P21 AKAN LAHIRKAN PAHLAWAN BARU
Jika sampai kasus Ijazah Palsu dipaksakan P21 -entah bagaimana cara dan butuh berapa banyak uang Jokowi untuk menggoalkan sidang,
Maka ini adalah siklus alam untuk lahirnya Para Pahlawan generasi baru
dr Tifa, Dr Roy Suryo, apalagi jika sampai disidang bertahun-tahun, lalu divonis bersalah dan dipenjarakan,
Nama mereka akan melambung tinggi bahkan sampai global.
Karena sidang akan disimak dengan penuh perhatian bukan hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.
Bayangkan: Mantan Presiden melawan Ilmuwan, yang membuktikan dengan ilmiah, bahwa Ijazah yang digunakannya meraih jabatan Presiden, adalah Ijazah palsu!
Alih-alih niatan Jokowi untuk membumihanguskan dan menghancurleburkan nama mereka.
Malah persidangan, yang jika terjadi, akan makan waktu bertahun-tahun
Adalah panggung yang dahsyat dan menggetarkan, dan menghidupkan jiwa kebangsaan, amar ma'ruf nahi munkar, dan menggelorakan fastabiqul khairat.
Alih-alih memulihkan nama baik Joko Widodo, bahkan akan menjerumuskannya makin dalam ke jurang gorong-gorong.
Karena, panggung sidang akan dipakai dr Tifa dan Dr Roy Suryo, untuk menggelar hasil penelitian dan teman-temuannya yang terbaru, yang akan makin membuka Ijazah ini makin terang benderang, dari sejak tahun 2005 ketika mula pertama fotokopi Ijazah abal-abal dipakai meraih jabatan Walikota, 2012 Gubernur, dan 2014, 2019 menjadi Presiden.
Bahkan bukan sekedar itu. Dr Tifa dan Dr Roy Suryo akan menjelaskan secara panjang lebar, siapa Joko Widodo berkumis berkacamata yang fotonya ada di ijazah, yang lulusan SMA 6 Yogyakarta
Dan siapa Joko Widodo klimis tanpa kumis, rambut tipis agak botak, yang KKN dua kali tahun 1983 dan 1985. Yang kuliah di jurusan Teknologi Kayu yang tak pernah ada di muka bumi. Yang kebingungan membedakan antara Dosen Pembimbing Akademik dengan Dosen Pembimbing Skripsi.
Siapa orang ini sebenarnya. Akan terbuka di persidangan itu.
Penelitian kami sudah lengkap.
Demikian juga dengan penelitian para Ilmuwan yang lain: Dr Bonatua Silalahi. Dr Leony Lydia dkk, Prof Tono Saksono, Dr Ridho Rahma di, Prof Henri Subiakto, Profesor Zainal Muttaqien, Profesor Din Syansuddin, Begawan Rocky Gerung, Budayaaan Mohammad Sobary, dan Para Guru Besar Top Tier, si genius Topi Merah dll yang dengan senang hati akan membantu memberikan penjelasan sejelas-jelasnya.
Jika memang mau niat dan berani sidang.
@LambeSahamjja Gue yang cuma bayr pajak motor sam pajak belanjaan kebutuh trus duit pajaknya di pake buat hal yang mubazir apalagi buat korupsi demi Allah aku ga iklhas
@randomable_ GAES aku mau kirim video ada rapat kepolisian isinya mengijinkan para polisi yg besok mengamankan demo boleh untuk menembaki para pendemo yg mereka anggap anarkis, gmna caranya aku share kak? Aku takut banyak org yg jatuh besok 😭😭😭
Tidak ada perjuangan yang sia-sia. Yang sia-sia adalah mereka yang koar² NKRI HARGA MATI, tapi tidak tahu cara menjaganya. Kawal juga RUU KEJAKSAN. Jangan ada lembaga yang punya ABUSE OF POWER!
---
#AdiliJokowi Prilly Bu Teddy Pintar Guru BI GA GUE MAAFIN LU SEMUA 02
Tikus!
Di konoha "orang miskin tidak boleh kuliah" pokoknya si pejabat Plt kemendikbud itu mang harus terus viral, namun kita patut bersyukur, darinya kita jadi paham apa yg kemendikbud pikirkan, kita juga jadi paham komersialisasi PTN (PTN-BH) dengan alasan keadilan dalam kemasan UKT, ujungnya adalah untuk mencekik ortu calon Maba PTN, di konoha loh ya🙂