โ
โ
โ ๐๐ข๐ก๐๐ฅ๐๐ง๐จ๐๐๐ง๐๐ข๐ก๐ฆ! ๏ผ
DETEKTIF SENJA & DETEKTIF KAZ.
@nirwasena & @Maeroira
Sebagai partner pertama yang berhasil menemukan pelaku dan dengan tepat menentukan metode serta motifnya.
โ
โ
Tanpa membuang lebih banyak waktu, akan saya paparkan siapa pelaku sebenarnya dan bagaimana penjelasannya.
Bagi kalian yang menjawab pelakunya adalah ๐ฅ๐ผ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ ๐๐ฟ๐ฎ๐ป๐ฑ๐ผ๐ป, selamat. Kalian tepat sasaran.
Tanpa membuang lebih banyak waktu, akan saya paparkan siapa pelaku sebenarnya dan bagaimana penjelasannya.
Bagi kalian yang menjawab pelakunya adalah ๐ฅ๐ผ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ ๐๐ฟ๐ฎ๐ป๐ฑ๐ผ๐ป, selamat. Kalian tepat sasaran.
"Sebelum aku titip kamu ke Mbak resepsionis, aku mau minta tolong isi ini, boleh Kaz?" https://t.co/eD768GZXIz
"Sekali lagi, terima kasih, Kaz. Selamat malam dan hati-hati di jalan pulang!"
โโโโ rampung.
Kini berjalan bersisian meninggalkan restoran menuju meja resepsionis, menyusuri jalan yang mereka lalui beberapa waktu lalu.
"Terima kasih sudah mau bermain bersama, Kaz. Nggak nyangka jujur, main mecahin kasus sama Kaz ternyata seasik iniโAku tunggu kunjungan selanjutnya, ya!"
Senja tidak begitu ambil pusing soal acara usap-mengusap ini, justru senangโberbeda dengan yang sebelumnya, kalau yang tadi dia malu hebatโdia anggap kliennya senang dengan pelayanannya maka dia dapat bonus headpat. Semoga begitu ya, @Maeroira?
Baru saat menoleh, ia menangkap maksudnya. Tanpa pikir panjang Senja memangkas jarak itu dan menyundulkan kepalanya pelan ke telapak tangannya.
"Boleh!" sahutnya antusias sementara kepalanya mengusal, nyaris seperti kucing yang otomatis menagih usapan begitu sekali saja diberi.
@moonclube Hasil investigasi detektif Kaz dan detektif Senja:
1. Robert.
2. Sedotan yang dibaluri racun.
3. Ingin menyingkirkan Marcus karena tidak terima menyelingkuhi Lily sekaligus ingin menyudahi penderitaan Lily.
"Jadi... jawabannya nanti kutulis, pelakunya Robert, metodenya racun yang dibaluri di sedotan susu, dan alasannya karena dia kasihan dengan keadaan Lily sekaligus ingin menyingkirkan Marcusโฆ begitu, kan @Maeroira?"
Ia condong sedikit ke depan, cukup dekat untuk menjangkau kepala Kaz. Jemarinya mengusap puncak kepala itu lalu dengan cepat menarik tangannya kembali sambil berdeham kecil untuk menutupi rasa kikuknya.