulu, Indonesia pernah punya almarhum Sutopo di BNPB dan Mbah Rono (Surono) di PVMBG. Keduanya hadir saat bencana2 besar melanda. Keduanya kompeten dari segi keilmuwan da berdedikasi. Pak Topo almarhum sangat luar biasa dalam hal komunikasi data. Sementara Surono sangat berani bersikap dan bersuara sesuai ilmunya, melebihi sekat birokrasi. Interaksi dengan berbagai kalangan juga terbangun dg baik. Keduanya membantu kita melewati hari-hari penuh bencana di tahun-tahun lalu.
Saya berkali-kali ke lapangan bareng dg keduanya. Pak Surono sudah pensiun, Pak Topo sudah almarhum. Sayang, tak ada pengganti sepadan. Dan dr aspek institusiional, kedua lembaga ini jg tak membaik, bahkan PVMBG makin hilang perannya utk urusan2 penting erupsi gunung api.
Alam kok ditantang.
Gambut itu seperti spon. Menahan dan menyimpan air, sehingga bahan-bahan organik seperti seresah dll terendam.
Begitu dibuat kanal, dengan sifat air yang mengalir ke tempat yang lebih rendah, air terlepas, terbuang ke sungai. Water level pada lahan gambut menurun, bahan organik tak lagi terendam dan akan mengering terutama di musim kemarau yang akan menjadi bahan bakar ketika ada percikan api.
Bayangkan kalau hal itu terjadi dalam skala luas yang mungkin ratusan ribu hektar dalam satu hamparan.
Apa namanya bukan mencari masalah?