Viralkan agar Refpin mendapatkan keadilan!!
Jangan karena anggota DPRD bisa membeli hukum seenak jidat.🫵🏼
Seorang asisten rumah tangga (ART) bernama Refpin, menjadi tersangka karena diduga mencubit anak majikannya yang merupakan anggota DPRD Bengkulu.
Padahal di dalam rekaman CCTV tidak terlihat apa yang dituduhkan dan tidak ada satupun saksi yang melihat.
Sang majikan menawarkan penyelesaian kasus secara kekeluargaan dengan syarat Refpin mengakui apa yang dituduhkan.
Namun Refpin menolak karena dia merasa tidak melakukan kekerasan tersebut.
Nggak perlu pusing lagi, buat buang kasur, sofa, sampai kulkas!
Warga Jakarta, bisa pakai layanan Bulky Waste dari Pemprov DKI Jakarta.
Layanannya GRATIS dan mudah diakses di laman resmi DLH DKI Jakarta nih.
Kasih tahu yang lainnya biar makin banyak yang kebantu.
@dinaslhdki
Setiap tahun nya Raja Salman mendonasikan berton ton kurma untuk bulan Ramadan ke pemerintah Indonesia. Begitu juga untuk bulan Ramadan ini .
Kok belum pernah lihat ya … pemerintah membagikan kurma kurma dari Sang Raja ini tahun tahun yang lalu ? Di bagikan nya di mana sih ?
Kalau lewat ormas , kok gak pernah ada berita nya ormas A, B atau C membagikan ke rakyat kecil ?
First class itu untuk siapa pak.....
Kami gak butuh first class, kami butuh penghidupan yg lebih layak.....
Para politisi, para petinggi negeri, para konglomerat dan para pejabat kita cuma memikirkan perut mereka dan keluarganya saja....
Bali keren! Saat kemaren ada truk minyak goreng terguling, mereka ngebantu membereskan.
Beda dgn beberapa tempat lain yang malah menjarah saat ada truk musibah.
Respek untuk menyama braya Bali 😍
Puluhan tahun jalan rusak, warga di Madura akhirnya bangun jalan pake uang donasi warga dan saweran tiktok tanpa gunakan dana desa. Kadesnya gimana atuh?😏
Saya selaku Pribadi, dan sebagai seorang Warga Indonesia keturunan Tionghoa. menyampaikan permintaan maaf kepada Rakyat Indonesia, atas Perilaku seorang Keparat bernama IVAN di surabaya. yang juga keturunan Tionghoa. Sikap Arogansi, Sok Jago, Betingkah seperti itu tidak di benarkan! dan saya sebagai seorang Tionghoa saja malu melihat kelakukan bajingan itu.
Gaya premanisme, sok kuasa! tidak dibenarkan dalam hal apapun! Apalagi dilakukan di depan anak dibawah umur dan di lingkungan sekolah.
Sekali lagi, sy menyampaikan permintaan maaf.