Tapi dia juga mudah kecewa kalau merasa tidak dianggap sepadan. Bukan karena menuntut sempurna, melainkan karena dia berharap perasaannya dijaga sebaik dia menjaga orang lain.
Kalau sedang jatuh cinta, dia akan memberikan perhatian lewat tindakan kecil: ‘udah makan belum?’ ‘hati-hati ya’ ‘kabari kalau sampai’ hal-hal sederhana yang sebenarnya adalah bentuk sayang terbesar versinya.
Dia juga tipe yang mudah terikat secara emosional. Sekali nyaman, akan sulit benar-benar melepaskan. Itu sebabnya kehilangan atau perubahan kecil bisa terasa besar buat dia. Mungkin dia pernah mencoba terlihat ‘udah biasa aja’, padahal sebenarnya belum selesai di dalam hati.
Tapi dia bukan orang buruk. Justru sebaliknya. Dia mudah peduli, terlalu peduli malah. Kadang lebih memikirkan perasaan orang lain daripada dirinya sendiri. Dan ada satu hal yang kuat dari dirinya: dia tetap bertahan sejauh ini meski berkali-kali merasa lelah.
Dia juga sering merasa sendirian meski ada banyak orang di sekitarnya. Bukan karena tidak dicintai, tapi karena sulit merasa benar-benar dipahami. Ada beberapa luka yang dia simpan rapat, mungkin karena takut merepotkan orang lain.