Seorang pengusaha dan investor asal Inggris Martyn Terpilowski ikutan memberi kritik soal penunjukan Ginka dan asisten Raffi Ahmad sebagai komisaris BUMN. Lewat akun Linked-in miliknya, Martyn mengungkapkan kekecewaannya dan melihat kalau pemerintah nggak peduli dengan pandangan investor internasional terhadap Indonesia.
Bahkan di kolom komentarnya, ia menyebut penunjukan komisaris-komisaris ini dengan “ludicrous appointments”
Miris banget liat foto ini…
Foto yang seharusnya jadi kebanggaan, malah jadi bahan tertawaan sekaligus sedih mendalam.
Seorang pria asing, Gaurav Srivastava, berpakaian biasa, tersenyum lebar sambil “memberi penghargaan” ke Presiden Prabowo Subianto. Senyumnya lebar, tangannya mantap. Sementara Prabowo terima dengan serius.
Tapi kenyataannya?
Pria itu penipu kelas internasional yang pura-pura jadi agen CIA.
Dia sukses menyusup ke lingkaran elite pertahanan Indonesia, mendekati Presiden dan adiknya Hashim, lalu mengalirkan puluhan juta dollar ke perusahaannya.
Investigasi Tempo + jurnalis India ungkap semuanya.
PRESIDEN TUKANG BOHONG?
Untuk programnya dia, bilang duit kita banyak, minta 5T dikasih 10T
Tapi untuk gaji guru, dia bilang gak ada duit karena dikorupsi
Duit banyak Gak ada duit
🚨 JUST IN: Ternyata rombongan aksi #demo yang memakai baju biru dan baju putih di sekitar Patung Kuda merupakan buzzer pemerintah.
Be careful guys!!!
Lagi-lagi uang pajak kita dipakai untuk bayar buzzer.
#IndonesiaGelap#MenujuIndonesiaBangkrut
klarifikasi tiyo soal framing mobil dan alat pelacak:
- saya rela di penj4r4 ketika saya terbukti membuat kebohongan publik soal pasang sendiri alat pelacak
- saya rela di p0t0*g tangan jika terbukti
- soal mobil fortuner itu bukan mobil dia
- mobil fortuner punya orang di pinjamkan sejak andri yunus di siram air ker4*
- supaya tiyo tid4K di andri yunuskan
🚨 UPDATE: Pihak UNAS menegaskan nama kampus dicatut. Tidak ada BEM di kampus tersebut karena sudah dibekukan sejak 14 tahun lalu.
Orang ini lagi dicari sama kampusnya.
Halo, Ardin Julkifli, dimana dirimu berada sekarang? 👋🏻🤔😜 #demo#IndonesiaGelap
Prabowo tanda tangan Inpres efisiensi.
Anggaran Kemensos dipotong 25% , dari Rp 112,8 T jadi Rp 84 T.
Gus Ipul waktu itu bilang:
"Bansos tidak akan dikurangi sama sekali."
Hari ini di DPR, Gus Ipul sendiri yang ngomong:
"Tidak ada satu rupiah pun untuk 1,46 juta lansia dan disabilitas miskin."
Ternyata "sama sekali" itu ada syarat dan ketentuannya , dan syaratnya adalah 1,46 juta orang.
Bocoran Bloomberg soal lingkaran Prabowo:
- Akar masalahnya bukan kebijakan tapi cara Prabowo dan orang-orang dekatnya ambil keputusan, asal-asalan
- Penasihatnya berebut pengaruh sendiri-sendiri, kasih saran yang malah saling bertentangan dan dangkal
- Prabowo digambarkan impulsif main tembak keputusan tanpa mau pusingin detail
- Kalau dikritik, jawabannya cuma: "Aku bukan begok" bahkan ke keluarganya sendiri
- Benci rapat panjang, benci debat kebijakan udah dia akuin sendiri di depan umum
- Hasilnya kebijakan jadi serampangan, komunikasi berantakan, pasar ikut goyang
- Selama gaya kerja di puncak ini enggak berubah, jangan harap ada perbaikan beneran mau reshuffle menteri berkali-kali pun sama aja
- Contoh nyata: aturan ekspor batu bara berubah-ubah kayak anak kecil ganti baju diumumkan, ditarik, diumumkan lagi, akhirnya enggak jalan juga karena emang enggak masuk akal secara bisnis
ketika harga minyak dunia naik
teddy: "harga pertamax naik mengikuti harga minyak dunia"
sekarang harga minyak dunia turun
pertamina: "berdasarkan kordinasi dgn pemerintah, harga pertamax tidak mengikuti harga minyak dunia"
P MAKSUDDD?
Sejak awal, insentif dapur MBG ditetapkan Rp 6 juta per hari , bukan berdasarkan berapa porsi yang dimasak, tapi sekadar "dapur siap buka."
Dapur masak 50 porsi? Rp 6 juta.
Dapur masak 3.000 porsi? Rp 6 juta juga.
Hasilnya:
a. Target dapur 21.000, realisasi 27.877
b. Potensi pemborosan: Rp 1 triliun per bulan
c. Eks Kepala BGN Dadan Hindayana + 2 wakilnya: tersangka korupsi di Kejagung
Orang yang merancang skema Rp 6 juta ini sekarang disidik atas dugaan jual-beli titik SPPG dan penyalahgunaan insentif yang sama.
Baru sekarang BGN bilang mau evaluasi.
Setahun lebih uang pajak lo mengalir ke sistem yang , sejak hari pertama ,dirancang oleh orang yang kini berstatus tersangka.
Kebetulan?
Kepala BGN:
MBG tidak bisa dibubarkan karena semua partai politik dan TNI-POLRI punya dapur SPPG.
Kesimpulan:
Secara tidak langsung, ini mau bilang bahwa program MBG ini ya buat kalangan mereka aja, bukan buat rakyat.
Betul?
#intinyadeh polisi sampein alesan gak boleh demo di Bundaran HI:
Per Pergub DKI No. 232 2015 Bund. HI masuk pusat lalu lintas, gak boleh demo di situ.
Netizen: Pergub tsb udh diganti, & bahkan di situ gak ada sama sekali larangan demo di Bund. HI.
UU No. 9 1998 jg gak larang.