Buku yang dibaca pak Anies berjudul "Why Do So Many Incompetent Men Become Leaders? (and how to fix it)" atau Kenapa banyak laki-laki inkompeten menjadi pemimpin? (dan bagaimana cara memperbaikinya)
Apa sih isinya secara umum?
Jadi gini... Buku itu ditulis oleh Tomas Chamorro-Premuzic, Profesor Psikologi Bisnis di University College London dan Columbia University
Pertanyaan awalnya: Kenapa banyak laki-laki inkompeten yang jadi pemimpin?
Jawabannya gini... Karena kita sebenarnya tidak terlalu baik dalam mendeteksi inkompetensi. Kita justru tergoda oleh sifat-sifat yang membuat para pemimpin menjadi semakin tidak kompeten. Kita cenderung terbuai
- kepercayaan diri (confidence) alih-alih kompetensi
- karisma alih-alih kerendahan hati (humility), dan
- narsisme alih-alih integritas.
Jadi, sifat-sifat yang memikat kita pada sosok pemimpin adalah sifat yang sama yang membuat banyak laki-laki (inkompeten) dipromosikan ke peran kepemimpinan, yang pada akhirnya berkontribusi pada buruknya rata-rata kinerja mereka.
Nah, pertanyaan berikutnya: Bagaimana cara kita mendapatkan pemimpin yang lebih baik?
Jawabannya... Jika ingin meningkatkan kualitas para pemimpin, kita perlu mulai dengan tidak memercayai naluri kita. Sebagian besar dari kita menyukai intuisi masing-masing, tetapi sebenarnya kita tidak se-intuitif yang kita bayangkan.
Beberapa orang memiliki intuisi yang tajam karena mereka mengasah intuisinya berbasis data melalui pengalaman. Namun, sebagian besar dari kita hanya mengandalkan insting saat melihat seseorang dan berkata, "Oke, dia pemimpin hebat, karismatik, narsis." Nah, anggapan itu adalah resep menuju bencana.
Ada tiga poin penting yang disoroti oleh sang penulis buku sebagai solusi atas isu ini, yaitu
1. Mulai dengan melihat data, metrik kinerja, dan gunakan asesmen berbasis sains.
2. Fokus pada sifat/karakter yang tepat. Jika kita sangat ahli dalam menilai sifat yang salah/keliru, kita tetunya tidak akan melangkah jauh.
3. Jika kita ingin membantu perempuan yang kompeten menjadi pemimpin, mulailah dengan memersulit laki-laki yang tidak kompeten untuk menjadi pemimpin. Hal ini juga akan membantu banyak pria kompeten, yang saat ini terabaikan dari posisi kepemimpinan, hanya karena mereka tidak memiliki sifat-sifat yang sebenarnya membuat seseorang menjadi pemimpin yang tidak efektif.
Sumber: Akun YouTube DAWN - Realize the Future of Business
Dear anak muda,
Dalami bidang yang lo pilih. Selami. Taklukkan. Kuasai.
Kalo lo detail, lo yang menang.
Jika cuma menggaruk sampe level kulit ari doang, ga ada pembeda diri mu dari ribuan orang.
Makes sense ya.
nampaknya di pertengahan tahun ini mulai ngelist buku buat dibaca 🤔
terutama sejarah Islam dan biografi Nabi Muhammad SAW, lanjut sejarah Indonesia dan Biografi tokoh-tokohnya... beneran tokoh ye, bukan tokoh yang pahlawan-pahlawanan
Kalau kau selalu rasa down, rasa hidup kau susah, sesak, banyak ujian,
Kau buka Fb, join group ni.
Kau tengok ramai mana org yg ujian mereka jauh lebih padu dari kau, dan mereka tetap tabah.
Mereka fighter.
Kau akan rasa malu kalau kau tak jadi fighter sepertimana mereka.