>_ Luvus 0.13.2 is live..
More improvement and changes across agents, workspaces, Windows, performance, and terminal
behavior.
- Muse and Oh My Pi support
- Double-click copy and Inject path to pane
- Soft, Pulse, and Retro notification sounds
- New Korean user interface support
- Better Windows recovery
- More copy mode navigation
- Lower runtime overhead
- Private rotating runtime logs
- Stay open when the last workspace closes
- Smarter workspace and nested worktree mapping
- Lower runtime, logging, and macOS SQLite overhead
- Bug fixing and lots of imporevment
Read full changelog: https://t.co/x8qMqeE2fV
Update your luvus now....
🚀Luvus v0.11.0 is here!
A big rename + platform evolution release:
Bohay → Luvus
Its backward-compatible migration support for existing users and comes with :
- Sessions
- Low Memory and CPU usage make luvus fast
- Improve CLI Speed
- Panes and forks got major usability upgrades
- Client rendering behavior is now safer in multi-client environments
- Terminal upgrades with memory-aware scrollback
- Shift+V keyboard copy mode with selection support
- Performance and responsiveness were tuned across CLI + server paths
- Sidebar identity updates now refresh immediately
- UI/UX polish and infra cleanup
- Migration support
And more at: https://t.co/x8qMqeDuqn
@ifaaaifoo@lwastuargo Satu mingguan terakhir lg coba pakai ini, cloud versionnya. UX-nya masih agak kurang menurut saya, misal keybindnya. Juga hari ini lagi bikin note buat summary, tapi pas di export malah blank. Alhasil balik ke notion lagi. 😅
Bismillahirrahmanirrahim.
Hari ini, izinkan saya Ririe, mewakili Ibam dan anak-anak kami, menyampaikan Surat Terbuka kepada Pemimpin tertinggi negeri, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.
Dengan segala kerendahan hati, kami memohon perlindungan hukum dari ketidakadilan yang kami hadapi. Agar kebenaran tidak dikalahkan oleh hal-hal di luar fakta persidangan. Agar keadilan benar-benar ditegakkan sebagaimana mestinya.
Kami percaya, negara tidak boleh membiarkan warganya merasa sendirian dalam menghadapi ketidakadilan.
Semoga surat ini sampai dan diterima dengan baik oleh Bapak Presiden. Demi keadilan berdiri setegak-tegaknya di negeri ini. Demi hilangnya rasa takut dari mereka-mereka yang dengan jujur dan tulus hendak membantu negara dengan keahlian mereka.
Terima kasih, Bapak Presiden @prabowo 🙏🏻
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara?
Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu.
Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun.
Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai.
Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain.
Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi.
Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook.
Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa:
1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN.
2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal.
3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu.
4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan.
5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian.
Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam.
Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka.
Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam.
Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan.
Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja.
Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam.
Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek.
Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan.
JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun.
Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara.
Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan.
Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga.
Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum.
Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi.
Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun...
Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit.
Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus.
Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini?
Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara?
Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian.
Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi.
Jakarta, 16 April 2026
Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
Baru tahu kalau di tauri ternyata bisa dibikin full-transparan. Gara-gara liat ada yg bikin buat cc, jadi iseng bikin plugin di opencode biar lihat dia lagi ngapain pas lagi buka aplikasi lain. Sebenarnya mau dibikin kayak clipper di windows dulu, cuma kena skill issue. lol
Ternyata di cursor versi baru memang lagi ada bug yang bikin dia auto-accept semua changes di files. Pantes hari ini gak bisa accept-accept manual. lol https://t.co/WSTuH5fy5N
Setup kere hore, ada raspi gak kepake jadi dipasang dietpi + picoclaw + ai dr sumopod (free model).
Kebanyakan bertaut sama node modules jadi lupa betapa menyenangkannya oprek oprek seperti ini. Jadi teringat jaman jaman masih pakai slackware yg tiap hari kerjaannya compile.
@ariaghora Wah mantap ini, kbetulan lg develop hal yg sama tp buat clickhouse. Satu yang paling dibutuhkan secara pribadi kenapa bikin sendiri karena butuh sql querynya bisa synced antar device krna kebetulan suka ganti ganti device antara laptop/pc.
@lynxluna@MikaelDewabrata Dulu saya buka kelas sql database, week 1-2 bukan belajar sql langsung. tapi belajar excel dulu biar kegambar datanya sebenarnya kesimpen akan seperti apa.
many of us misunderstood about the concept of rizq.
we thought that rizq is anything we’ve got like sallary, money, and gifts. but you know what? its wrong.
i once heard ust (i forgot which ustadz) said : “rezeki kita itu bukan harta (duit) yg kita punya, tapi harta yg sudah kita keluarkan utk diri sendiri dan org sekitar.
jadi gaji dan duit yg kita simpan, belum tentu jd rezeki kita karena bisa saja duit tsb hilang sebab musibah (bencana, penipuan, kebobolan, dll). tapi kalo sudah dikeluarkan menjadi makanan yg kita makan, pakaian yg kita kenakan, listrik, air dll itulah rezeki kita”
🤯it completely changes my mind.