sebenernya bagian paling sedih dari cut off temen itu bukan cuma kehilangan temennya, tapi inget kalau dia pernah jadi orang yang paling deket sama kita. pernah jadi tempat cerita, orang yang kita percaya sepenuhnya, yang hampir selalu bareng. makanya pas semuanya berakhir gara-gara apa yang dia lakuin udah keterlaluan, rasa kecewanya jadi berkali-kali lipat. karena yang nyakitin bukan orang lain, tapi orang yang dulu kita anggap paling aman.
Jadi aku sempat lihat ada mbak-mbak di TikTok yang memanjatkan doa, itu bagus banget. Dia bilang, “Ya Allah, tolong hilangkan ingatanku kepada suatu hal yang membuatku merasa kecil di dunia ini, yang menanamkan takut yang berlebihan, kecemasan yang nggak ada ujungnya, dan juga kesedihan yang perlahan menggerogoti imanku. jauhkan aku dari rasa benci, karena aku tahu benci itu yang terkadang mengundang setan untuk masuk ke dalam tubuhku dan yang hanya akan menambah timbangan keburukan.
cara mengembalikan SPARK dalam diri‼️
- keluar dari rutinitas yg itu2 aja
- coba hobi baru atau mulai lagi hobi lama
- lakukan hal yg bikin kamu excited tanpa mikirin produktif atau enggak
- ketemu orang yg bikin nyaman jadi diri sendiri
- kurangi doom scrolling
- pergi ke tempat baru, walaupun cuma ke cafe
- nostalgia dikit dgn lagu, film, game, atau makanan masa kecil
- kasih diri sendiri waktu buat just have fun
- jangan paksa diri untuk selalu produktif
- coba sesuatu yg dulu pernah kamu pengen lakukan tapi gak kesampaian
spark itu gak selalu hilang. kadang kita cuma terlalu lama hidup dlm rutinitas sampai lupa rasanya excited sama sesuatu😌
so, start small. do more things that make you feel like YOU again🙌
Ryul is definitely the type who, if you get into a petty fight and ignore his phone calls/texts, he’ll text you non-stop and spam 'I love you' until you finally pick up 😭😭😭