Kalian penasaran gak sih kenapa bule2 itu, bisa punya libur lama banget??😭😑
Orang Eropa terutama, mereka tuh bisa santai libur 1–2 bulan penuh di musim panas.
Lah kita? Kerja 12 bulan, lembur, gaji pas-pasan, dan cuti cuma 12 hari.
Kenapa bisa beda gini ya?
Mulai sekarang jangan ngomong lagi soal “Aku gak tau kita ini bakal berjodoh atau enggak, kalo gak jodoh yaudah lah” Tapi ganti dengan ”i will try my best to keep this relationship as long kita coba sama sama ya"
Jodoh itu diusahakan, bukan berati menyalahkan takdir juga 🫶🏻
Game MLBB atau MPL ternyata punya “LinkedIn versi esports”… dan masih banyak gamer yang belum tau
Buat kamu yg belum tau, ada suatu halaman khusus buat cari kerja di industri esports Indonesia.
Bukan buat pro player doang, tapi juga:
- editor
- designer
- social media
- event crew
- observer
- broadcast
- sampai talent management
Yang bikin menarik: partner yang buka peluang kerja bukan tim kecil.
Ada ONIC, GEEK FAM, DEWA, GGWP, RevivalTV, sampai Mineski.
Dua Lipa katanya kehilangan deal $15 juta dengan Samsung karena tolak stop dukung Palestina.
Dua Lipa gugat Samsung karena pake foto mukanya tanpa izin di kardus TV & tuntut ganti rugi $15 juta. Gugatan 8 Mei 2026 di California.
👑🔥
Someone once said: "no contact for you is just a normal day for them" and I never looked back since. Stop obsessing over people who sleep just fine without you
Orang-orang bilang “if he wanted, he would.”
Dan aku juga dulu percaya banget sama kalimat itu.
Sampai akhirnya psikologku bilang:
“Kadang bukan karena dia gak sayang, tapi karena dia memang belum siap.
Bisa jadi mentalnya lagi capek, emosinya belum stabil, atau hidupnya masih berantakan.”
Di situ aku baru sadar, ternyata hubungan gak selalu soal siapa yang lebih cinta.
Kadang juga soal siapa yang sedang sama-sama belajar mengerti keadaan satu sama lain.
Because sometimes, love is not only about being understood,
but also learning to understand.
Keren banget intel warga.
Ternyata kejadian tabrakan antara KRL arah Jakarta dan taksi tuh estimasinya sekitar jam 20.46 - 20.47.
Sedangkan kejadian tabrakan antara KJJ dan KRL sekitar 20.52.
Posisi KRL arah Cikarang masih distasiun, gabisa gerak karena insiden taksi didepannya.
Posisi KJJ pukul 20.45.50 - 20.46.10 ngelewatin stasiun Cakung, KJJ ngelewatin stasiun Kranji pukul 20.49.10 - 20.49.30.
Jadi disaat waktu kejadian tabrakan taksi terjadi, posisi KJJ ada diantara stasiun Cakung dan Kranji. Setelah gue hitung, disaat bersamaan terjadi tabrakan taksi, KJJ posisinya udah 0.75KM (20.46) atau 1.5KM (20.47) diluar stasiun Cakung.
Total jarak antara KJJ ke stasiun Bekasi Timur ada 5.5KM. Tiap 1 KM ada blok sinyal.
Total 5 blok sinyal. Tapi yang efektif cuma 3 blok sinyal terutama di stasiun Kranji karena kereta butuh jarak 1 KM kurang lebih buat ngerem aman.
Jarak antara tiap blok sinyal cuma satu menit. Overall KAI cuma dikasih 3 menit yang efisien sejak detik pertama tabrakan taksi buat ngabarin KJJ.
When it’s A RACE AGAINST TIME. Human often lot.
Baca ini bikin gue ngeri banget sama yang namanya WAKTU, in a matter of minutes, dari menit ke 47 ke menit 52, 14 nyawa bertaruh 😭 YAALLAH
Guys, Bu Rani Anggrini Dewi konselor pernikahan 25 tahun lebih, sudah menikah 44 tahun bilang sesuatu yang menurut gua adalah penjelasan paling nyesek yang pernah gua dengar tentang kenapa banyak perempuan menyesal setelah menikah.
Dan ini bukan opini.
Ini dari orang yang setiap hari duduk berhadapan dengan pasangan-pasangan yang pernikahannya sedang hancur.
Jawabannya satu kalimat
mereka masuk ke pernikahan
tanpa tahu siapa diri mereka sendiri.
Dan begitu mereka masuk
semua yang membentuk identitas mereka sebelumnya karir, mimpi, ambisi,
pengembangan diri pelan-pelan hilang.
Bukan karena dirampas.
Tapi karena struktur pernikahan
yang mereka masuki memang tidak dirancang
untuk menampung itu semua.
Bu Rani bilang polanya sangat konsisten dari ribuan kasus yang dia tangani.
Perempuan menikah.
Anak lahir.
Semua fokus beralih ke peran sebagai ibu dan istri.
Pengembangan diri berhenti.
Dan di suatu titik entah dua tahun kemudian atau sepuluh tahun kemudian mereka bangun dan bertanya siapa saya sekarang?
Saya sudah S1,
saya pernah kerja,
saya punya mimpi.
Sekarang saya cuma masak
ngurus anak, dan menunggu suami pulang.
Dan yang membuat ini sistemik dan bukan hanya nasib buruk individu adalah satu fakta yang Bu Rani sebut dengan sangat tegas orang tua Indonesia sekarang sudah sadar untuk menyiapkan anak perempuannya.
Mereka kirim ke universitas terbaik.
Dorong untuk berkarir.
Ajarkan untuk mandiri secara finansial.
Tapi mereka lupa menyiapkan anak laki-lakinya.
Hasilnya adalah collision yang tidak bisa dihindari. Perempuan yang sudah berkembang menikah dengan laki-laki yang masih membawa mindset bahwa suami harus dilayani, urusan rumah tangga dan anak adalah urusan istri, dan suami harus selalu lebih tinggi dari istri dalam segala hal.
Dua orang dengan level perkembangan yang sangat berbeda masuk ke satu institusi.
Dan perempuannya yang selalu diminta untuk menyesuaikan diri ke bawah bukan laki-lakinya yang didorong untuk naik ke atas.
Dan ini yang paling menyakitkan dari seluruh cerita ini. Banyak perempuan yang menyesal bukan karena suaminya jahat.
Bukan karena pernikahannya penuh kekerasan.
Tapi karena perlahan-lahan tanpa ada satu momen dramatis yang bisa ditunjuk sebagai titik balik mereka kehilangan diri mereka sendiri.
Dan begitu mereka sadar bahwa yang hilang itu tidak bisa dikembalikan oleh siapapun termasuk oleh suami yang mencintai mereka itulah penyesalan terdalam yang Bu Rani temui dalam kasusnya setiap hari.
perempuan yang menyesal setelah menikah bukan perempuan yang salah pilih pasangan.
Mereka adalah perempuan yang masuk ke struktur yang tidak pernah dirancang untuk menampung mimpi mereka.
Dan selama struktur itu tidak berubah selama anak laki-laki tidak disiapkan dengan cara yang sama dengan anak perempuan angka penyesalan itu tidak akan turun.