i looOooOve being called "sayang" like it is actually the prettiest sweetest word. like a "iyaa sayangg?" "kenapa sayangg?" "sayanggkuu" itโs literally just a wordโฆ but why does it make me feel so loved? ๐ฅน
aku ga akan mau bersaing dengan siapa pun sampai kapan pun. cause aku cantik dengan versiku sendiri, i'm worth it, been worth it will forever, i deserve love. jadi, aku hanya butuh seseorang yang menyukai warnaku tanpa melirik warna lain.
perhatikan bagaimana "fatherless" dan "daddy issues" digunakan sebagai penghinaan terhadap perempuan, padahal itu semua contoh kegagalan seorang pria. ๐