“PIDATO PRESIDEN RI PADA SIDANG TAHUNAN MPR RI DAN SIDANG BERSAMA DPR RI DAN DPD RI DALAM RANGKA HUT KE-77 PROKLAMASI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2022”
#PidatoPresiden2022#PulihLebihCepat
“PIDATO PRESIDEN RI PADA SIDANG TAHUNAN MPR RI DAN SIDANG BERSAMA DPR RI DAN DPD RI DALAM RANGKA HUT KE-77 PROKLAMASI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2022”
#PidatoPresiden2022#PulihLebihCepat
Bukan Tomcat, tapi Vancat!
Kita kenalan kuy sama token yang kemarin ramai dibicarakan komunitas, utamanya buat yg lagi hype sama NFT. Token ini masih berharga Rp0,00025.
Selengkapnya...
https://t.co/bfRh0nna76
Bnyk media yg produk text, dan wacana mereka amat pro demokrasi, tp kalau kita introgasi institusi mereka, hubungan antara pemilik, manajemen dan karyawan, bnyk yg isinya sangat berlawanan dg ideologi yg disuarakan.
Bnyk orang teriak agungkan demokrasi, tapi mrk sendiri gak tahan kritik, malah perilakunya cenderung otoriter, keras, dan tega dg bawahan. Produksi wacana dan perilakunya berbeda.
Di era digital yg penuh disrupsi. Media hrs lbh hati2, menjaga akurasi, krn yg dihadapi adlh publik yg makin cerdas, aktif dan bnyk pilihan. Kalau mrk msh business as usual merasa sbg pemegang mandat kebenaran, mrk justru bisa runtuh oleh gerakan sosial.
Mengkritik itu perbuatan paling ringan dan mudah. Tapi yg tdk mudah justru ketika orang yg biasa ngritik, gentian harus menghadapi kritikan atau, dikritik orang lain. Responnya lalu menuduh hal hal yg buruk pd yg ngritik. Kalau Anda spt itu berarti jiwanya kerdil.
Media dan wartawan itu hrs jd watch dog pd semua kekuatan politik, spy semua jd lbh hati2 dan cerdas dan mendahulukan kepentingan luas, bangsa dan negara. Media jangan hanya jd watchdog pd pemerintahnya sendiri, tp jd “petdog” pd pemerintah asing, aktivis dan SJW.
Jurnalis hrs paham etika itu lbh luas dr kode etik yg dirumuskan asosiasi wartawan. Etika itu norma sosial terkait rasa keadilan & nalar yg sehat. Yg beri sanksi pelanggar etika itu rakyat. Rakyat punya hak ngawasi apa saja termsk media, tak hrs lembaga resmi spt Dewan Pers.
Kita harus jadi orang yg baik, yg berguna bagi banyak orang, terutama berguna bagi keluarga dan syukur2 bagi masyarakat, terlebih bangsa dan negara. Tapi kita tdk perlu menghabiskan waktu hanya untuk menunjukkan itu.
Hakekat jurnalis itu melaporkan peristiwa. Bukan membuat peristiwa, apalagi peristiwa politik. Jika media sdh jd bagian dr peristiwa politik, ya jangan harap bisa netral dan objektif. Maka publik tdk bisa disalahkan kalo tak percaya lg pd media2 yg wartawannya suka berpolitik.
Berapa Banyak kapal yang ditenggelamkan oleh jajaran ibu @susipudjiastuti ? Namun, Pembangunan maritim tidak hanya penegakan hukum, Ada banyak lainya? Ayo Kita simak
Cc @kkpgoid @kemaritiman
#KerjaBer5ama