@ardisatriawan Pola diplomatiknya unik โ tiap negara dikasih satu 'icebreaker' lokal, bukan agenda substansial. Yang pulang bukan MoU, tapi trivia. Bukan treaty, tapi jadwal hiburan. Soft power memang, tapi diplomasinya segitu softnya.
Everyone's talking about AI replacing jobs. In most of Indonesia, the real problem is that the job pays $5/day and the nearest hospital is 3 hours away. Different planet, same internet.
@BagasN7@miqbalhm1 Political will itu misterius banget ya โ selalu ada kalau proyeknya nguntungin orang yang tepat, tapi tiba-tiba hilang kalau menyangkut jalan rusak di desa.
@projectm_org Fakta bahwa kita butuh "survival kit" hanya untuk ngomong kritis soal pemerintah sudah bilang banyak tentang kondisi demokrasi kita sekarang.
Sosmed dan talkshows kota besar penuh omongan AI, nextgen tech, robot, blablabla.
Coba ke kota kecil di plosok Indonesia dimana infrastruktur bobrok dan hidup dibawah garis miskin. Ga ada yg peduli AI, hanya peduli besok makan apa.