di indonesia bener² anjlok semua :( ekonomi anjlok, demokrasi anjlok, hukum negara anjlok, kebebasan berpendapat anjlok, yang miskin akan tetap miskin yang menengah ke atas akan di plosoro yang sudah kaya semakin kaya... sebiadab itu loh pilihan 58% itu
Setya Novanto, kasus korupsi EKTP Triliunan.
Selnya mewah, sekarang udah bebas bisa pesta-pesta.
10 tahun lagi anak cucunya bakal jadi old money. Ada yang masuk politik, jadi komisaris, dan tetap tajir melintir 😂
Worth it banget korupsi d negara ini.
Bangun all, mantan Direktur Kebun Binatang Surabaya, Choirul Anwar, korupsi Rp10,2 miliar selama 8 tahun!!!
Dana buat pakan dan perawatan satwa diembat. Sekitar Rp7,4 miliar masuk kantong pribadi.
Akibatnya? Satwa jadi menderita, kurus, kurang sehat, bahkan ada yang mati.
Duit dimakan sendiri, satwanya yang jadi korban. Kurang kejem gimane coba ini orang😅
Lagi di fase mikirin hidup kok gini” aja, orang udah punya tabungan banyak, menikah, punya anak, kerjaan tetap, gaji aman, sedangkan aku kayak masih baru memulai hidup dan nyari kerjaan yang jelas, mau bisnis tapi masih belum dapet pencerahan, belum kalo bisnis harus modal, terus pas naik transjakarta nemu Bapak ini, ya jadi sedih 🥹😭 kayaknya Bapaknya kecapean udah jalan jauh , ya Tuhan semoga Bapak diberikan rezeki berlipatganda dan selalu sehat ya Pak
cc:santaclaudiasitepu
Teman"ku, luangkan sedikit waktu kalian utk bersimpati ke saudara" kita di Tapanuli tengah, Sumut. Seenggaknya lebih dri 200 KK terdampak.
Efek banjir taun lalu aja banyak yg belum pulih, skrng kenak lgi. Ya Allah, lindungulah mereka🤲🤲🤲
Tadi di Pasar Cihapit ketemu bapak-bapak penjual buah, pakaiannya rapi dan serius banget baca koran.
Semoga dagangannya banyak yang laku Pak
cc: readwithsalsul
AKHIRNYA ADA YANG SPEAK UP JUGAA😭‼️ Aku 100% sepakat sama kamu mbak, ovale emang gacor bangett buat nyerahin area lipatan dan juga slengki.... APALAGI KALO DICOMBO SAMA INII🫣💯
GAIS siapa yang butuh kaligrafi bisa larisin di Bapak nya yuk, tadi aku ketemu di depan Sarinah. Terus Bapaknya juga kasih kartu nama katanya kalau mau mesen 🌿🪽🤍
cc: nadyaanggel
Warga ini Bubur Sum-Sum Pak Ahmad
Harganya 7rban.
Biasa jualan di daerah *Praja Dalam, Komplek Kostrad - Jakarta Selatan*
Bapaknya udah sepuh, mata udah buram.
Jadi klo lagi nyiapin pesanan agak pelan, mohon sabar ya.🥹
Tapi beliau tetep jualan tiap hari, dorong gerobak sendiri.
Aku udah coba. Buburnya lembut, gula merahnya medok.
klo ada warga Jaksel, yg kantornya deket sini, tolong mampir.
Beli 1-2 porsi aja udh bantu bgt biar dagangan bapak cepet habis.🥹
@jakartafoodhunt jajananjakarta
cc: yuri_arista
Saldo tabungan bokap gw tiap bulan kepotong Rp 50 ribu otomatis. Di mutasi cuma tertulis: "Premi".
Pas bokap meninggal, gw ke bank mau tutup rekening. CS mau cairin sisa saldo Rp 10 juta. Gw hampir setuju.
Tapi gw iseng tanya soal potongan premi itu. CS langsung berubah muka. Ternyata saldo yang harusnya gw terima Rp 100 juta.
Manfaat ini sering terlupa ahli waris. Namanya: A****** P*********.
"Maksudnya potongan Rp 50 ribu itu asuransi jiwa?" tanya gw kaget.
CS itu ngejelasin sambil narik napas panjang. "Iya Pak, ini adalah produk asuransi mikro yang melekat pada tabungan. Jika nasabah meninggal dunia, ahli waris berhak atas santunan tunai di luar saldo tabungan."
"Masalahnya, sistem bank gak otomatis 'tahu' kalau nasabah meninggal untuk urusan asuransi. Kalau ahli waris gak klaim, uang santunan itu selamanya bakal nginep di perusahaan asuransi."
Dia ngerendahin suaranya pas proses tutup buku rekening dilakukan.
"Banyak bank punya program bundling tabungan dengan asuransi jiwa. Preminya kecil, tapi manfaat santunannya bisa puluhan sampai ratusan kali lipat dari premi bulanan."
"Bank gak akan proaktif nawarin pencairan asuransi ini pas lo mau tutup rekening. Mereka cuma fokus di saldo tabungan. Kalau lo gak teliti liat mutasi, hak lo bakal angus gitu aja."
"Serius santunannya bisa sebesar itu?" gw gak percaya.
Dia ngangguk, lanjut kasih rincian gimana "Saldo Tersembunyi" ini bisa jadi penyelamat keluarga:
Premi Rp 50.000/bulan: Santunan bisa mencapai Rp 50-100 juta.
Santunan Kematian: Cair 100% jika nasabah meninggal karena sakit atau kecelakaan.
Ahli Waris: Wajib diajukan oleh keluarga yang terdaftar dalam Kartu Keluarga.
"Uang Rp 50 ribu yang lo kira biaya admin itu sebenarnya investasi bokap lo buat ninggalin warisan buat anaknya."
"Yang paling gak adil yang mana?" tanya gw lemes.
"Masa kedaluwarsa klaim. Biasanya klaim asuransi jiwa di bank punya batas waktu 60-90 hari setelah nasabah meninggal."
"Kalau keluarga baru sadar setahun kemudian, asuransi punya alasan legal buat nolak klaim karena sudah lewat masa pelaporan."
"Ini keuntungan 'laba mati' bagi perusahaan asuransi dari ribuan nasabah yang ahli warisnya gak paham isi mutasi rekening."
"Cara cek asuransi di tabungan keluarga?"
CS kasih 4 langkah:
1. PRINT REKENING KORAN. Cari potongan rutin 'Premi', 'Insurance', atau kode khusus bank.
2. TANYA PRODUK TABUNGANNYA. Beberapa tabungan otomatis dapet proteksi jiwa tanpa daftar.
3. CEK POLIS DIGITAL di m-banking. Ada menu 'Asuransi Saya' yang jarang diklik.
4. JANGAN LANGSUNG TUTUP REKENING. Urus semua manfaat asuransi sebelum hapus akun.
"Senjata paling simpel satu aja?" tanya gw.
Dia kasih satu tips maut biar gak kecolongan hak warisan.
"Setiap urus penutupan rekening orang meninggal, selalu tanya: 'Apakah almarhum memiliki produk asuransi atau proteksi saldo yang melekat pada akun ini?'"
"Begitu lo tanya spesifik, CS wajib ngecek database asuransi partner bank. Jangan biarin mereka cuma cek database saldo tabungan doang."
Gw akhirnya dapet santunan Rp 100 juta itu setelah nunggu proses administrasi sebulan. Duit yang bener-bener gak disangka bakal ada.
Gw bilang ke temen gw pas lagi urus nisan bokap: "Gi, gw salah karena gw pikir potongan kecil di bank itu cuma biaya 'sampah'. Ternyata itu 'hadiah' terakhir bokap buat kita."
"Jangan remehkan angka Rp 50 ribu di mutasi. Itu bisa jadi jaring pengaman terakhir keluarga saat tulang punggung udah gak ada."
Pesan buat lo yang punya orang tua atau pasangan yang punya rekening bank:
Minta izin buat cek mutasi mereka sesekali. Bukan buat kepo, tapi buat mastiin gak ada hak asuransi yang terabaikan kalau hal buruk terjadi.
Jadilah ahli waris yang teliti. Uang itu hak almarhum yang harusnya sampai ke tangan lo.
Dan inget, bank itu lembaga profit. Mereka gak akan maksa lo buat ambil duit santunan kalau lo sendiri gak minta.
Makin cerdas lo baca mutasi, makin terjaga aset keluarga lo dari sistem yang seringkali "lupa" ngi
Prabowo: "Silakan kalau mau cari negara lain."
Gue:
Lah, emang nih negara punya elu doang?
Ini negara gue juga. Gue lahir di sini, kerja di sini, bayar pajak di sini. Hidup gue kagak dibiayain sama elu.
Gaji pejabat negara juga dibayar dari APBN yang berasal dari pajak rakyat. Jadi jangan mentang-mentang lagi pegang jabatan, terus nyuruh rakyat cabut.
Ngkritik pemerintah bukan berarti kagak cinta Indonesia. Justru karena ini negara gue, gue punya hak buat ngomong kalau ada yang gue anggap salah.
Yang mesti dibenerin itu kebijakannya, bukan mulut rakyatnya.