orang orang LGBT cuman peduli sama hal hal yg bisa mendukung perilaku mereka doang.
ga usah lah teriak teriak HAM, kaum LGBT aja ga peduli sama hak perempuan yg toiletnya dimasukin trans alias laki. Hak beragama orang diinjek injek, intoleran, tafsir semaunya.
Otot kaki adalah kelompok otot terbesar di tubuh manusia. Otot memiliki laju metabolisme lebih tinggi daripada jaringan lemak.
Saat melatih otot kaki dengan latihan berat, tubuh akan membakar lebih banyak kalori selama latihan dibandingkan melatih otot kecil, misalnya otot bisep atau otot dada saja)
Selain itu, latihan kaki meningkatkan Excess Post-Exercise Oxygen Consumption (EPOC), yaitu pembakaran kalori ekstra setelah latihan selesai, dan secara jangka panjang membantu meningkatkan laju metabolisme istirahat (Resting Metabolic Rate/RMR) karena penambahan massa otot.
Melatih kaki juga penting untuk produksi testosteron.
Latihan kaki dengan beban berat dan volume tinggi bisa memicu respons hormonal akut, yaitu lonjakan testosteron dan growth hormone (GH) pasca-latihan. Lonjakan ini bersifat sementara, biasanya 15โ60 menit setelah latihan, tetapi jika dilakukan secara rutin maka bisa mendukung pertumbuhan otot, pemulihan, dan keseimbangan hormonal secara keseluruhan.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
-Endocrine response to high intensity barbell squats performed with constant movement tempo and variable training volume
-Acute Hormonal and Inflammatory Responses following Lower and Upper Body Resistance Exercises Performed to Volitional Failure
stop normalize ableism jokes. itโs not funny at all. gak etis rasanya mengolok olokkan sesama manusia hanya karena viewers apalagi ini kerja sama dengan brand? oh skintific educate your influencer ๐ ๐
source on tiktok @/violettaaxandrea