Aktor BREAKING BAD Giancarlo Esposito baru saja jadi mualaf. Dia pindah ke agama Islam setelah merasa nyaman berinteraksi dengan Muslim selama syuting di Arab Saudi.
Beneran jadi "Gus" Fring 😁
aku sedihh liat ini… karena aku tau kalo from the very beginning WE NEVER HATED INDONESIA. not even a bit. yang kita benci tuh korupsinya, nepotisme, keserakahan oligarki, dan orang yg dzalim. we love this country so much, and that’s why it hurts to see it getting ruined by them
Pantesan orang kita itu gampang bgt burnout kerja, ketakutan di-phk/layoff, berempati /memanusiakan pekerja aja sulit bgt. Plus dibumbuin patriarki seakan2 perempuan harus bertanggung jawab kalo ada anggota keluarga yg sakit, lelaki tidak boleh stay menjadi carer.
Kmaren aku ngetwit kalo aku kerja di Indo pasti aku udah disuruh resign, karena aku kerja fulltime tapi sambil dialysis, hampir seminggu sekali pasti ada appointment dokter.
Dari awal masuk kerja udah bilang ke management, tau gak jawabannya apa, "don't worry, life happens, we'll make it work"
Di kantorku, bahkan se-sepele harus jemput anak di daycare gara2 jadwalnya gak sinkron sama suami, ya gak apa-apa, besok tinggal made up the time.
Ada yang keliatan lemes dikit disuruh log-off komputer, kalo lg di kantor disuruh pulang.
Ada HAK PEKERJA yg bisa dipakai: cuti tahunan, cuti merawat keluarga, cuti berkabung, cuti sakit.
Tinggal dipilih yg mana yang sesuai kebutuhan. bahkan ulang tahun aja dipaksa cuti, gak usah masuk kalo gak mau.
Masalahnya, memang di kalangan masyarakat kita, masih banyak yg merasa mengambil cuti itu seakan2 egois atu "seenaknya". Aneh.
“communication is key” but no one talks about how scary real communication is. it’s not cute texts and long calls. it’s “here’s where you hurt me here’s what I need here’s what I’m afraid to say” it’s
swallowing pride risking rejection, choosing honesty over comfort.
Berdasarkan observasi, cara paling efektif (dan paling “manusiawi”) supaya seseorang bisa jatuh cinta kepada kita itu bukanlah dengan trik manipulasi, bukan dengan menjadi sempurna, bukan dengan love bombing. Cara paling ampuh ialah:
“kita membuatnya merasakan versi paling hidup, paling utuh, dan paling bebas dari dirinya sendiri hanya ketika dia berada di dekat kita.”
Even in Islam, we're taught to make hijrah. If you don't like where you are, move. If your environment drains you, change it. If what influences you isn't good for you, walk away. There's nothing wrong with leaving what harms you.
Aneh memang, tapi banyak dari kita justru merasa lebih "lepas" di tempat yang nggak ada satu orang pun kenal siapa kita.
Di tengah kerumunan orang asing, kita mendadak jadi pemberani. Sementara di lingkungan sendiri? Kita malah sering milih buat main aman dan narik diri.
ayo kita bahas:
Sukanya ayat dia 🥺🥺
"When a man starts loving a woman, his work becomes more important to him. But when a woman starts loving her man, her work becomes less important to her. Because he is preparing to provide and she is preparing to build a home"
Pernah baca, semakin teredukasi seseorang, maka akan semakin woke. Setiap detail kecil yg dianggap remeh pun ga luput dari pertanyaan “apakah ini udh bener? Apakah emang seharusnya begini?”
mungkin gue sebenernya uda hidup di doa dan mimpi yg gue harapkan itu cuma ga sadar aja. soalnya ketika kita grow, ekspektasi kita berubah lagi ke referensi lain. padahal yg sekarang mungkin harapan kita yg waktu dulu.